Connect with us

Metro

Pejabat Gelar Diskusi Tema Komunisme Dalam Perspektif Agama dan Pancasila

Published

on

Jakarta – Pengacara dan Jawara Bela Tanah Air (Pejabat) menggelar diskusi dengan tema Komunisme Dalam Perspektif Agama dan Pancasila di Restoran Raden Bahari Mampang Jakarta Selatan Sabtu (11/7/20).

KH. M Alkhathath dari Forum Umat Islam mengatakan bubarkan partai yang visi misinya mengubah dasar negara. Batalkan RUU HIP yang akan mengubah dasar Negara.
Laporkan kepada Polri seluruh Indonesia yang mengubah Idiologi Pancasila. Kita semua harus bersatu

Bersama sama menanggulangi bahaya komunisme. Maklumat dari MUI harus kita ikuti. Buat pos pos penanggulangan komunisme. Buat spanduk dan banner bahaya komunisme. Kita menyatukan seluruh kompunen masyarakat. Virus komunis lebih bahaya dari virus korona ungkap KH. M Alkhathath.

KH. Zarkasih dari FPI mengatakan
Melawan komunisme dengan jihat Islam. Komunis tidak boleh hidup di Indonesia. General yang lahir tahun 90 an tidak tahu bahaya komunisme.

Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan Kita bersama-sama mensadarkan generasi mileneal mempertahankan Pancasila

Continue Reading

Metro

LDII Gelar Vaksin Massal Bekerja Sama Dengan Pemkot Kota Bekasi dan Yayasan Baitul Mukmin

Published

on

By

Kota Bekasi – Lembaga Dakwah Islam Indonesia bekerja-sama dengan Pemkot Kota Bekasi, Polres Kota Bekasi, Polsek Bekasi Timur, Yayasan Baitul Mukmin dan Senkom Kota Bekasi mengadakan vaksinasi di halaman mesjid Baitul Mukmin, Pondok Aren, Kota Bekasi, Sabtu, (11/09/2021)

Ketua PC LDII Bekasi Timur H.Oji Fahruji mengatakan kepada awak media bahwa vaksinasi yang diberikan adalah vaksinasi ke-2.

“Vaksinasi ini adalah vaksinasi yang kedua dengan vaksin Sinovach dan Phizer dosis pertama. Sinovach dosis pertama sudah diberikan pada 18 Agustus yang lalu,”urainya dengan ramah.

Vaksinasi ini, sambungnya bekerja-sama dengan Polres Kota Bekasi dan Polsek Bekasi Timur, Puskesmas Aren Jaya, dan Yayasan Bani Baitul Mukmin.
“Vaksinasi ini diadakan bekerja-sama dengan Polres Kota Bekasi, Polsek Bekasi Timur, Puskesmas Aren Jaya dan yayasan Bani Baitul Mukmin,”tuturnya.

Terlihat warga yang sangat antusias mengikuti vaksinasi tahap kedua, terbukti dengan target vaksinasi yang tercapai. Para peserta vaksin juga dapat menikmati bakso gratis yang disediakan panitia.

Turut hadir dalam kegiatan ini untuk melakukan pengamanan kegiatan vaksinasi Ketua Senkom Kota Bekasi H. Suyono.

Continue Reading

Metro

Polda Metro Jaya Meminta Percepatan Stok Vaksin

Published

on

By

Jakarta – Dampak dari program vaksinasi yang gencar dan didistribusikan ke seluruh Indonesia, sementara ketersediaan vaksin kurang, maka berpengaruh pada program Presisi Polri.

Awak media yang menemui Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Metro Jaya Kombes Didiet Setioboedi mengutarakan bahwa stok vaksin Covid-19 di Jakarta semakin menipis.Hal itu diungkapkan saat hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMKN 29 Jakarta Selatan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya turut membantu penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya. Dalam melakukan vaksinasi tersebut, Didiet menerangkan belakangan ini stok vaksin berkejaran dengan jumlah masyarakat yang mengikuti program vaksin.

“Jadi ada satu hal yang saya ingin sampaikan kepada Pak Wagub. Bahwa jumlah vaksin kita sekarang ini sering datangnya terlambat Pak. Jadi kecepatan dari bekerjanya teman-teman di lapangan itu jauh lebih cepat daripada kedatangan vaksinnya,” urai Didiet, Sabtu (11/9/2021).

Ia pun berharap Wagub DKI dapat berkomunikasi dengan pemerintah pusat maupun BUMN Bio Farma sebagai BUMN yang melakukan distribusi vaksin Covid-19.”Mungkin itu yang kami minta kepada Pak Wagub mungkin bisa meminta kepada Bio Farma supaya mempercepat,” tuturnya lagi.

sisi lain, kolaborasi antara Polda Metro Jaya dengan Pemprov DKI dalam melaksanakan vaksinasi covid-19 di Ibukota sudah terjalin dengan sangat baik. Kolaborasi penyelenggaraan vaksin ini ditujukan agar Jakarta cepat mencapai target vaksinasi dan mencapai kekebalan imunitas atau ‘Herd Imunity’.

Vaksin merdeka menargetkan 70 persen/100 juta penduduk Indonesia sudah divaksin dosis tahap kesatu dan kedua. Jenis vaksin Sinovac, AstraZeneka, Moderna, Phizer, dan akan segera datang Johnson dan Casino dari Belanda.

Continue Reading

Metro

GPMI Mendukung Vaksinasi Massal

Published

on

By

JAKARTA – Dalam rangka percepatan vaksinasi nasional, Majelis Ulama Indonesua (MUI) Kecamatan Jagakarsa Jakarta-Selatan , bersama Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta berkolaborasi dengan Pemerintah Jakarta menggelar Vaksinasi Dosis ke – 1 dan ke-2 di Mesjid AL Wiqqoyah, Jagakarsa, Jakarta-Selatan, Minggu, (12/09/2021)

Dalam kegiatan vaksinasi ini penyelenggara menyiapkan sebanyak 1000 Vaksin dosis ke-1 Astra Zeneca dan 200 Vaksin Dosis ke-2 Sinovac untuk masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan hari ini, Gubernur DKI Jakarta H.M Anies Rasyid Bawesdan, Ph.D, Tokoh masyarakat Sutrisno, DPRD Jakarta dari Partai Gerinda Purwanto, Ketua Umum Bang Jafar H.Eka, H Ahmadi (tuan rumah) dan Ketua MUI Kec Jagakarsa KH. Drs Sulaiman Rohimin.

Dalam keterangannya Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarif Hidayatullah mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk aksi nyata pihaknya bersama Pemerintah Jakarta dan GPMI dalam mendukung program percepatan vaksinasi .

“Kegiatan ini sebagai langkah kami, MUI Kecamatan Jagakarsa bersama GPMI dalam mendukung program pemerintah terkait Percepatan vaksinasi, dalam hal ini kami juga mengajak masyarakat untuk ikut serta melawan pandemi covid-19 dengan cara melakukan vaksinasi dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sebagai daya tarik masyarakat, penyelenggara juga menyiapkan paket sambako yang disiapkan Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia ( GPMI) Jakarta bagi masyarakat yang baru mengikuti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Di tempat yang sama, Ketua MUI Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan KH Drs Sulaiman Rohimin menghimbau masyarakat yang sudah di vaksin untuk terus disiplin protokol kesehatan karena setelah di vaksinasi bukan bearti masyarakat kebal terhadap covid-19 namun mengurangi dampak buruk dan resiko yang ditimbulkan.

Continue Reading

Trending