Connect with us

TNI / Polri

Giat PPKM Oleh Babinsa dan Tiga Pilar Kelurahan Jatinegara

Published

on

Kodam Jaya, Jakarta timur – Babinsa Koramil 06/Cakung Serka Dulyati, Sertu Ucok Bambang bersama Babinkamtbmas dan tiga pilar melaksanakan Giat Operasi yustisi bertempat di Jln. Swadaya IV RW. 10 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung, Senin (25/01/21).

Giat perpanjangan PSBB masa transisi ini, satgas Covid 19 tetap melaksanakan Operasi yustisi pada kegiatan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan tetap menggunakan masker yang dilakukan Babinsa bersama Slamet Sihabudin Lurah Jatinegara, terus di tingkatkan agar warga masyarakat benar-benar mengerti kalau wabah ini belum berakhir.

Kegiatan tertib masker pada PSBB masa transisi dengan digelarnya PPKM oleh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta tiga pilar ini, dengan tujuan untuk mengingatkan warga agar tetap peduli dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Dengan Operasi yustisi Giat PPKM yang tetap digelar oleh tiga pilar ini sebagai bentuk kepedulian Koramil 06/Cakung bersama tiga pilar dengan cara merazia warga yang tidak menggunakan masker, yang melintas di sepanjang jalan Swadaya IV, dengan tujuan agar warga sadar akan pentingnya menggunakan masker.

Operasi Yustisi pada Giat PPKM yang di gelar Lurah Jatinegara Bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tiga pilar dilakukan guna mendisiplinkan warga Kelurahan Jatinegara dalam mematuhi 4M dalam beraktifitas, agar terhindar dari penularan wabah tersebut, tukasnya.

*Sumber Kodim 0505/JT*

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Tinjau Sekolah Terdampak Bencana dan Posko Pengungsi di Tapanuli Tengah*

Published

on

By

Tapanuli Tengah — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (9/1/2026). Kasad berangkat dari Lanud Soewondo menggunakan pesawat TNI AU CN A-2908 dan tiba di Bandara Pinangsori.

Setibanya di bandara, Kasad bersama Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Danrem 023/Kawal Samudera, Dandim 0211/Tapanuli Tengah, serta Bupati Tapanuli Tengah langsung meninjau SD Negeri 1A dan 1B di Kelurahan Tukka.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak bencana, kesiapan fasilitas pendidikan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mendukung pemulihan proses belajar mengajar pascabencana secara aman dan terarah.

Di sekolah, Kasad menyerahkan bantuan pendidikan berupa satu unit mesin sumur bor dan perlengkapan sekolah. Bantuan ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bersih sekaligus mendukung kelancaran proses belajar mengajar pascabencana. Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan meningkatkan kenyamanan siswa dan guru, serta menjadi stimulan bagi masyarakat untuk segera memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Posko Pengungsi Simpang Sipange dan sekolah darurat. Kasad meninjau langsung kondisi pengungsi, fasilitas pelayanan, serta proses pembelajaran sementara bagi siswa terdampak bencana. Kehadiran TNI AD diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat.

Kasad menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pemulihan pascabencana, khususnya untuk sektor pendidikan, perumahan, sarana dasar, serta penyediaan air bersih di sekolah. Sebanyak 35 unit alat berat, termasuk 10 dump truk, dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah. Kasad juga menegaskan pentingnya kerja keras dan kolaborasi dengan masyarakat agar pemulihan berjalan cepat dan hasilnya tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad didampingi Pangdam I/BB, Asintel Kasad, Aslog Kasad, Aster Kasad, Koorsmin Kasad, Sespri Kasad, ADC Kasad, serta pejabat utama Kodam I/BB, di antaranya Irdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Kazidam I/BB, LO AU, Dandim 0201/Medan, Padal Pusziad, Waaster Kasdam I/BB, Dandim 0211/Tapanuli Tengah, dan Pabandyamin Sinteldam I/BB.

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending