Connect with us

Metro

Keluarga Daisy Fajarina Ditolak Vaksin Covid-19

Published

on

Jakarta – Saat ini pemerintah sangat gencar mengajak semua lapisan masyarakat agar mau divaksin serta tidak percaya dengan berita hoax yang banyak beredar. Tetapi tidak semua orang dapat divaksin terutama seseorang yang mempunyai penyakit bawaan (komorbid). Hal ini pun dialami oleh Daisy Fajarina bersama keluarganya yang datang untuk mengikuti vaksinasi di Markas Besar Laskar Merah Putih (LMP) Jalan Jatinegara Timur No.61-65, Balimester, Jakarta-Timur, Sabtu, 14/08/2021.

Awak media kali ini berkesempatan untuk mewawancarai Daisy Fajarina yang juga merupakan ibu dari Manohara Odelio Pinot, yang mengatakan mengapa alasan dirinya dan keluarganya tidak dapat divaksin.

“Saya rencananya mau divaksin disini dan membawa juga keluarga ke sini, tetapi karena mereka (keluarganya) mempunyai penyakit bawaan (komorbid) sehingga tidak disarankan untuk memakai vaksin Astrazeneka.

Disini ada juga Sinovac tetapi karena programnya hari ini untuk ibu hamil dan anak usia 12 tahun ke atas. Sebenarnya boleh-boleh saja (memakai vaksin Astrazeneka) tetapi semua itu tergantung kondisi badan dan mereka lebih nyaman dengan Sinovac,” ungkapnya dengan penuh harap.

Lebih lanjut, Daisy Fajarina juga mengatakan harapannya agar pemerintah bisa memperpanjang masa berlaku tes PCR. “Harapan saya agar orang-orang yang sudah divaksin terutama yang bepergian (traveling) agar masa berlaku tes PCR nya tidak terlalu pendek, tetapi seperti dahulu bisa sampai 14 hari tidak seperti saat ini hanya berlaku 2-3 hari saja, hal ini tentu saja sangat memberatkan karena biaya PCR sangat mahal yaitu Rp 1,8 juta sampai 2 juta,” urainya dengan mimik muka serius.

Kegiatan vaksinasi Markas Besar Laskar Merah Putih ini bekerja-sama dengan Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, GL-Pro 08 dll. Setiap peserta yang divaksin kali ini mendapatkan bantuan beras premium 5 kg.

Continue Reading

Metro

Pelantikan Ketua Dan Pengurus IKTASS Jabodetabekban

Published

on

By

Continue Reading

Metro

Maesa Soccer School Gelar Turnamen Piala Wali Kota Jakarta Pusat

Published

on

By

Jakarta – Selama vakum 2 tahun lebih akibat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Sekolah Sepak Bola (SBB) Maesa Soccer School mengadakan turnamen dengan memperebutkan piala Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Budi susastro ketua Pelaksana Turnamen Sepak Bola mengatakan, pagelaran turnamen sepak bola anak dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan olahraga melalui turnamen sepak bola yang pesertanya dari usia dini,” kata Budi Susastro

“Pelaksanaan turnamen digelar 30 Oktober 2022 di lapangan utama Bumi Perkemahan Cibubur.

Budi susastro menjelaskan, turnamen ini digelar guna mencari bibit-bibit unggul pesepakbola usia dini dalam rangka prestasi untuk sekolah di DKI Jakarta.

“Turnamen ini ada empat katagori, mulai usia 9 sampai dengan 12 tahun. Setiap kategori ada 16 tim, sehingga total peserta ada 64 tim,” ungkap Budi Susastro

Budi Susastro berharap, kegiatan turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan dalam membangun anak-anak agar lebih berprestasi.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengapreasi dan merespon positif serta mendukung aktivitas kegiatan turnamen sepak bola yang bertujuan untuk melakukan pembinaan olahraga sepak bola. Serta memberikan ruang kepada para peserta untuk bisa masuk jalur prestasi.

“Kenapa mengajak wali kota untuk ikut mengambil bagian, tujuannya minimal memberikan lisensi bahwa ini layak untuk dijadikan sebagai jalur prestasi, meskipun ada jalur zonasi, ada jalur prestasi. Tapi ini menjadi daya dukung bagi siswa-siswi yang memang memiliki bakat olahraga sepak bola,” ungkapnya

Continue Reading

Metro

M.Mariadi Anwar Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Dalam Rangka Menyerap Aspirasi Masyarakat Reses ke 3 Tahun 2022

Published

on

By

Continue Reading

Trending