Metro
Refleksi Akhir Tahun 2020 Mahkamah Agung RI : MELANGKAH MAJU DENGAN SEMNAGAT MODRENISASI PERADILAN DALAM MENYONGSONG TAHUN 2021
Published
6 tahun agoon
By
admin
Jakarta – 30 Desember 2020 – Pendemi Covid-19 menjadi ujian yang sangat berat di masa kepemimpinan saya sebagai Ketua Mahkamah Agung. Hampir setahun wabah virus corona telah memporak porandakan tatanan kehidupan manusia. Dua Hakim Agung yaitu Yang Mulia Maruap Dohmatiga Pasaribu, S.H., M.Hum dan Yang Mulia Prof. Dr. Drs. H. Dudu Duswara Machmudin, S.H., M.Hum, serta Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Dr. Abdullah, S.H., M.S. meninggal dunia setelah sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.
Sedangkan berdasarkan data yang diunggah pada situs corona.mahkamahagung.go.id, per tanggal 29 Desember 2020, jumlah aparatur peradilan yang dirawat di rumah sakit akibat terpapar Covid-19 sebanyak 213 orang, yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 862 orang, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 402 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 15 orang.
Pandemi Covid-19 menjadi tantangan untuk memaksimalkan kesiapan lembaga peradilan dalam menyongsong era modernisasi. Pandemi ini merupakan sarana pembuktikan kepada publik bahwa lembaga peradilan siap dan mampu untuk menerapkan sistem peradilan elektronik sebagai wujud dari peradilan modern.
Peradilan elektronik adalah solusi bagi kondisi yang terjadi saat ini. Dengan sistem persidangan secara virtual dapat meminimalisasi pertemuan fisik antara aparatur peradilan dan para pencari keadilan.
Selain itu, peradilan elektronik menawarkan proses yang lebih cepat, mudah dan murah dengan waktu penyelesaian yang lebih terukur, oleh karena itu Mahkamah Agung menerbitkan beberapa regulasi dalam bentuk SEMA yang telah diterbitkan selama masa pandemi Covid-19 sebagai berikut :
1. SEMA Nomor 1 Tahun 2020 sebagaimana telah empat kali diubah terakhir dengan SEMA Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama Masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya. SEMA tersebut mengatur tentang mekanime pelayanan di masa pandemi Covid-19 dengan mengacu kepada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 dengan menerapkan sistem pembagian pelaksanaan tugas melalui work from home (WFH) dan work from office (WFO).
2. SEMA Nomor 6 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya Dalam Tatanan Normal Baru. SEMA tersebut mengatur tentang penyesuaian sistem kerja pada tatanan normal baru (new normal) dalam rangka menyesuaikan dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 58 Tahun 2020.
3.SEMA Nomor 8 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dengan SEMA Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja dalam Tatanan Normal Baru pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya untuk Wilayah Jabodetabek dan Wilayah dengan Status Zona Merah Covid-19.
SEMA tersebut mengatur tentang pembagian jam kerja bagi yang berada di wilayah Zona Merah ke dalam dua shift, yaitu masing-masing 50% dari jumlah total pegawai dan aparatur peradilan untuk menghindari kerumunan dan pertemuan fisik di kalangan pegawai dan aparatur peradilan dalam jumlah yang besar.
Selain itu, dalam rangka memberikan petunjuk pelaksanaan atas SEMA Nomor 8 dan SEMA Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja dalam Tatanan Normal Baru pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Yang Berada di Bawahnya untuk Wilayah Jabodetabek dan Wilayah Dengan Status Zona Merah, Sekretaris Mahkamah Agung telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020.
Di samping penerbitan SEMA sebagai bentuk respons terhadap kondisi Covid-19, Mahkamah Agung juga menerbitkan SEMA Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2020
Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan. SEMA ini merupakan
hasil rumusan kamar terbaru pada tahun 2020 yang berisi tentang kesepakatan menyangkut permasalahan-permasalahan hukum baru dan revisi terhadap kesepakatan rapat pleno terdahulu berdasarkan peristiwa hukum terbaru.
Dalam rangka mendukung terwujudnya Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya Mahkamah Agung telah menerbitkan SEMA Nomor 7 Tahun 2020 tentang Larangan Pungutan Terkait Pelantikan dan Pembiayaan Kegiatan Dinas Lainnya.
Sehingga diharapkan tidak ada lagi pungutan-pungutan yang dapat memberatkan bagi aparatur peradilan yang dilantik dan tidak ada lagi pembebanan biaya kepada Satker -Satker di daerah yang menjadi tempat tujuan dalam kunjungan kedinasan.
Pada tahun 2020 Mahkamah Agung telah menerbitkan regulasi dalam bentuk Perma sebagai berikut:
1. Perma Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang- Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi;
Perma tersebut bertujuan untuk mengurangi disparitas pemidanaan terhadap Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, karena disparitas dalam penjatuhan pidana terhadap perkara-perkara yang memiliki karakteristik permasalahan hukum yang sama, dapat menimbulkan ketidakadilan, sedangkan ruhnya keadilan adalah keseimbangan dan proporsionalitas.
Penting untuk digarisbawahi bahwa pedoman pemidanaan dalam Perma Nomor 1 Tahun 2020 tidak bertujuan untuk membatasi kemerdekaan dan kemandirian para hakim dalam menjatuhkan putusan karena kemerdekaan dan kemandirian merupakan prinsip utama dalam fungsi kekuasaan kehakiman.
2. Perma Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Pengadilan;
Perma tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut dari kenaikan kelas pada beberapa pengadilan di Lingkungan Peradilan Umum dan Peradilan Agama.
3. Perma Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di Bawahnya; Perma tersebut merupakan tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.
4. Perma Nomor 4 Tahun 2020 tentang Administrasi dan Persidangan Perkara Pidana di Pengadilan Secara Elektronik; Perma tersebut merupakan implementasi dari agenda Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035 yang mana pada periodisasi lima tahunan ketiga merupakan fase peradilan elektronik atau e-Court serta sebagai payung hukum bagi pelaksanaan sidang perkara pidana, perkara pidana militer, dan perkara jinayat secara elektronik yang mengatur bebrapa hal yaitu tentang tata cara pelimpahan perkara dan pemanggilan dalam persidangan secara elektronik, mekanisme pemeriksaan saksi, pemeriksaan ahli dan peneriksaan terdakwa melalui teleconference, mekanisme pemeriksaan dan pencocokan barang bukti, mekanisme pendampingan penasihat hukum dalam persidangan elektronik dan mekanisme pengucapan putusan secara elektronik.
Sistem peradilan elektronik telah dimulai sejak tahun 2018 untuk perkara perdata, perkara perdata agama, perkara tata usaha militer dan perkara tata usaha negara dengan penerbitan Perma Nomor 3 Tahun 2018 yang kemudian disempurnakan dengan Perma Nomor 1 Tahun 2019 dengan memasukan fitur e-Litigasi.
Untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan yang terjadi akibat Covid-19, Mahkamah Agung melalui Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Badilum Nomor 379/DJU/PS.00/3/2020 tanggal 27 Maret 2020 yang mengizinkan persidangan perkara pidana dapat dilakukan secara jarak jauh atau teleconference.
Mahkamah Agung bertekad untuk tetap memberikan pelayanan hukum yang berkualitas dalam kondisi apapun, sesuai prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum yaitu keadilan harus tetap ditegakkan meskipun langit akan runtuh. Ibarat dalam sebuah ujian, maka yang akan lulus hanyalah mereka yang siap untuk menjawab setiap tantangan.
5.Perma Nomor 5 Tahun 2020 sebagaimana diubah dengan Perma Nomor 6 Tahun 2020 tentang Protokol Persidangan dan Kemanan dalam Lingkungan Pengadilan.
Perma tersebut mengatur tata tertib persidangan dan dalam rangka melindungi para hakim, aparatur peradilan dan para pencari keadilan yang berada di lingkungan pengadilan. Perma ini juga sebagai respons atas banyaknya tindakan penyerangan terhadap hakim dan aparatur peradilan dalam proses persidangan, juga mengatur bagi yang akan mengambil foto atau rekamanan pada saat berlangsungnya persidangan, untuk meminta izin terlebih dulu kepada Hakim/Ketua Majelis yang menyidangkan perkaranya agar pelaksanaan pengambilan foto dan rekaman bisa berjalan dengan tertib dan teratur. Selain itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga kehormatan dan wibawa lembaga peradilan.
Oleh karena itu, saya pastikan sekali lagi bahwa tidak ada pelarangan untuk pengambilan foto dan rekaman, baik audio maupun visual di persidangan sepanjang bukan dalam perkara yang ditentukan undang-undang bahwa persidangannya dilakukan secara tertutup dan senantiasa menjaga ketertiban di ruang sidang.
Di bidang penanganan perkara, Mahkamah Agung sampai dengan tanggal 30 Desember 2020 telah berhasil memutus perkara sebanyak 20.550 dari jumlah beban perkara tahun 2020 sebanyak 20.749 perkara atau sebesar 99,04%.
Jumlah sisa perkara sampai dengan tanggal 30 Desember 2020 tercatat sebanyak 199 perkara, jumlah tersebut masih bisa berubah karena sampai dengan saat ini masih ada yang bersidang. Capaian tersebut menunjukan peningkatan kinerja penanganan perkara di Mahkamah Agung yang luar biasa yang mana dalam suasana pandemi mekanisme kerja diatur sedemikian rupa sehingga hanya 50% yang menjalankan tugas di kantor, sedangkan jumlah Hakim Agung terus berkurang, khususnya Hakim Agung pada Kamar Pidana, sebelumnya berjumlah 18 orang, saat ini hanya tinggal 11 orang, sementara jumlah perkara yang masuk ke Mahkamah Agung meningkat 6% dari perkara yang masuk di tahun 2019 yang berjumlah 19.369 perkara.
Jumlah sisa perkara tersebut merupakan rekor baru dalam jumlah sisa perkara terkecil sepanjang sejarah berdirinya Mahkamah Agung, melampaui jumlah sisa perkara tahun lalu yaitu sebanyak 217 perkara. Atas capaian dan prestasi yang luar biasa tersebut, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada segenap Pimpinan, Hakim Agung dan Hakim Ad-Hoc serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyelesaikan perkara.
Di bidang kesekretariatan, total realisasi anggaran Mahkamah Agung tahun 2020, per tanggal 29 Desember 2020 sebesar Rp9.329.291.000.954 (sembilan triliun tiga ratus dua puluh sembilan miliar dua ratus sembilan puluh satu juta sembilan ratus lima puluh empat rupiah) dari total Pagu sebesar Rp9.855.005.914.000 (sembilan triliun delapan ratus lima puluh lima miliar lima juta sembilan ratus empat belas ribu rupiah) atau sebesar 94,67%.
Beberapa prestasi di bidang kesekretariatan telah diraih Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya selama tahun 2020.
1. Untuk yang ke-8 kalinya secara berturut-turut Mahkamah Agung memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Kementerian Keuangan di bidang laporan keuangan. Hal ini menunjukan komitmen Mahkamah Agung dalam menjalankan sistem akuntansi yang transparan dan akuntabel serta memenuhi kaidah good governance.
2. Pada tanggal 21 Desember 2020 yang lalu, sebanyak 85 Satuan Kerja berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang salah satunya setingkat Eselon I yaitu Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dan 9 Satuan Kerja mendapat predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Capaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya serius dalam melakukan reformasi birokrasi di tubuh lembaga peradilan. Atas hal itu, saya mendapatkan anugerah sebagai Pemimpin Perubahan Tahun 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tentu itu semua, merupakan hasil kerja keras dan jerih payah dari seluruh warga peradilan dalam memajukan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.
3. Selain itu, pada Tanggal 23 Desember 2020 Mahkamah Agung juga mendapatkan penghargaan dari Musieum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas prestasi dalam pelaksanaan Diklat Aparatur terbanyak sepanjang tahun 2020, yaitu dengan jumlah peserta sebanyak 16.963 orang melalui 269 jenis pelatihan yang dilakukan oleh Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung. Capaian tersebut sejalan dengan grand desain Mahkamah Agung dalam melaksanakan modernisasi peradilan yang membutuhkan SDM-SDM yang andal dan terampil di segala bidang.
Di bidang pengawasan dan penegakan disiplin aparatur. Selama tahun 2020, Mahkamah Agung melalui Badan Pengawasan telah menerima pengaduan sebanyak 3.512 pengaduan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.684 telah selesai diproses, sedangkan sisanya sebanyak 1.828 pengaduan masih dalam proses penanganan.
Sepanjang tahun 2020 Mahkamah Agung bersama-sama dengan Komisi Yudisial telah menggelar sidang Majelis Kehormatam Hakim (MKH) sebanyak satu kali dengan hasil akhir hukuman disiplin berupa sanksi berat Hakim Non Palu selama 2 tahun.
Menyangkut surat rekomendasi penjatuhan sanksi disiplin yang berasal dari Komisi Yudisial yang diajukan ke Mahkamah Agung pada tahun 2020 berjumlah 52 rekomendasi, Sebanyak 11 rekomendasi telah ditindaklanjuti dengan penjatuhan sanksi. Sebanyak 41 rekomendasi tidak dapat ditindaklanjuti berdasarkan alasan sebagai berikut:
• 39 rekomendasi terkait dengan teknis yudisial; dan
• 2 rekomendasi karena terlapor sudah lebih dulu dijatuhi sanksi oleh Mahkamah Agung.
Saya berharap kepada rekan-rekan jurnalis sebagai representasi publik untuk dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi kinerja apartur, dengan tetap menjaga kehormatan dan kemandirian lembaga peradilan. Sebagai insan pers yang profesional, sudah semestinya memiliki tanggung jawab untuk turut meluruskan isu-isu negatif terkait Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya dengan pemberitaan yang akurat, proporsional dan akuntabel, karena kehormatan lembaga peradilan merupakan cerminan dari kerhormantan bangsa dan negara, Ucap Ketua Mahkamah Agung RI.
You may like
Metro
Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
Published
5 jam agoon
Juli 30, 2026
KULON PROGO — Karya post.com,Perjuangan panjang komunitas Generasi muda Kulon Progo (GMK) yang berdiri tahun 2009 dengan misi membangun jati diri melalui karya ide dalam suatu wadah pemersatu untuk mengembangkan daya kreativitas generasi mudanya dalam mengemban cita-cita Pahlawan Bangsa sekaligus mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungannya untuk berbagi dan berbakti. ( 30/7/2026 ).
Momen di tahun 2026 dalam mengawal sejarah lokal kembali memasuki babak baru sebagai bentuk peran aktif semangat Generasi mudanya melalui komunitas GMK terus menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa melalui aksi roadshow dan audiensi ke fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Kulon Progo.
Dalam aksi terbarunya,perwakilan dari Generasi muda GMK yaitu Hafidz generasi muda dari Kecamatan Sentolo dengan di dampingi oleh Budi Legowo Santoso yang merupakan senior dari GMK sekaligus Penasehat DPD PWMOI / Persatuan Wartawan Media online Indonesia wilayah kabupaten Kulon Progo Yogyakarta melakukan silaturahmi politik ke Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kulon Progo.
Rombongan perwakilan dari Komunitas GMK/Generasi muda Kulon Progo diterima langsung oleh anggota Fraksi PKB DPRD KP bapak Kartono yang juga merupakan ketua Komisi III DPRD Kulon Progo.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menggalang dukungan politik yang solid dari legislatif demi mempercepat proses pengusulan
RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa di tingkat nasional.
Perjuangan Panjang dan Harapan cerita sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa yang merupakan putra kandung dari Pangeran Diponegoro yang mana di masa lampau ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo berharap aspirasi dari GMK cerita sejarah kepahlawanannya bisa masuk dalam Curriculum Sekolah melalui dinas pendidikan kabupaten kulon Progo.
Langkah awal menyambangi fraksi PKB ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang akan menyasar seluruh fraksi di DPRD Kulon Progo dan Aksi ini mempertegas ikhtiar maupun upaya dari GMK yang sudah berlangsung lama di mana sebelumnya audiensi serupa telah dilakukan ke jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) hingga Pimpinan DPRD Kulon Progo.
Selain memperjuangkan gelar kepahlawanan di tingkat pusat GMK juga membawa misi edukatif bagi generasi penerus di Kulon Progo
“Kami berharap rekam jejak dan sejarah perjuangan RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa ini dapat diakomodasi sebagai bahan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah karena sangat penting bagi generasi muda Kulon Progo untuk mengenal tokoh lokalnya sendiri yang telah gigih berjuang melawan penjajah kolonial belanda” tegas perwakilan GMK di sela-sela kegiatan silaturahmi di fraksi PKB DPRD Kulon Progo.
Sinyal Positif dari legislatif menanggapi aspirasi dan gerak cepat para pemuda GMK dalam menyampaikan aspirasinya termasuk penyerahan Buku sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa , bapak Kartono anggota DPRD Kulon Progo dari fraksi PKB memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi GMK dalam merawat sejarah perjuangan daerah kemudian
pihaknya menyatakan siap pasang badan untuk meneruskan dan mengawal aspirasi ini ke jenjang kelembagaan yang lebih tinggi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun ke jajaran kementerian terkait melalui jalur fraksi.
RM Kukuh Hertasning Wayah dalem Sri Sultan HB VIII dari Dalem Benawan kita Yogyakarta menjelaskan kepada awak media pada saat audensi beliau ikut mendampingi perwakilan dari sesepuh Paguyuban Trah RM Bagus singlon atau Ki Sadewa bersama perwakilan dari ormas DPC IP-KI / Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia,KB-FKPPI PC.1204./ Forum Komunikasi putra dan putri Purnawirawan TNI-Polri ,Lembaga MLKI Kulon Progo maupun komunitas GMK bahwa agenda audensi dalam menyampaikan usulan pahlawan Nasional RM Bagus singlon atau Ki Sadewa ke Pemda kulon Progo dan DPRD Kulon Progo sudah berjalan dengan baik bahkan di lanjutkan dengan menyampaikan aspirasi dalam bentuk surat dukungan bersama dari semua komponen masyarakat secara kelembagaan dengan bersurat kepada Ketua DPR-RI di jakarta dengan harapan akan ada kajian penelusuran sejarah kepahlawanan dari Bagus singlon atau Ki Sadewa yang ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo sampai beliau wafat.
Priyo Santoso SH.MH seorang Advokat sekaligus tokoh masyarakat menyampaikan melalui sinergi erat antara elemen pemuda, tokoh senior dan lembaga legislatif ini kami tetap optimis nama RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa dapat segera terukir sah dalam lembaran sejarah Pahlawan bangsa tentunya dengan memperbanyak kegiatan dengan segmen edukatif seperti sosialisasi melalui event-event yang bersifat interaksi dengan masyarakat seperti seminar maupun sarasehan sebagai bentuk dukungan moral terhadap usulan tersebut begitu disampaikan kepada awak media.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
Metro
PT. Surya Segara Punya 100+ Mitra, dari PELNI hingga Pertamina
Published
8 jam agoon
Juli 30, 2026
JAKARTA – PT Surya Segara terus memperkuat bisnis penyediaan peralatan keselamatan maritim (safety marine) dan perlengkapan kapal di Indonesia. Perusahaan yang telah beroperasi sejak 1974 tersebut kini tercatat menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 perusahaan, mulai dari BUMN, swasta nasional hingga perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
Owner PT Surya Segara, Cut Irdianty, mengatakan jaringan kemitraan tersebut mencakup sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Duta Marine, dan Pertamina.
“Sejauh ini yang sudah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan. Ada BUMN, swasta, dan perusahaan asing yang beroperasi di sini juga ada,” ujar Cut Irdianty saat ditemui di sela-sela pameran InaMarine 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut Cut, bisnis Surya Segara tidak hanya menyasar kebutuhan keselamatan armada kapal, tetapi juga mencakup sektor onshore dan offshore, termasuk industri minyak dan gas (migas).
Untuk mendekatkan layanan dengan pelanggan, Surya Segara telah membangun jaringan operasional di sejumlah wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri maritim. Jaringan tersebut mencakup Jakarta, Merak, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, hingga Makassar.
Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan mengombinasikan produk manufaktur dalam negeri dengan produk impor dari sejumlah negara, antara lain China, Inggris, dan Denmark.
Salah satu produk yang menjadi andalan dan banyak diminati pelanggan adalah liferaft, yakni sekoci penyelamat darurat yang menjadi bagian penting dari perangkat keselamatan kapal.
Cut mengatakan aspek kualitas dan kepastian layanan menjadi salah satu perhatian utama perusahaan. Karena itu, Surya Segara memastikan produk dan layanan yang ditawarkan dilengkapi sertifikasi resmi serta garansi.
“Untuk harga yang kami tawarkan sangat kompetitif. Untuk layanan jasa servis, kisaran harganya mulai dari Rp5 jutaan. Setiap produk dan layanan juga dilindungi garansi serta dilengkapi sertifikasi resmi,” katanya.
Keikutsertaan Surya Segara dalam InaMarine 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di industri maritim.
Perusahaan berharap penguatan jaringan tersebut dapat meningkatkan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan peralatan keselamatan maritim, perlengkapan kapal, serta kebutuhan rig untuk sektor onshore maupun offshore, baik di pasar domestik maupun internasional.
“Harapan kami bisa terus memenuhi kebutuhan keselamatan maritim dan pasokan alat kapal serta rig (onshore/offshore), baik untuk pasar nasional maupun internasional,” ujar Cut.
Metro
Kendalikan Pikiran, Ubah Masa Depan: Sukses Besar Lewat Training Mind Power
Published
9 jam agoon
Juli 30, 2026
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“

Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma
mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“
Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Polres Tangsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kranggan
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Langkah Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla
Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
Forum Komunikasi Pejuang NKRI Gelar Sarasehan Kebangsaan Negara Indonesia Maju
Deklarasi Forum Wartawan Jakarta
Abuba Steak Cipete Gelar Lomba Makan Wagyu Eating Competition 2019
Trending
-
Metro1 hari agoKetua Bid Pemuda dan Olahraga DPP Golkar Said Aldi Al Idrus Usulkan Munas AMPI Segera Dilaksanakan
-
nasional3 hari agoMahindra merupakan produsen traktor terbesar di dunia berdasarkan volume produksi, dengan pengalaman lebih dari 80 tahun dalam mendukung sektor pertanian globa
-
nasional1 hari agoAPKIDA Meet & Greet 2026 Bahas Hilirisasi, Liquid CO2, dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Kimia Indonesia
-
Metro1 hari agoMangara T. Marpaung Dorong Industri Manfaatkan Liquid CO2, PT Kaltim Parna Industri Tampil di Chemical Indonesia 2026
-
Metro3 hari agoDisnav Tanjung Priok Optimalkan Aset untuk Perkuat Keselamatan Pelayaran dan PNBP
-
Metro2 hari agoChandra Motik: Pameran Industri Jadi Ruang Strategis Cetak SDM Unggul dan Perkuat Industri Nasional
-
TNI / Polri2 hari agoBegini Cara Resmi Urus BPKB Hilang
-
Metro1 hari agoUbah Tren Studi Banding, Tuwanggana Ajak Tamu Pemda Belajar Langsung dari Akar Rumput
