Connect with us

Metro

Wisuda ke 71 Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI

Published

on

Jakarta – Rektor Unindra PGRI Prof . Dr. H. Sumaryoto mengatakan di usia Unindra PGRI yang ke 15 berbagai torehan prestasi telah di peroleh baik prestasi atas keberhasilan mahasiswa maupun lembaga dalam menyiapkan pembelajar dan infrastuktur untuk menuju Excellent Teaching University pada 2029 mendatang.

“Berbagai prestasi yang di peroleh mahasiswa Unindra PGRI seperti hibah Dikti yakni penelitian antar perguruan Tinggi tahun 2019-2021, hibah Dikti tahun 2019 kepada beberapa dosen, di terima nya 7 Progran Kreatifitas Mahasiswa (PKM) untuk di biayai Kemenristekdikti, juara 1 lomba design poster dalam acara Festival Fisika di Uhamka dan banyak lagi torehan prestai baik yang berhasil di raih mahasiswa maupun dosen dan DKP 5 orang menduduki 10 besar,”urai Sumaryoto dihadapan 1133 wisudawan.

Dikatakan rektor saat ini Unindra PGRI sudah berhasil meluluskan tidak kurang dari 71.165 orang mahasiswa

Artinya Unindra PGRI dengan segala kekurangan dan kelebihannya sebagai universitas swasta kini menjadi salah satu universitas yang di percaya masyarakat dalam hal pembelajaran, bukan hanya berbiaya murah namun tetap mengutamakan kualitas,”pungkas Sumaryoto di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Jakarta , Rabu (30/10/2019).

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta Dr. M. Samsuri, S.Pd. M.T dalam sambutannya yang di bacakan oleh Yulianti pada wisuda ke 71 Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI mengajak para wisudawan untuk bersiap menghadapi tantangan global. Salah satunya adalah revolusi industri 4.0.

Dia menuturkan, revolusi industri 4.0 kini telah ada di depan mata. Oleh sebab itu, hal ini tidak bisa dihindari, melainkan harus dihadapi dengan penguasaan teknologi informasi.

“Unindra PGRI adalah perguruan tinggi swasta yang sangat taat azaz dalam hal aturan sehingga tergolong baik saat akreditasi perguruan tingga dan progran studi di harapkan mampu bersaing dalam menghadapi revolusi industri 4.0 melalui teknologi informasi,” ujarnya

Menurutnya kita tidak bisa menghindari revolusi industri 4.0, kita harus menguasai kecanggihan teknologi dan bersiap menghadapinya bukan menentangnya . Oleh karenanya, menurut Yulianti untuk menciptakan generasi yang tampil di atas standar, perguruan tinggi harus mendidik mahasiswanya supaya mampu tampil kreatif dan inovatif.

“Perguruan tinggi memiliki jasa sangat besar, memiliki peran penting membantu pemerintah melakukan investasi SDM. Tapi perguruan tinggi juga harus mengevaluasi dan melihat perkembangan di luar agar relevan. Jadi, kalau Anda tidak siap bersaing, lupakan. Kalau Anda tidak siap bersaing, Anda akan ketinggalan,” tegasnya.

Senada dengan Yulianti BPLP PGRI H.M Ali Arahim mengungkapkan bahwa mahasiswa harus siap berubah dalam pola hidup, pola pikir, pola belajar, dan pola bekerja.

“Harus mengembangkan diri, mengembangkan kepribadian yang baik dan beradaptasi dengan perubahan teknologi. Keberhasilan hidup perlu diperjuangkan, tidak cukup hanya dalam impian. Namun tidak melupakan jati diri bangsa,”ujar Arahim.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Metro

BPSKL Wilayah Kalimantan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Published

on

By

Jakarta – Meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah tugas negara karena sudah di atur oleh undang undang, maka Kementerian Lingkungan Hidup melalui tupoksinya dan Bahwa hutan sosial guna membantu kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan.

Agus Karyono (Staf BPSKL Kalimantan) yang mewakili Ir. Nurhasnih, MM mengatakan bahwa dalam event ini membawa kelompok masyarakat Wilayah Kalimantan.

“Acara ini membawa kelompok masyarakat Wilayah Kalimantan seperti Kalimantan Barat yang terkenal dengan Kopi Libericanya, demikian juga dengan Kalimantan tengah kopinya di mix dengan rempah-rempah atau pinang.

Variasi ini merupakan inisitiatif kelompok-kelompok dengan kearifan lokal masyarakat,” katanya dengan semangat.

“Sesuai dengan budaya masing-masing Kalimantan Selatan juga ada kopi di mix (campur) juga. Acara ini atau pertemuan sebagai ajang promosi dan pelatihan, nantinya di hari terakhir 27/01/2022 jumpa dengan pembeli (Harika Trip),” tuturnya.

“Pameran kopi ini skala nasional walaupun sudah di pameran secara lokal. KLH terus bersinergi dan mendukung usaha masing-masing kelompok, KLH sebagai akses pengelola kelompok pengusaha agar legal di hutan,” bebernya.

“Sebagai pintu awal bagi mereka yang berusaha kopi di lahan kehutanan. Selanjutnya untuk produk kopi perijinannya sesuai standar. Contoh : Kemenkes, Kemenperin, UI dan SNI.Sementara bibit pohon dari Kementan. Kementrian selalu mendukung sesuai tupoksi masing masing,” pungkas Agus Karyono.

Harapannya agar masyarakat makin sejahtera (ekonomi) dan turut menjaga kelestarian hutan .

Continue Reading

Metro

Mukerda Gapensi DKI Jakarta Resmi di Buka Kadis Perumahan dan Pemukiman Wilayah

Published

on

By

Continue Reading

Metro

H Dian Rahadian Terpilih Jadi Ketua Di Muswil XI Jabar Pemuda Pancasila

Published

on

By

Continue Reading

Trending