Connect with us

Metro

Alamsyah Hanafiah :Pancasila Tidak Boleh Dirubah Menjadi Ekasila Gotong Royong

Published

on

Jakarta – Lanjutan sidang class action RUU HIP dengan perkara No: 352/PDKT.CLASS ACTION/2020/PN.JKT PST, Tertanggal 06 Juli 2020 kembali di lanjutkan pada Rabu, 5/8/2020 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Alamsyah Hanafiah, S.H. M.H.dan Partners selaku pengacara penggugat saat keluar dari ruang sidang mengatakan, “sidang ke 2 ini ada keteledoran dari panitera yang tidak memanggil tergugat seperti Presiden RI, Ketua DPR RI, juga Ketua Badan Ideologi Pancasila sehingga sidang di undur” Ucap Alamsyah pada media

“Alasan lain di undurnya sidang RUU HIP ini dikarenakan kuasa hukum dari DPR RI belum menerima surat kuasa dari Ketua DPR RI, sehingga sidang di lanjutkan pada tanggal 27 Agustus.” Tambahnya.

Ia juga menjelaskan inti dari gugatan ini yakni ingin mempertahankan Pancasila dan burung garuda sebagai lambang negara

“Jadi jika ada Rancangan Undang -Undang HIP yang akan merubah 5 sila menjadi 3 sila, dari 3 sila menjadi 1 sila tidak mungkin karena di dalam perut burung garuda ada 5 sila yang masing-masing sila memiliki lambang, sehingga tidak akan bisa di ganti, apalagi di ganti menjadi gotong royong, pakai lambang apa nanti burung garuda jika di ganti gotong royong.” Tegas Alamsyah.

Lanjut dikatakannya, “DPR RI boleh membuat Undang-Undang, Presiden boleh membuat Undang-Undang, namun mereka tidak berwenang merubah dasar negara, karena dasar negara tidak di atur dalam peraturan perundang-undangan serta Pancasila adalah dasar negara terdiri dari 5 sila yang identik dengan burung garuda.

“Seumpamanya itu sempat di rubah berarti dasar negara kita baru, artinya kita buat negara baru, ini tidak mungkin.”

Ia berharap RUU HIP itu harus di batalkan bukan di akhiri dengan lisan karena dia sudah merupakan RUU maka di batalkan melalui rapat pleno semua fraksi.

Continue Reading

Metro

Kemenag DKI Jakarta Kembali Gelar Qurban 1445H

Published

on

By

Jakarta – Plh Kepala Bagian Tata Usaha, Saiful Amri mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, solidaritas dan kepedulian sosial, dimana makna penyembelihan hewan kurban itu mempunyai dimensi horizontal.

 

“Jangan sampai pembagian hewan kurban terkumpul pada perorangan itu saja. Dan terpenting adalah kepedulian terhadap sesama,” ujarnya saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.Selasa (18/6/2024)

 

Tahun 2024 ini, Saiful Amri menyampaikan bahwa hewan kurban yang diterima panitia sebanyak 15 ekor sapi dan 11 ekor kambing.

 

“Sebanyak 4 ekor sapi diserahkan ke Pondok Pesantren, lokasi pasca gempa dan ormas islam,” ujarnya.

 

“Sedangkan 1 ekor kambing diserahkan ke pondok pesantren dan 2 ekor kambing ke ormas,” lanjutnya.

 

Abah Amri, sapaan akrabnya menambahkan bahwa Masjid Raudhatul Jannah Kanwil Kemenag DKI Jakarta juga menggelar salat idul adha yang merupakan rangkaian kegiatan 10 Dzulhijjah.

 

“Ini sebagai rangkaian kegiatan 10 Dzulhijjah. Dan rencananya daging kurban tersebut akan didistribusikan kepada ASN Kanwil, masyarakat sekitar, dan anak yatim piatu,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Rayakan Idul Adha 1445 H FWJ Indonesia Gelar Malam Keakbaran

Published

on

By

JAKARTA – Hari kedua  Idul Adha 1445 H/2024 M digelar oleh Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia yang dilaksanakan dengan acara pemotongan hewan qurban untuk menjalin silaturahmi antar pengurus DPP dan anggotanya.

 

Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Korwil, diantaranya FWJI Korwil Jaksel, Jaktim, Jakbar, Bekasi Kota, Tangerang Kota, Bogor Raya dan Tangerang Selatan digelar di Bumi Perkemahan Ragunan, Jalan Harsono RM no. 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada hari Selasa, (18/6/2024).

 

Menurut Ketua umum FWJ Indonesia Mustofa Hadi Karya atau biasa disapa Opan mengatakan acara tersebut bisa digelar berkat partisipasi dari Polres Metro Tangerang Kota, Polsek Metro Kalideres Jakarta Barat dan Polsek Metro Cilincing Jakarta Utara yang memberikan donasi hewan Qurban berupa Kambing sebanyak 3 ekor.

 

Setelah dilakukan pemotongan, sebagian daging dimasak, seperti tradisi pada umumnya yakni dibuat sate dan sop kambing, peruntukannya yakni untuk dimakan bersama-sama dengan seluruh anggota FWJ Indonesia yang hadir.

 

Kebahagiaan terpancar dari semua anggota yang hadir dalam acara tersebut, karena bukan hanya perayaan menyambut Idul adha saja, tapi dari panitia juga menyisipkan beberapa kegiatan untuk menghangatkan suasana, dengan lomba dadakan joget heboh dan lomba menyanyi ala anak kecil, tujuannya selain untuk menghibur dan menyegarkan suasana, Opan juga menyebut untuk mengingatkan walaupun usia yang hadir sudah tidak remaja lagi, namun jangan lupa untuk bahagia.

 

“Mencari bahagia itu simpel, terlebih kita semua rata-rata sudah cukup umur, ada yang hampir setengah abad ataupun ada yang sudah melebihi setengah abad. “Kata Opan.

 

Hal yang sama juga diutarakan salah seorang pengurus DPP FWJ Indonesia, Tri Wulansari. Dia menyampaikan bahwa dengan Momentum Hari Raya Idul Adha diharapkan bisa memiliki rasa ikhlas, baik dari materi, waktu, tenaga juga perhatian dengan sesama.

 

“Yang utama kita harus ikhlas dari segala hal. Terlebih momen ini hari Raya Idul Adha dimana semua yang dipertaruhkan harus benar-benar ikhlas seperti Nabi Ibrahim AS kepada anaknya Ismail ketika mendapatkan perintah Allah untuk disembelihnya. “Ucap Wulan.

 

Acara hiburan diselingi dengan pembagian doorprize kepada seluruh peserta yang mengisi acara, lalu dilanjutkan dengan makan bersama dan ditutup dengan pembagian hewan qurban kepada yang berhak.

Continue Reading

Metro

Nikson Nababan Kader PDI.P Calon Gubernur Sumatera Utara Periode 2024-2029

Published

on

By

Jakarta –  Sebagai kader partai PDI-P, Nikson mampu mentransformasikan nilai-nilai yang diusung oleh PDI-P, misal nilai-nilai demokrasi, nilai berdialog, gotong royong di mana beliau siap bersinergi dengan semua tokoh dan kelompok yang bertujuan membangun masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.

 

Diskusi Kopi dan Ruang Berbagi Kawi mengangkat sosok Nikson Nababan sebagai calon gubernur Sumatera Utara periode 2024-2029 pada Pilkada Provinsi Sumatera Utara.Selasa (18/6)

 

Sekjen Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) Denny Lihiang mengatakan, Relawan GPMN mendukung Nikson Nababan sebagai calon Gubernur Sumatera Utara dalam Pilkada 2024, karena miliki kedekatan dengan Nikson.

 

Sebuah diskusi politik yang humanis menebarkan nilai-nilai kebaikan dan keunggulan calon pemimpin Sumatera Utara.

 

Nikson sudah dikenal masyarakat Sumatera Utara, terutama Kabupaten Tapanuli Utara karena dia menjabat dua periode sebagai Bupati Tapanuli Utara.

 

“Animo masyarakat terhadap dia juga tinggi. Popularitas dan elektabilitas Nikson juga cukup tinggi.

 

Apa yang telah dilakukan Bang Nikson di Tapanuli Utara itu akan diperluas lagi di Sumatera Utara, misalnya terkait dengan integritasnya, antara pembangunan infrastruktur dengan pemberdayaan ekonomi, dari sisi pertanian dan UMKM itu akan disinergikan lagi dalam konteks yang lebih luas lagi,” ujar Denny Lihiang saat, ” wawancarai

 

Denny Lihiang mengatakan, GPMN akan terus melakukan sosialisasi terhadap figur Nikson Nababan, terkait visi dan misi, track record-nya.

 

Rekam jejak Nikson selama 2 periode memimpin Sumatera Utara. Saat ini PDI-P solid mendukung Nikson Nababan di pilkada Sumatera Utara.

 

Komunikasi sudah dilakukan dengan beberapa partai politik lain. Namun, secara resmi belum bicara soal rekomendasi.

 

Sekjen GPMN memang ada figur-figur lain juga yang kuat di Sumatera Utara. Hanya saja kita optimis bahwa dari PDI-P sendiri akan mendukung Nikson Nababan.

 

Masyarakat Sumatera Utara tahu operasional Bandara Silangit, di mana Nickson merupakan sosok yang mendorong sehingga bandara itu bisa beroperasi. Selain itu, jasanya dalam pembangunan infrastruktur di Tapanuli Utara, bebernya.

 

Secara personal Nikson Nababan adalah sosok yang merakyat. Saat menjadi Bupati Tapanuli Utara, Nikson dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan rakyat. Dia juga tak birokratis terhadap siapa yang hendak bertemu dengannya, ibarat hendak bertemu dengan seorang teman.

Nikson Nababan bersedia untuk berdiskusi dan terbuka untuk dikritik.

 

Dia merakyat dan visioner.

Saat ini di Sumatera Utara menjelang pemilihan kepala daerah sudah banyak sekali tokoh tokoh yang muncul antara lain  Boby Nasution, Ijek, Edy Rahmayadi dan lain lain, Untuk periode 2024 -2029.

Continue Reading

Trending