Connect with us

TNI / Polri

Wakil Kepala BSSN Hadiri Acara FORTIBER Perayaan Imlek 2571 Bersama

Published

on

JAKARTA – Untuk ke tigakalinya perhimpunan warga Tionghoa melalui organisasinya FORTIBER menggelar perayaan Imlek bersama yang diisi pertunjukan kesenian dan budaya warga Tionghoa, digelar pada Kamis (6/2).

Pemerintah mendukung, Ingin berkah Imlek bisa dinikmati segenap lapisan warga Indonesia.

Tidak hanya berbagi kebahagiaan, sekaligus mendekatkan budaya. Kenalkan secara langsung kekayaan dan keragaman yang ada di Jakarta. Nanti ada perayaan cap go meh, tarian barongsai yang bisa ditonton masyarakat.

Melalui perayaan Imlek bersama, Komjen Pol Drs Dahrma Pongrekun MM MH mengatakan ingin menunjukkan bahwa keberadaan warga Tionghoa, betul-betul diterima dengan baik . Begitu juga masyarakat secara umum tahu dan merasakan kebersamaan.

“Meski heterogen, Jakarta sangat kondusif. Kami selalu mengajak umat menjaga keharmonisan yang telah berjalan, agar tidak ada benturan dengan mengedepankan semangat toleransi. Jangan mudah terprovokasi kabar hoaks. Bahwa hoaks diciptakan untuk mengadu domba dan memecah belah,” ucapnya.

Ketua Umum FORTIBER Anda Hakim yang di dampingi Panitia perayaan Imlek bersama, Andree mengaku berterima kasih atas bantuan dan kerjasama semua pihak hingga perayaan Imlek berjalan baik dan lancar. Terkait perayaan Imlek bersama sengaja digelar di tempat restsuran Sense Golden International Mangga Dua Square , salah satu tujuannya untuk lebih mendekatkan diri antara etnis Tionghoa . “Jakarta Untuk ke tigakalinya perhimpunan warga Tionghoa melalui organisasinya FORTIBER menggelar perayaan Imlek bersama yang diisi pertunjukan kesenian dan budaya warga Tionghoa, digelar pada Kamis (6/2).

Pemerintah mendukung. Ingin berkah Imlek bisa dinikmati segenap lapisan warga Indonesia. Tidak hanya berbagi kebahagiaan, sekaligus mendekatkan budaya. Kenalkan secara langsung kekayaan dan keragaman yang ada di Jakarta. Nanti ada perayaan cap go meh, tarian barongsai yang bisa ditonton masyarakat

Melalui perayaan Imlek bersama, Komjen Pol Drs Dahrma Pongrekun MM MH mengatankan ingin menunjukkan bahwa keberadaan warga Tionghoa, betul-betul diterima dengan baik . Begitu juga masyarakat secara umum tahu dan merasakan kebersamaan. “Meski heterogen, Jakarta sangat kondusif. Kami selalu mengajak umat menjaga keharmonisan yang telah berjalan, agar tidak ada benturan dengan mengedepankan semangat toleransi. Jangan mudah terprovokasi kabar hoaks. Bahwa hoaks diciptakan untuk mengadu domba dan memecah belah,” ucapnya.

Ketua Umum FORTIBER Anda Hakim yang di dampingi Panitia perayaan Imlek bersama, Andree mengaku berterima kasih atas bantuan dan kerjasama semua pihak hingga perayaan Imlek berjalan baik dan lancar. Terkait perayaan Imlek bersama sengaja digelar di tempat restsuran Sense Golden International Mangga Dua Square , salah satu tujuannya untuk lebih mendekatkan diri antara etnis Tionghoa . “Selain pertunjukan budaya, kita juga akan sediakan kuliner berisi makanan khas etnis Tionghoa. Misalnya ada lontong cap go meh, dan menu lainnya,” ujarnya.

Dalam perayaan Imlek bersama mengajak seluruh warga etnis Tionghoa

Jadi Imlek ini peringatan tahun baru warga Tionghoa. Berasal dari suku yang sama, kendati agamanya berbeda-beda. Ada kegiatan sosial, pemberian bantuan bagi warga kurang mampu, (donasi )

Selain pertunjukan budaya, kita juga akan sediakan kuliner berisi makanan khas etnis Tionghoa. Misalnya ada lontong cap go meh, dan menu lainnya,” ujarnya.

Dalam perayaan Imlek bersama mengajak seluruh warga etnis Tionghoa

Jadi Imlek ini peringatan tahun baru warga Tionghoa. Berasal dari suku yang sama, kendati agamanya berbeda-beda. Ada kegiatan sosial, pemberian bantuan bagi warga kurang mampu, (donasi ).

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

HUT Ke 20 BAKAMLA 2026

Published

on

By

Jakarta, – Bakamla RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 dengan menggelar upacara resmi. Momentum dua dekade pengabdian ini menjadi penegasan Bakamla RI sebagai garda terdepan keamanan laut Republik Indonesia. Kegiatan di laksanakan di lapangan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

Dalam amanatnya, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.,Opsla menyampaikan bahwa 20 tahun perjalanan Bakamla RI bukan sekadar penanda usia, melainkan tonggak kedewasaan institusi dalam menjaga kedaulatan, eselamatan, dan kehormatan bangsa di laut. Sejak berdiri, Bakamla RI telah LIVE enghadapi berbagai tantangan, mulai dari pelanggaran hukum di laut, aktivitas egal lintas batas negara, hingga kompleksitas koordinasi antarinstansi maritim.

Lebih lanjut ditegaskan, di tengah dinamika tersebut, soliditas, loyalitas, dan profesionalisme seluruh personel Bakamla RI menjadi kekuatan utama yang menjaga eksistensi dan kepercayaan publik. Bakamla RI tidak hanya hadir sebagai unsur patroli, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam membangun rasa aman di laut Indonesia.

Memasuki usia ke-20, Bakamla RI kini berada pada babak baru sejarah pengabdian. Dengan dukungan regulasi dan mandat yang semakin kuat, Bakamla RI melangkah menuju transformasi sebagai Indonesia Coast Guard yang tangguh, profesional, dan berkelas dunia

Transformasi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap teknologi, cermat dalam pengambilan keputusan, serta teguh menjaga integritas dan etika profesi.

Kepala Bakamla RI juga mengingatkan bahwa laut bukan sekadar ruang tugas, melainkan ruang pengabdian yang mencerminkan wajah Indonesia sebagai bangsa maritim yang kuat, bersatu, dan berdaulat. Oleh karena itu, seluruh personel Bakamla RI diharapkan terus membangun sinergi, baik antarinstansi maupun dengan masyarakat maritim, sebagai fondasi utama menjaga keamanan laut nasional.

Menutup amanatnya, Kepala Bakamla RI menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh jajaran Bakamla RI, dari pusat hingga unsur kapal patroli di garis terdepan, yang tanpa lelah menjaga laut Indonesia siang dan malam.

Dengan semangat “Bakamla RI Garda Terdepan Keamanan Laut Republik Indonesia,” Bakamla RI berkomitmen untuk terus melangkah lebih tangguh, lebih solid, dan semakin dipercaya bangsa dalam mewujudkan laut aman untuk Indonesia maju.

Continue Reading

Trending