Connect with us

TNI / Polri

Personil Kodim 0503/JB Yang Beraktifitas Harus Tetap Gunakan Masker, Cek Suhu Tubuh, Cuci Tangan dan Jaga Jarak

Published

on

Jakarta – Ditengah Pandemi Covid 19, Kodim 0503/JB dan Jajarannya putus mata rantai Covid 19 di wilayah Binaan Kodim 0503/Jakarta Barat.

Ditemui setelah Apel Pagi, Kapten lnf. Edi Suroso selaku pimpinan apel hari ini (Rabu, 29 April 2020) menyampaikan bahwa setiap harinya personil Kodim 0503/JB dan Jajarannya yang akan melakukan kegiatannya sesuai dengan tugasnya di wilayah masing-masing telah diwajibkan untuk tetap gunakan Masker, Jaga Jarak, Cek Suhu Tubuh di Koramil nya masing-masing dan Selalu Cuci Tangan.

Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota, setelah apel tadi ada personil Kodim 0503/JB bersama 5 orang tim Pick Up Poin Operasi Layanan Beras Gratis pimpinan Jakfar bantu laksanakan Pemberian Bantuan Beras seberat 5 Kg/bungkusnya untuk warga yang membutuhkan dengan sistem pemberian bantuan dibantu oleh Ojol atau dengan menggunakan Aplikasi Ojol (Ojek Online) yang datang ke Pick Up Poin kemudian dihantarkan ke alamat yang ditunjuk oleh pihak Pick Up Poin”.

Di lapangan Makodim 0503/JB, Tim Gojek pimpinan Sdr. Aris laksanakan Penyemprotan Disinfektan dan terhadap semua kendaraan yang digunakan Personil Makodim 0503/JB dan terhadap kendaraan Mitra Gojek khususnya serta pembagian Masker Bagi mitra Gojek .

Sedangkan di halaman Kodim 0503/JB, anggota melaksanakan Pembagian Beras seberat 1,5 Kg oleh Mesin ATM Pertanian Si Komandan Kementrian Pertanian Republik Indonesia bekerjasama dengan Kodim 0503/JB untuk warga yang membutuhkan. Rinci Kapten lnf. Edi Suroso.

Setiap pelaksanaannya, Warga dan anggota yang datang untuk melakukan kegiatannya baik di Seputaran maupun di dalam Kodim 0503/JB di wajibkan untuk mengikuti himbauan dari Dandim 0503/JB Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdi seperti tetap gunakan Masker, Cek Suhu Tubuh, Cuci Tangan dan tetap Jaga Jarak serta Tertib Mengantri untuk yang anri mengambil beras. Tutup Kapten lnf. Edi Suroso. Sumber Kodim 0503/JB

Continue Reading

TNI / Polri

Pendaftar dari Luar Daerah Ikut Seri Kelima Street Race Polda Metro Jaya.

Published

on

By

JAKARTA – PMJ (Polda Metro Jaya) kembali menggelar seri ke lima street race pada pekan ini. Jumlah peserta mencapai ribuan orang yang berasal dari luar wilayah Jakarta.

“Terkumpul 1039 pendaftar dari maksimal 1800 pendaftar, adapun peserta terdiri dari berbagai daerah,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman, Senin, 23 Januari.

Berdasarkan data, peserta memang paling banyak dari Jakarta sebanyak 817 orang. Namun, ada juga yang berada dari luar wilayah Ibu Kota, semisal, Banten 57 peserta, Jawa Tengah 16 peserta, dan Jawa Timur 7 peserta

Kemudian, Jawa Barat 221 peserta, Sumatera Selatan 4 peserta, Sumatera Barat 3 peserta, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan 3 peserta, dan Kalimantan Barat 9 peserta.

Gelaran seri ke lima street race akan belangsung di Jalan Benyamin Sueb, Kamayoran, Jakarta Pusat pada 27 hingga 29 Januari.

Dalam rangkaian acara, juga akan menghadirkan kontes modifikasi kendaraan roda dua. Sehingga, akan semakin memerihkan gelaran tersebut.

“Kontes motor terdapat beberapa kelas seperti, tampilan standar, tampilan balap, drag style, airbrush painting, dan restorasi original,” ujar Latif.

Polda Metro Jaya pertama kali menggelar street race di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Kemudian, seri kedua digelar di kawasan BSD Tangerang pada 22 hingga 24 April 2022.

Lalu, seri ketiga di kawasan Meikarta, Bekasi pada 18 dan 19 Juni 2022. Sementara seri ke empat di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 3 dan 4 September 2022.

Continue Reading

TNI / Polri

Sepeda Motor Dilarang Melintasi Jalan Layang ini

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meminta pengendara motor tidak melintasi 3 Jalan Layang Non Tol (JLNT) di Jakarta untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Demi keselamatan bersama,” kata Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Sabtu, 14 Januari 2023.

Ada 3 ruas jalan layang non tol yang dilarang digunakan pengendara motor, yaitu JLNT Casablanca dan JLNT Antasari di Jakarta Selatan serta JLNT Pesing di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Polda Metro Jaya mengingatkan lagi pengendara motor untuk tidak melintasi tiga JLNT. Alasannya agar tidak terjadi kecelakaan karena jalur jalan yang tidak lebar. Lalu lintas campuran berbagai jenis kendaraan dan arah angin menjadi pertimbangan sepeda motor dilarang melintasi 3 JLNT tersebut.

Petugas telah memasang rambu lalu lintas berupa larangan melintas di JLNT bagi sepeda motor. Meski sudah dipasangi rambu, sejumlah pengendara nekat melanggar sehingga terjadi kecelakaan, bahkan mengakibatkan kematian.

Polda Metro Jaya tidak mengungkapkan jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor di JLNT.

Pada 2021, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan hanya sepeda yang diizinkan melalui Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang atau Casablanca. Pengendara motor tidak diizinkan lewat JLNT untuk menghindari mix traffic atau lalu lintas yang tercampur.

Polda juga mempertimbangkan faktor keselamatan yang berkaitan dengan kondisi angin kencang atau cross wind.

“Kalau angin, lalu di situ ada motor, mobil, jalannya jadi sempit,” kata Sambodo pada 4 Juni 2021.

Larangan sepeda motor juga juga diberlakukan di Jalan Layang Pesing karena jalannya kecil dan mix traffic. Sambodo menjelaskan mix traffic jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan cross wind.

Di jalan layang non tol, pesepeda tidak akan dicampur dengan kendaraan lain, agar tidak terjadi mix traffic. “Kalau sepeda saja, tidak mix traffic, jalan itu hanya didedikasikan untuk sepeda.”

Jalanan akan rawan jika ada sepeda, motor, dan mobil sekaligus. “Cross wind iya, tapi mix traffic itu yang kita hindari.”

Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu – Tanah Abang atau Jalan Casablanca sebagai jalur khusus bagi pesepeda road bike di setiap akhir pekan. Pelaksanaannya setiap akhir pekan yakni Sabtu dan Ahad, sejak pukul 05.00-08.00 WIB.

Continue Reading

TNI / Polri

PMJ Sebut Street Race di Kemayoran Diundur

Published

on

By

Jakarta – Ditlantas Polda Metro Jaya mengumumkan bahwa ajang Street Race di Kemayoran, Jakarta Pusat diundur menjadi Jum’at 27 Januari 2023.

Hal ini seperti disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman.

“Untuk ajang balap Street Race di Kemayoran akan dimulai tanggal 27 Januari 2023,” kata Latif saat dihubungi Media Selasa (10/1/2023).

Sebelumnya dijadwalkan bahwa Street Race seri kelima itu akan dilaksanakan pada 15 Januari 2023.

Latif berharap kegiatan Street Race ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang kerap melakukan aksi balap liar di jalan raya untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka dalam ajang Street Race Ini.

Dihubungi secara terpisah panitia Street Race, Iptu Yoga mengatakan kegiatan tersebut mundur lantaran masih menunggu surat perizinan tempat.

“Sementara masih menunggu izin dari pihak Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) dulu,” tuturnya.

Terkait jadwal dan lokasi pun sepertinya masih dalam pembahasan rapat.

“Terkait pendaftaran belum (dibuka),” tuturnya.

Ajang balap yang difasilitasi Polda Metro Jaya itu pertama kali berlangsung di Ancol pada 16 Januari 2022 dan diikuti 350 peserta.

Continue Reading

Trending