Connect with us

Metro

BPOM Jabar Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui (KIE) Keamanan Obat dan Makanan Dimasa Pandemi Covid-19

Published

on

DEPOK, – Memasuki masa New Normal atau kenormalan baru Badan POM RI dan Balai Besar POM di Bandung menggelar Sosialisasi kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi, dan edukasi (KIE) Keamanan Obat dan Makanan dimasa Pandemi Covid-19, dengan menghadirkan 250 peserta dengan membagi menjadi 2 sesi, setiap sesi terdiri dari 125 peserta yang dilaksanakan di, Gedung Sarmilih, Kota Depok.

Kepala Badan POM Jawa Barat, Hardaningsih memaparkan, acara ini tetap menerapkan dan mengikuti Protokol Kesehatan, agar mencegah penyebaran virus Covid-19 dilakukan penyemprotkan dan hand sanitizier kepada peserta, menggunakan masker, menjaga jarak serta memberikan bahan informasi sebagai bentuk sosialisasi Badan POM di masa pandemi. Bahan Informasi tersebut berupa, hand sanitizier, face shield, masker dan brosur.

“Sesuai dengan tujuan kegiatan yaitu pemberian edukasi obat dan makanan kepada masyarakat umum untuk menjadikan masyarakat sebagai konsumen cerdas, Balai Besar POM di Jawa Barat mengajak masyarakat untuk selalu melakukan “Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa” sebelum mengkonsumsi produk Obat dan Makanan,” ujarnya, Sabtu (24/10/2020).

Ditambahkan, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini dengan banyaknya pertanyaan kepada narasumber terkait keamanan pangan, dan harapan peserta pada kegiatan ini.

Sementara, anggota DPR RI Komisi IX, Wenny Haryanto menyampaikan bahwa kepedulian pemerintah kepada masyarakat melalui Badan POM dengan mitra komisi IX, sangat baik dalam menjalankan peran dan fungsinya, apalagi dimasa pandemi ini.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Komunikasi Informasi, dan Edukasi (KIE) BPOM Jawa Barat Lusiana menambahkan, definisi kosmetik adalah bahan yang di pakai pada luar tubuh manusia.

Continue Reading

Metro

Sengketa Kepemilikan Gedung Golkar Bekasi Murni Kriminal Bukan Politis

Published

on

By

Bekasi – Perseteruan mengenai kepemilikan gedung Golkar Bekasi di jalan Achmad Yani Bekasi masih belum ada titik temu sampai sekarang.

Andi Iswanto Salim pengusaha Mengatakan bahwa kasus ini adalah murni kejahatan kriminal dan bukan politik ditemui waktu luangnya di Metropolitan Mal Bekasi, Jumat, (20/11/2020)

“Saya tidak hidup dari proyek Kota Bekasi saja. Saya yang membesarkan Jln. Achmad Yani Bekasi. Saya yang menarik investor untuk masuk dan membuka usahanya di ruko Jln Achmad Yani sehingga Jln

Achmad Yani terkenal sebagai pusat bisnis di Bekasi,” tutur Andy.

Sengketa gedung DPD Golkar Bekasi ini bermula pada tanggal 13 September 2004 ketika ada Keputusan Bersama Antara DPD Golkar Kabupaten dan Kota Bekasi yang ditandatangani oleh masing-masing Ketua DPD tentang Pelepasan Asset Partai Golkar Bekasi.

Kemudian pada tanggal 1 Oktober 2004 ada keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Bekasi Nomor: KEP-58/DPD-II/P.GOLKAR/X/2004 yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris yang menjabat memutuskan tentang Pelepasan Asset Bersama (Tanah dan Bangunan) kantor DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Bekasi, kemudian menetapkan harga jual Asset tersebut senilai Rp3 milyar.

Andy Salim yang merasa sudah membayar kewajibannya sebagai pembeli, kini sedang berupaya mendapatkan hak kepemilikannya atas gedung tersebut.

Continue Reading

Metro

Pimpinan Cabang NU Jakarta Pusat Mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab)

Published

on

By

Jakarta – Pimpinan Cabang NU Jakarta Pusat mengadakan rapat kerja cabang (Rakercab) peserta dari seluruh ketua Ketua Ranting Kelurahan yang ada Jakarta Pusat kurang lebih ada 44 Kelurahan. Tujuan MKNU memberikan pemahaman kaderisasi apa sesungguhnya NU.

Pemahaman Aswaja Annahdiyah yang diciptakan oleh para wali songo. Guna menindaklanjuti kader kader kita lebih kepemahaman kemoderat. NU khitahnya ada 4 tawasun tasamuh ihtidal ungkap Ketua Panitia Rifki Fuadi di Jakarta, Jum’at (13/11/20).

Rifki menegaskan maka dari itu kami keluarga besar PCNU Jakarta Pusat dibantu dari PWNU. Pelatihan semua para Kyai dari PBNU.

Tujuannya masyarakat di Jakarta Pusat paham betul apa itu NU Aswaja Annahdiyah. Dihadiri Pak Walikota, Pak Kesra, dari PWNU DKI, dan tokoh masyarakat yang ada Jakarta Pusat.

Mudah mudahan kedepannya NU Jakarta Pusat lebih membawa marwah kepada masyarakat memberikan pemahaman yang moderat.

Jumlah peserta kurang lebih 50 orang dengan standar covid yang sudah ikut swab rapid test dan mengikuti protokol kesehatan pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Presiden Joko Widodo Membagikan 5.430 Sertifikat Tanah Gratis Untuk Masyarakat Bogor

Published

on

By

Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 5.430 sertifikat tanah gratis untuk masyarakat Bogor, kemarin. Sertifikat ini dibagikan melalui masing-masing kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sebanyak 5.430 sertifikat tanah gratis ini dibagikan kepada warga Kabupaten dan Kota Bogor. Dengan rincian 4.800 bagi warga Kabupaten Bogor dan 630 warga Kota Bogor. Penyerahan simbolis dilakukan dengan menghadirkan perwakilan penerima manfaat.

Untuk di Kabupaten Bogor, penyerahan berlangsung di Gedung Serbaguna 1, Setda Kabupaten Bogor. Di mana Bupati Bogor Ade Yasin membuka langsung acara video telekonferensi yang dilakukan bersama Jokowi.Senin.(9/11/2020)

Pada kesempatan itu, Ade Yasin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membantu memberikan 4.800 sertifikat kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

”Alhamdulillah kita dapat bantuan sertifikasi dari pemerintah pusat. Hari ini (kemarin, red) kita serahkan kepada 60 warga secara simbolis, sebelum nantinya diserahkan kepada pemiliknya masing-masing,” kata Ade Yasin kepada awak media.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu juga meminta masyarakat menjaga sertifikat tanah yang sudah diberikan pemerintah. Ia tak ingin sertifikat tersebut disalahgunakan, seperti dijual untuk memenuhi kebutuhan konsumtif warga.

”Ingat! Jangan dijual ya ibu/ bapak tanahnya. Sayang itu pemberian dari pemerintah. Jangan digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, seperti jual tanah untuk beli motor. Sayang, lebih baik ditabung atau diberikan untuk anak cucu sebagai investasi,” pesannya.

Ade juga mengingatkan kepada penerima sertifikat, dari pada sertifikat digunakan untuk hal konsumtif, lebih baik diwariskan untuk anak cucu.

”Anggap saja ini tabungan ibu dan bapak, untuk anak atau cucu. Ingat, harga tanah pasti selalu naik. Tapi kalau harga mobil, motor, pasti turun. Jadi lebih baik disimpan dengan baik,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Kabupaten Bogor Sepyo Achanto mengatakan, pada tahun ini pihaknya menargetkan melakukan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada 20 ribu bidang tanah di Kabupaten Bogor.

Dengan adanya bantuan 4.800 sertifikat tersebut, pihaknya tentu merasa terbantu. ”Target kita di tahun ini itu 20 ribu dan kondisinya sudah hampir terealisasi sekitar 80 persen dari target. Ditambah 4.800 ini, tentu kami merasa terbantu,” katanya.

Continue Reading

Trending