Jakarta – 4 tahun memerintah, Jokowi Konsisten dan memiliki komitmen kuat untuk terus membangun. Ribuan KM Jalan, belasan bandara udara, Pelabuhan laut, jembatan, bendungan, irigasi, jalur rel kereta api, MRT, LRT terus di bangun.
Kritik terus berdatangan, namun Jokowi tak bergeming. Bagi Jokowi pembangunan infrastruktur besar-besaran adalah investasi ekonomi jangka panjang. Sebagai negara besar infrastruktur adalah syarat untuk menjadi negara dengan perekonomian maju.Tempat Hotel Cordela Senen Jakarta Pusat, Sabtu 23 /2/2019.Ujar Zidni NZ (JOMAN).
Memang tak mudah, di butuhkan kesabaran untuk menunjukan bukti. Sama seperti Wapres Jusuf Kalla saat menjadi wapres periode pertama ketika meluncurkan program gas tabung menggantikan minyak tanah, terbukti saat ini berhasil.
Namun di sisi lain, pembangunan infrastruktur yang menggunakan hutang luar negeri di kritik banyak ekonom. Bagaimana kelanjutan politik infrastruktur Jokowi, bemarkah untuk rakyat.
Membangun besaran Infrastruktur oleh Pemerintah Presiden Jokowi bukan hanya politik, Untuk penting rakyat indonesia. Presiden Jokowi membangunan 500 Pesantren di indonesia untuk membangun masa depan masyarakat indonesia.
Pembela ulama,Pembela Islam tapi suara budi bahasamu tak pernah menunjukan nilai – nilai Islam yang damai dan ramah Mengejek,memfitnah dan menebar kebencian.Ungkapnya.Zadni NZ (JOMAN )
