Connect with us

Metro

Permohonan PKPU PT Penduang Segara Sentosa Di Terima Oleh PN Niaga Jakarta Pusat

Published

on

Jakarta 11/9/2020 Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilacangkan oleh PT Penduang Segara Sentosa selaku Pemohon (PKPU) terhadap Camar Resources Canada,inc selaku Termohon PKPU memasuki sidang pertama pada hari ini, Jumat, 11 September 2020, sidang PKPU yang dipimpin oleh Duta Baskara, S.H., M.H., H. Sunarso, S.H., M.H., dan Made Sukereni, S.H., M.H selaku Tim Majelis Hakim, dan Agus Wawan, S.H. selaku Panitera Pengganti berjalan dengan lancar pagi hari ini.

Sidang dengan Nomor Perkara 267/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. diajukan karena adanya Utang Baru yang telah jatuh tempo dan tidak dibayar oleh Camar Resources Canada, Inc kepada pada Kreditornya, serta adanya Utang Harta Debitor milik PT Penduang Segara Sentosa yang tidak dibayar hingga Permohonan PKPU ini diajukan.

Kuasa Hukum dari PT Penduang Segara Sentosa yaitu Kantor Hukum Riki & Fernandes Attorney at Law mengatakan “Permohonan PKPU ini merupakan Permohonan PKPU (II) terhadap Camar Resources Canada, Inc yang mana perkara sebelumnya yaitu Perkara No. 93/Pdt.Sus PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. dirasa tidak bermanfaat dan diduga keras tidak menjamin bagaimana Camar Resources Canada, Inc akan membayar utang kepada para Kreditornya” Ujarnya.

PT Penduang Segara Sentosa berharap dalam proses PKPU kedua II dapat mengedepankan perdamaian dari para Pihak Debitor maupun Kreditor.

“Harapanya dari Permohonan PKPU kedua (II) ini ingin melaksanakan Putusan Perdamaian dan bisa melakukan kesesuaian antara apa yang diinginkan oleh Kreditor dan juga apa yang nantinya dimampukan oleh Debitor dan nantinya bisa tercapai dalam Rapat Voting untuk Proposal Perdamaian nantinya” Fernandes Raja Saor salah satu Kuasa Hukum dari PT Penduang Segara Sentosa,”tuturnya.

Continue Reading

Metro

Asgar Syarfi, SH: Menjalankan profesi, Memiliki Sikap yang Baik Sebagai Advokat Profesional

Published

on

By

Jakarta – Di usia ke 15 tahun Kongres Advokat Indonesia ( KAI) kepemimpinan Dr. Erman Umar memegang kendali KAI memiliki kelebihan yang menurut saya lain dari yang lain, antaranya dia lebih fokus kepada masalah akademis dan pendidikan,” ungkap Asgsr.

Pendidikan, yang dimaksud tambah Asgar, adalah yang tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan beracara ( KPKA), namun juga memiliki kepedulian terhadap integritas anggota KAI dalam menjalankan profesi, sehingga mereka memiliki sikap ( attitude) yang baik sebagai advokat yang profesional, ” ungkap Asgar saat ditemui usai menghadiri perayaan 15 Th KAI, Selasa ( 30/5/2023) semalam.

Menurut Asgar, Pak Erman juga selalu mengedepankan kualitas advokat. “Saya setuju dengan pembentukan dewan kehormatan advokat untuk solusi mengatasi penyimpangan kode etik dalam profesi advokat ” jelas Lawyer Muda ini.

Menurutnya, Pak Ketua atau Presiden KAI juga berkeinginan membentuk dewan kehormatan advokat bersama organisasi advokat lainnya, sehingga menghindari pindah pindah organisasi advokat.

“Kita memang harus ada wadah dewan kehormatan yang saya harapkan nanti dipimpin para senior senior. Harapannya di usia KAI yang ke 15 ini semoga KAI lebih solid dan memperluas sayapnya,” pungkas Asgar Syerfi, Legal Auditor Asahi menutup wawancara.

Continue Reading

Metro

Muhamad Yuntri ,SH, MH : Profesi Advokat yang Profesional dan Sebagai Profesi yang Mulia

Published

on

By

JAKARTA – HUT KAI Kongres Advokat Indonesia Ke – 15 dengan mengusung tema ” Sinergi dan Kolaborasi KAI bersama Stakeholder dalam memperjuangkan tegaknya Supermasi Hukum Guna Mewujudkan Indonesia Sebagai Negara Hukum’ di Hotel Luwansa jakarta.
Selasa (29/05/2023)

Muhamad Yuntri ,SH, MH menyampaikan, Kemajuan kuantitas advokat ini untuk di tingkatkan kualitasnya , jadi dari puluhan dan ratusan fungsi advokat ini sudah mulai menyimpang dari inti undang – undang advokat nomor 18 tahun 2023.

Dari Peradi dan KAI untuk membentuk organisasi skunder yang sifatnya single bar, sesuai dengan perintah UU Advokat itu sendiri, kalau yang sifatnya primer paguyuban boleh saja , jangankan 100, 5000 pun boleh, ujarnya

Jadi di usia yang sudah 15 tahun ini kita saling mengingatkan kepada teman – teman kode etik dan etika profesi advokat, jadi kami berharap jangan menunjukkan sikap edonis pamer kekayaan ataupun prilaku buruk lainnya, ujar Yuntri

Yuntri pun berharap, Advokat untuk menampilkan profesi advokat yang profesional dan sebagai profesi yang mulia yang di tunggu – tunggu teman – teman dan masyarakat yang membutuhkan keadilan dan kebenaran bahwasanya mereka sebagai tumpuan dalam memperjuangkan hak dan keadilan.

Continue Reading

Metro

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah DGP8 DKI Jakarta,Pengurus Daerah DGP8 Kota Administrarif/Kabupaten Se-DKI Jakarta,dan Peluncuran Media Sosial DGP8

Published

on

By

Continue Reading

Trending