Connect with us

Metro

Benny Sujono Pemilik ‘I AM Geprek Bensu’ Menolak Putusan Dirjen HKI Terkait Penghapusan Merek

Published

on

Jakarta — Merek ‘I AM Geprek Bensu’ milik Benny Sujono yang sudah menang Inkrah dalam perkara di Mahkamah Agung (MA), tiba – tiba dikejutkan dengan adanya keputusan dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual bahwa telah menghapus merek ‘I Am Geprek Bensu’ milik Benny Sujono dan juga ‘Geprek Bensu’ milik Ruben Onsu, pada tanggal 6 Oktober 2020 .

Terkait hal tersebut Ketua Perkumpulan Pengacara Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (PPHKI), Petrus Loyani angkat bicara terkait penghapusan merek terdaftar ‘I AM Geprek Bensu’ yang didasari atas rekomendasi dari Komisi Banding.

“Saya mencoba menyimpulkan beberapa hal, sebagai suatu sikap organisasi Perkumpulan Pengacara Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (PPHKI), kasus ini sangat ekstrem dan menjadi contoh yang sangat baik karena bertepatan ditengah – tengah Pak Jokowi mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja , yang memang dalam transisi pengesahan undang – undang. Tapi saya yakin pasti digunakan karena Pak Jokowi sudah menetapkan akan hal itu,” kata Petrus Loyani dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

“Tapi ini (permasalahan penghapusan merek terdaftar) menjadi contoh yang baik, yang katanya semangat Omnibus Law justru untuk memangkas sikap- sikap birokrasi yang ngawur, korup dan tidak beres. Akan tetapi ternyata ada tamparan,” ujar Petrus Loyani.

Ia melanjutkan, Untuk pemerintahan Pak Jokowi ini sungguh harus diperhatikan karena ada perilaku dari pejabat tinggi hukum bahkan dari lingkungan kementrian hukum yang patut diduga keras telah melakukan abuse power atau perbuatan kesewenang -wenangan.

“Mengapa?, karena yang pertama alasannya bahwa soal merek I AM Geprek Bensu sudah menjadi sengketa hukum dan sudah ada keputusan Inkrah, dan pemenangnya sudah jelas I AM Geprek Bensu. Pemenangnya ini mestinya harus dilindungi apapun resikonya,” tegasnya.

“Disisi lain Dirjen Hak Kekayaan Intelektual tiba- tiba menghapus merek ini, datanya didapat dari Komisi Banding yang perannya hanya sebatas administratif,” ungkapnya.

Selanjutnya peran dari Dirjen KI disini supaya menjadi objektif. Dan Komisi Banding ini, yang menerbitkan keputusan yang administratif sifatnya dan itu harus dilakukan sebelum sengketa.

“Tapi ini kan sudah didaftarkan merek, dan sudah bersengketa, serta sudah putusan Inkrah dari Makamah Agung. Ini jelas perbuatan ngawur,dan patut diduga keras bukan hanya abuse power terhadap adminitrasi negara tapi juga diduga kuat adanya unsur pidana oleh karena jabatan,” jelasnya.

“Maka itu saya mendorong dan mendukung Pak Edi Kusuma selaku kuasa hukum Benny Sujono ( I AM Geprek Bensu) untuk melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena bisa mengarah pada prilaku korup dan tentunya harus diselidiki dan dibuktikan, dan diduga ada juga tindakan khusus pidana terkait dengan jabatan,” ujarnya.

Selain itu bisa juga nantinya melakukan gugatan perdata ganti rugi, didasari atas tindakan kerugian asas kemanfaatan. Menurut Petrus Loyani apalagi dimasa pandemi ini banyak usaha UMKM yang harusnya mesti didorong, karena menampung banyak tenaga kerja ada efek ekonomis. Dengan terjadinya kesewenang wenang ini membawa nasib banyak orang menjadi terpuruk, dan itu pihak Ruben Onsu harus bertanggung jawab secara hukum maupun ekonomi.

Dikesempatan yanga sama Eddie Kusuma selaku Kuasa hukum Benny Sujono ( I AM Geprek Bensu), mengungkapkan akan melakukan serangkaian langkah- langkah hukum, dikarenakan putusan penghapusan merek kelas 43 yang sebenarnya Dirjen KI tidak berhak, dan yang berhak adalah menteri berdasarkan pasal 72 ayat (6) UU no.20 tahun 2016 tentang merek dan Indikasi Geografis.

” Penghapusan ini jelas dan nyata sangat bertentangan atau melanggar hukum,” ujar Eddie Kusuma.

“Dengan penghapusan merek ini langkah langkah yang harus dilakukan menilik dari segi hukum bagi kita ranahnya tidak kesana. Tapi yang kita sesalkan adalah kita sudah punya putusan persengkataannya dari Makamah Agung sudah selesai, dan selanjutnya kami akan mengajukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” ungkapanya.

“Tapi disamping perbuatan ini harus saya dalami kalau perlu saya gugat ganti kerugian terhadap prilaku yang merugikan kita baik perdata maupun pidana kalau perlu ke KPK. Kenapa?, saya mencurigai apakah ini ada suatu kepentingan Dirjen KI untuk penghapusan merek,” tegasnya.

Lanjutnya, membuat untuk kepentingan siapa?.sampai getolnya dengan atas nama menteri menghapus merek klien saya. Dan ini tanda tanya.

” Igat putusan hukum tidak bisa dianulir oleh siapapun juga, itu azas prinsip hukum bernama Res Judicata Pro Veritate Habetur yang artinya, setiap putusan pebgadilan/hakim adalah sah, tidak bisa dibatalkan kecuali pengadilan yang lebih tinggi,” ujarnya.

:Kalau keberatan, silahkan maju kepengadilan hakim yang lebih tinggi. Dan ini sudah ditempuh waktu di Pengadilan Niaga dia tidak bisa menerima akhirnya mengajukan kasasi yang sudah diputuskan bahwa PT Ayam Geprek Benny Sujono yang memenangkan,” pungkasnya

Continue Reading

Metro

Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Gelar Kegiatan Santunan Anak Yatim Dan Buka Puasa Bersama Berkolaborasi Dengan Media Sehatynews

Published

on

By

Jakarta – Forum Wartawan Jakarta (FWJ) menggelar kegiatan Santunan anak yatim berkolaborasi dengan media Sehatynews.com di depan halaman Polsek Pasar Minggu Jakarta Selatan, Minggu (9/5/2021).

Tampak hadir dalam acara Ketua FWJ Jakarta Selatan Andi Gumilar dan Redaktur Pelaksana Sehatynews Moh Yamin (dede) serta Ketua DPP DKI Jakarta organisanisasi Sehaty H. Fajar Sidik ,Serta hadir para media yang ada dibawah naungan Forum Wartawan Jakarta.

Menurut Ketua pelaksana yang juga merupakan Redaktur Pelaksana dimedia Sehatynews dalam wanwancaranya dia mengatakan bahwa kegiatan Santunan anak yatim ,berbagi Ta’jil dan buka bersama ini adalah merupakan salah satu program kegiatan FWJ Korwil Jakarta Selatan dan kebetulan Sehatynews juga sama melaksanakan kegiatan selama bulan Ramadan.”ucap dede pada saat diwawancarai

Lanjut dede,”untuk kegiatan selain dibulan Ramadan teman-teman FWJ juga sudah sering mengadakan kegiatan sosial seperti dimasa pandemi berbagi dijumat berkah dan mebagikan masker semua itu sudah kita lakukan.

Kemudian dalam kegiatan santunan anak yatim dibagikan sebanyak 15 orang berupa sembako dan juga uang , dan untuk pembagian Ta’jil yang dibagikan sebanyak 250 box yang dibagikan kepada para pengguna jalan,pedagang,ojek online serta para masyarakat yang berada disekitarnya, “terang ketua pelaksana

Kami berharapan semoga dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memberikan keberkahan, serta membantu mengurangi beban ekonomi selama dibulan puasa, insya Allah kedepannya kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan,” kata dede.

Ketua Forum Wartawan Jakarta Korwil Selatan menambahkan, “Kami mengucapkan terimaksih kepada media sehatynews yang mau berkolaborasi dengan Forum Wartawan Jakarta Korwil Selatan dan juga para terimakasih kepada teman – teman media yang berada dibawah FWJ Korwil Selatan , ini adalah merupakan kegiatan Forum wartawan Jakarta sebagai mitra ke empat dari pemerintah yang fungsinya sebagai kontrol sosial, kedepannya kita lebih bermitra lagi menyambung silaturahmi kembali yang lebih terencana, ” ucap Andi Gumilar pada saat kata sambutan.

Saya ucapkan terimakasih pula kepada pihak POLSEK Pasar minggu yang telah memfasilitasi kegiatan kita insya Allah kegiatan sosial ini kedepan harus terus kita laksanakan,” tutup Andi Gumilar.

Continue Reading

Metro

Wakil Gubernur Ahmad Reza Patria Hadiri Acara LPNU Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Published

on

By

Jakarta – Lembaga Perekonomian Nadhlatul Ulama bersama Kadin dan santunan anak yatim di rumah makan Pawon Jakarta, Jumat.(7/05/2021)

Turut hadir dalam acara ini yaitu Wakil Gubernur Jakarta Ir. Achmad Riza Patria, M.B.A, Ir Addis Abeba Mr, KH Lukman Hakim, KH Abdul Rozak Alwi dan Ketua Kadin Jakarta Hj. Diana Dewi, para kiai dan pengurus NU( Nahdatul Ulama).

Sebelumnya Ketua LPNU Jakarta Selatan, H. Addis Abeba MR menuturkan, kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim yang digelar ditengah masa pandemi covid 19 ini diselenggarakan bersamaan dengan penandatanganan MoU antara LPNU Jakarta Selatan dengan Dewan UKM DKI Jakarta, dan MoU LPNU Jakarta Selatan dengan Kadin DKI Jakarta.

“Kita buat dari LPNU Jakarta Selatan bekerjasama dengan Kadin DKI Jakarta dan Dewan UKM DKI Jakarta dalam rangka melakukan penandatanganan MoU antara LPNU Jakarta Selatan dengan Dewan UKM dan MoU LPNU Jakarta Selatan dengan Kadin DKI Jakarta. Semoga ini bisa menjadi kebersamaan kita pada program-program yang akan kita hasilkan kedepan”, tandasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Reza Patria, M.B.A dalam sambutannya mengatakan, pada bulan Ramadhan ini adalah bulan sedekah . “Bukan ramadhan ini adalah bulan berinfaq , bulan sedekah dan momentum terbaik. Dengan menyantuni anak yatim, fakir miskin, kaum dhuafa dan lain lain . Ramadhan adalah momentum strategis untuk menggelorakan kualitas iman dan taqwa , serta memohon kepada Allah SWT, membebaskan kita dari pandemi Covid 19,” ujarnya ramah.

Sedangkan Ibu Hj Diana Dewi Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Jakarta mengatakan bantuan baik materi dan non materi pada kegiatan ini dapat menunjang perekonomian di lingkungan dan kelompok masyarakat. “Bantuan yang diberikan ini dapat menunjang perekonomian di lingkungan dan kelompok masyarakat,” katanya dengan ramah.

“Kegiatan ekonomi ini guna peningkatan usaha agar dapat meringankan biaya hidup. Bagi masyarakat Jakarta dapat terlaksana sesuai sasaran dan harapan,”tambahnya.

Harapan donatur, dermawan dan muzaki, sesuai hakikat Islam sebagai agama rahmatan Ilalamin . Agar warga Jakarta berkolaborasi baik dengan Pemprov DKI Jakarta dalam pelaksanaan pembangunan kota Jakarta dengan bergandeng tangan agar tetap aman , nyaman, tertib dan kondusif.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh para kiai dan pengurus NU serta Pemuda Pancasila.

Continue Reading

Metro

Usia 49, Hj Nyai Ratu Aida Masih Dikasih Kejutan Oleh Teman-Teman Komunitas

Published

on

By

Jakarta – Ulang tahun merupakan momen yang paling dinantikan oleh banyak orang, biasanya akan ada tradisi potong kue dan tiup lilin serta ceplok telor maupun coret-coret kewajah yang berulang tahun.

Nggak hanya dihadiri keluarga terdekat namun dimeriahkan pula oleh teman dan sahabat terkasih.

Tepat tanggal 5 Mei 2021, Hj Nyai Ratu Aida berulang tahun yang ke-49. Ibu dari dua anak dan cucu dua ini masih terlihat energik dan semangat. Ia banyak dapat kejutan dan ucapan dari banyak kerabat, Teman-teman komunitas BBB, BBK, PADI serta anak dan cucu.

Lahir di Sukabumi, Hj Aida sebutan sehari-harinya aktif di Pengajian Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kelurahan maupun Kecamatan di wilayah Tangsel, dengan pembinanya dahulu (alm) Hj Tuty Alawiyah.

Haji Nedih ketua BBB mengucapkan selamat ulang tahun kepada Hj Aida. “Selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan ditambah kebaikan-kebaikannya, ujar Haji Nedih.

Ditempat terpisah ketua PADI Tangsel Jaka Sahroni mengucapkan, semoga apa yang di inginkan dan dicita-citakan akan segera cepat terwujud.

MC. OTM Pro Intertaiment Denni Chogrex memberi ucapan dihari spesial ini semoga panjang umur, sehat dan selalu diberikan kemudahan dan rezeki serta kebahagiaan dunia dan akhirat.

Diusianya yang tidak muda lagi, Hj Aida berharap tetap semangat meraih mimpi dan semoga Tuhan masih memberikan kesempatan untuk membahagiakan orang dan memperbaiki diri untuk lebih baik lagi.

“Ya Allah terimakasih memberiku hidup di usiaku yang baru bertambah ini, kabulkan cita-cita dan impianku, selalu semoga aku menjadi manusia yang lebih baik lagi kedepannya.” harap Aida.

Continue Reading

Trending