Connect with us

Metro

Garda Pemuda Nasdem Gelar Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen

Published

on

Jakarta – Meskipun Jakarta sudah masuk zona hijau dari Covid-19, tentunya masyarakat masih membutuhkan darah dan plasma konvalesen (penyintas Covid-19) untuk masyarakat yang memerlukan.

Untuk itu, Garda Pemuda Nasdem melakukan terobosan dengan melakukan kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen.

Awak media ini berkesempatan mewawancarai Ketua Departemen Bidang Kesehatan Garda Pemuda Nasdem DKI Jakarta yaitu dr. Reza Achmad Prasetyo di tempat diadakannya giat ini yaitu di Kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu, (14/8/2021)

dr. Reza Achmad Prasetyo mengatakan bahwa Jakarta merupakan percontohan untuk donor darah dan donor plasma konvalesen. “Kita mendapatkan tugas dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bahwa akan ada acara dari Nasdem yang namanya ‘PSP Berderma’ yang merupakan ajakan dari pengurus pusat Nasdem untuk mendonorkan plasma yang masih sangat dibutuhkan,”kata dokter yang sangat ramah ini.

Oleh karena itu, Jakarta menjadi percontohan, sambung dr. Reza, dari DPW (Dewan Perwakilan Daerah) seluruh Indonesia. “Jakarta menjadi percontohan dari beberapa DPW yang ada di seluruh Indonesia dan DPW DKI Jakarta yang pertama melakukan program donor plasma konvalesen, sehingga diharapkan dari DPW lain bisa mengikuti dan kami berharap dari Sabang sampai Merauke bisa melakukan seperti ini,”tuturnya dengan semangat.

Untuk diketahui bahwa tenaga kesehatan dalam kegiatan ini berjumlah 14 orang di hari pertama (termasuk dr Reza) dan di hari kedua hanya 4 orang tenaga kesehatan.

Lebih lanjut, selama Jakarta status pandeminya belum dicabut, tambah dr. Reza, Garda Pemuda Nasdem akan terus mengadakan donor darah konvalesen. “Selama Jakarta masih belum dicabut status pandeminya maka Nasdem DPW DKI Jakarta akan terus melakukan donor darah konvalesen rencananya dalam waktu dekat September atau Oktober,” beber dr. Reza dengan ramah.

Continue Reading

Metro

H.Buhari Dewan Pembina Yayasan Bustanil Firdaus Berharap Keluarga Madura di Perantauan ikut Vaksinasi

Published

on

By

Jakarta – Saat ini Indonesia cakupan vaksinasi telah mencapai 80 persen dari jumlah penduduk Indonesia, tetapi ada juga masyarakat yang belum vaksin karena mereka berpikir apa gunanya vaksin dan mati urusan Tuhan.

H. Buhari sebagai dewan pembina Yayasan Bustanil Firdaus mengatakan banyak warga Madura di perantauan yang belum mengikuti vaksin.
“Banyak warga Madura di perantauan yang belum mengikuti vaksin, maka untuk hal itu diberikan pencerahan dan yang mempunyai gagasan kegiatan ini yaitu H.Kusyadi turut serta mendukung hal ini,” katanya dengan ramah.

Bersama beliau H.Buhari ke Puskesmas untuk minta bantuan vaksin dan tenaga kesehatan, dan hal ini disambut baik. Pukesmas juga tidak terpaut data, pihak kelurahan pondok kelapa, duren sawit juga mensupport.

“Berdasarkan data dari dinas kesehatan DKI jakarta sudah memvaksin mencapai 10,3 juta warganya dan hal ini telah melebihi target, tetapi masih ada sejumlah warga perantauan (migran) yang berdomisili di jakarta tetapi belum mengikuti vaksin tahap satu dan tahap dua. Vaksin yang di gunakan adalah Sinovac dan Phizer.

Memang secara politik paradigma orang Madura perlu pendekatan secara budaya, karakter mereka sukar untuk diatur , karena dalam benak mereka sudah terpatri apa manfaat vaksin dan mati urusan TUHAN, tetapi melalui dirinya Break Down maka berubah,” bebernya.

H.Buhari sebagai pengagas mengatakan bahwa besok ada kegiatan dari mahasiswa keperawatan.

“Besok ada kegiatan dari mahasiswa keperawatan sesuai Tridarma perguruan tinggi dan tidak traksional, pengecekan golongan darah mereka juga mendukung penuh, sedangkan pada hari minggunya ada kegiatan donor darah bagi masyarakat Madura di perantauan dan sekitar dan berdomisili di kelurahan pondok kelapa tidak jauh dari rumah Mat Godam bekerja-sama dengan PMI Jakarta Timur yang kebetulan ketuanya juga orang Madura. Kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain yang tipikalnya sama dengan orang Madura,” tambahnya.Jumat (21/1/2022).

Agar para peserta vaksin semangat maka diberikan sembako, kegiatan ini mulai jam 9.00 WIB hingga 16.00 WIB juga tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

Senada dengan itu, H. Maskur Sebagai Ketua Yayasan Bustanil Firdaus mengatakan bahwa target vaksin adalah vaksin kedua. “Target kami adalah vaksin kedua karena banyak yang telah mengikuti vaksin pertama. Serta agar semangat maka peserta vaksin diberikan sembako,” ujarnya.

Continue Reading

Metro

Dimas Permana Putra S.Kom, SH Terpilih Sebagai Ketua Forum Lintas Ormas Jakarta Selatan Periode 2022-2026

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka pengembangan organisasi, maka diperlukan sruktur baru. Forum Lintas Ormas (FLO), melalui Musda I Jakarta Selatan ini akan terbentuk pengurus yang baru, karena Ketua Jakarta selatan dirangkap oleh ketua DKI Jakarta.

Dimas Permana Putra S.Kom, SH Seusai tepilih secara aklamasi mengatakan menerima amanat dari FLO.

“Saya menerima amanat dari FLO Jakarta Selatan sebagai beban yang berat, ada 50 Ormas yang hadir saaf ini dari 200 Ormas yang ada di Jakarta selatan. Hal ini potensi yang perlu dikembangkan kerja-sama dengan pemerintah dalam hal keamanan, kenyamanan, dan stabilitas wilayah Jakarta Selatan. Sering terjadi gesekan, dengan adanya pengurusan yang baru diharapkan Ormas dapat berharmonisasi, guyub, dan sesuai misi-visi. Semoga dapat berjalan baik semua eleman dapat bersenergi,” ujarnya saat ditemui awak media di Aula Walikota Jakarta Selatan. Sabtu (22/1/2022)

Program pertamanya, sambung Dimas, pembentukan formatur (pengurus).
Program pertama adalah pembentukan formatur (pengurus) dan sekretariat sebab di kantor Walikota tempatnya diambil pihak lain. PR terberatnya adalah mengakomodir 50 Ormas,” tuturnya dengan semangat.

Mengenai Tawuran antar Ormas, Dimas berharap agar dapat dikurangi. “Saya Berharap tawuran antar ormas kedepannya dapat dikurangi atau dihilangkan, sebab bila terjadi gesekan di lapangan antara anggota FLO, maka ketua ketua Ormas yang tergabung di dalam pengurusan FLO untuk berkomonikasi dan cari solusi,” pungkasnya dengan mimik muka serius.

Semantara itu, tawuran antara pelajar FLO Jakarta Selatan akan melakukan pencegahan dengan mengedukasi ke sekolah dan berkerja-sama.

“Tawuran antar pelajar akan dilakukan pencegahan dengan pihak terkait termasuk dengan pihak kepolisian. Bibit-bibit tawuran pelajar yang tidak benar ini akan diperbaiki, tetapi bila susah, jika masuk ormas maka menyebabkan kegaduhan sehingga tidak dapet mengembangkan potensi,” bebernya dengan mimik muka serius.

Continue Reading

Metro

H. Abdul Goni Mendukung Musda I Forum Lintas Ormas Jakarta Selatan

Published

on

By

Jakarta – Meskinpun dihari libur dan guyuran hujan, Musda I Forum Lintas Ormas Jakarta selatan di buka oleh walikota jakarta selatan Mujrin bertempat Aula kantor walikota jakarta selatan.Sabtu (22/1/2022)

Salah seorang pendiri Forum Lintas Ormas Haji Abdul Goni yang juga anggota DPRD. DKI Jakarta dari Partai Gerindra serta pengurus FORKABI (Forum Komunikasi Anak Betawi) mengatakan bahwa FLO ini didirikan 5 tahun yang lalu dengan anggota 7 Ormas dari ratusan ormas.

Saat ini jumlah ormas di jakarta selatan mencapai 200, ada kegiatan musda saat ini hanya 50.orang/ormas sesuai dengan protokol kesehatan, karna masih pandemj covid 19.

Pada waktu itu kapolres jakarta selatan Kombes Pol Gatot Edi yang saat ini menjadi Waka Polri, bersama sama Forum komunikasi pimpinan daerah (FORKOMPINDA). sebab saat itu ormas sering terlibat konplik (liar) namun bisa diredam, ujarnya

Dari sepakat itulah anatara ormas untuk mendirikan Forum Lintas Ormas (FLO) semoga FLO tetap dipertahankan dan tidak dihilangkan. pembinaannya dilakukan oleh pemerintah jakarta selatan dan intasi terkait seperti Polres dan Kodim.

Semoga kegiatan Muada I FLO jakarta Selatan ini ada manfaatnya, FORKOMPIDA harus guyup tambahnya.

Harapanya ormas bukan manusia liar mereka adalah manusia yang wajib pajak makanya harus ada kontribusi dari pemerintas untuk masyarakat, contoh tukang ojek adalah wajib pajak. semoga dengan situasi yang kondusif maka investor akan datang dan mebuka lapangangan kerja yang baru.

Continue Reading

Trending