Connect with us

TNI / Polri

AKABRI Bratasena 1996 Gelar Vaksinasi Covid -19, Bakti Sosial dan Pemberdayaan UMKM

Published

on

JAKARTA, – Dalam kegiatan rangkaian memperingati pengabdian selama 25 tahun, AKABRI 1996 Bratasena menggelar kegiatan vaksinasi dan bakti sosial untuk masyarakat.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021), sebanyak 10.000 vaksin dan 10.000 paket sembako diberikan untuk masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Kombes Pol Arif Rachman didampingi Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan yang juga alumni AKABRI 1996 mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema “Bratasena 1996 Sinergi, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Kegiatan tersebut merupakan salah satu pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga bakti AKABRI 1996 ini menjadi bentuk pengabdian yang kongkret dari kami kepada bangsa dan negara,” kata Arif yang didampingi perwakilan empat Matra yang terdiri dari TNI AD, AU, AL dan Polri PT Fengtay Indonesia, yang menjadi lokasi vaksinasi dan baksos, Jumat (17/9/2021)

Ia mengatakan, selain vaksinasi dan pembagian sembako, pihaknya juga melakukan dukungan terhadap UMKM di Jawa Barat.
Pihaknya juga merekrut ratusan UMKM untuk masuk dan terdaftar di berbagai market place ternama di Indonesia.

“Selama ini UMKM sulit masuk ke market place. Dalam waktu dua minggu kita merekrut UMKM untuk masuk ke market place. Total ada 350 UMKM di Jawa Barat yang kita fasilitasi dengan aplikasi dan terintegrasi dengan E-Commerce besar di Indonesia, ” terangnya.

Menurutnya, meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi merupakan salah satu program pemerintah.

Oleh karenanya, Bratasena 1996 yang terdiri dari TNI AD, AL, AU, dan Polri turut mendukung program tersebut.

“Ini bentuk kontribusi kami AKABRI 1996, jadi, ekonomi diangkat, kesejahteraan meningkat, otomatis negara akan lebih tumbuh dan lebih tangguh,” katanya.

“UMKM-nya ada beberapa sektor seperti kuliner, pakaian, dan kita angkat sesuai dengan segmentasi yang ada di Jawa Barat, tentunya nanti kita angkat kearifan lokal. Nantinya akan bertambah lagi tidak hanya 350 UMKM saja,” terang Arief. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

LONJAKAN 177 PERSEN PENGUNJUNG ANCOL, KAPOLDA METRO JAYA PASTIKAN PENGAMANAN BERJALAN MAKSIMAL

Published

on

By

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/3/2026). Langkah ini diambil guna merespons lonjakan signifikan jumlah wisatawan pada hari kedua Idul Fitri (Minggu), di mana kawasan pantai ini menjadi magnet utama warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Berdasarkan data hasil pengecekan, kunjungan ke Ancol pada hari Minggu menembus angka 53.824 orang, atau mengalami lonjakan drastis sebesar 177 persen. Menanggapi fenomena ini, Kapolda menginstruksikan penebalan pengamanan di titik-titik rawan kerumunan, seperti area bibir pantai dan pintu masuk utama, guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun potensi kecelakaan air.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Dalam operasi besar ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 6.812 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan Potensi Masyarakat. Selain personel, disiapkan pula 95 pos yang terdiri dari 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan Kapolda merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan pelayanan kepolisian hadir secara nyata. “Bapak Kapolda meninjau Ancol karena prediksinya kawasan ini akan terus ramai. Peninjauan ini untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan prima, pola pengamanan, dan pelayanan telah disiapkan dengan baik agar masyarakat merasa aman,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Selain pengamanan fisik, petugas juga menyiapkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas dan patroli Tim Urai di akses menuju Jakarta Utara. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang masuk maupun keluar area Ancol.

Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa optimalisasi layanan Polri 110 tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat. Dengan pengamanan yang terintegrasi, diharapkan liburan di kawasan pesisir ini dapat berlangsung aman dan tertib bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

DEDIKASI HINGGA AKHIR, ANGGOTA DITLANTAS POLDA METRO JAYA GUGUR USAI TUGAS PENGAMANAN MUDIK

Published

on

By

JAKARTA – Kabar duka mendalam kembali menyelimuti jajaran Polda Metro Jaya. Salah satu personel terbaiknya, Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), meninggal dunia usai menjalankan tugas mulia mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Menurutnya, dedikasi Brigadir Fajar Permana selama Operasi Ketupat 2026 merupakan cerminan nyata dari semangat pengabdian insan Polri yang rela mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan jutaan pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

“Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya, Senin (23/3).

Pihak Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan penghormatan terakhir dan memenuhi seluruh hak-hak almarhum serta memberikan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kejadian ini menjadi atensi serius bagi pimpinan untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel yang masih berjaga di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sebagai langkah preventif, Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk lebih proaktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya tensi tugas operasional selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Brigadir Fajar Permana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Meninggalnya Brigadir Fajar Permana menjadi catatan haru sekaligus pengingat akan beratnya tugas kepolisian di lapangan. Semangat pengabdian almarhum akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh rekan sejawat di jajaran Polda Metro Jaya untuk tetap tulus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski nyawa menjadi taruhannya.

Continue Reading

TNI / Polri

TEMUKAN WARGA KECELAKAAN SAAT PATROLI OPS KETUPAT: KAPOLRES METRO BEKASI EVAKUASI KORBAN LAKA LANTAS KE RSUD

Published

on

By

BEKASI – Sisi humanis dan respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Metro Bekasi di tengah padatnya aktivitas pengamanan arus mudik dan libur Lebaran. Saat sedang memimpin patroli kewilayahan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026, Kapolres Metro Bekasi secara spontan menghentikan iring-iringan kendaraan dinasnya demi menyelamatkan seorang warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, Senin (23/3/2026) sore.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Cibirung, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.42 WIB. Kapolres yang saat itu tengah menyisir jalur protokol melihat adanya warga yang tergeletak di aspal pasca kecelakaan. Tanpa ragu, sosok pimpinan perempuan di Polres Metro Bekasi ini langsung turun dari kendaraannya untuk memastikan kondisi korban dan memberikan instruksi evakuasi segera.

Kasidokkes Polres Metro Bekasi, Pembina dr. Fanny Sari, melaporkan bahwa tim medis kepolisian (Sidokkes) yang ikut dalam rombongan patroli langsung melakukan tindakan darurat di lokasi di bawah pengawasan langsung Kapolres. Tim yang terdiri dari dr. Resmi Suci, Brigadir Imam Abridin, dan TKK Windita Prastika sigap memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya mengevakuasi korban menuju RSUD Kabupaten Bekasi.

“Ibu Kapolres saat memimpin patroli menemukan adanya masyarakat yang jatuh akibat kecelakaan. Beliau langsung berhenti dan memeriksa kondisi korban secara personal, kemudian memerintahkan tim Dokkes untuk segera melakukan evakuasi medis ke RSUD guna mendapatkan perawatan intensif,” ujar dr. Fanny Sari dalam keterangannya.

Berdasarkan pemeriksaan medis di RSUD Kabupaten Bekasi, korban diketahui mengalami beberapa luka, di antaranya luka robek (Vulnus Laceratum) di bagian dahi sepanjang 5×2 cm serta adanya nyeri tekan dan krepitasi pada bagian bahu kiri. Tim medis telah memberikan tindakan berupa penjahitan pada luka dahi serta pemberian terapi injeksi dan infus.

Korban saat ini telah menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi untuk observasi lebih lanjut. Rencana tindak lanjut medis meliputi CT Scan kepala serta rontgen pada bagian shoulder dan thorax guna memastikan tidak ada cedera internal yang membahayakan jiwa. Kondisi umum korban saat ini dilaporkan stabil dengan kesadaran penuh.

Aksi sigap Kapolres Metro Bekasi ini mendapat apresiasi dari warga yang berada di lokasi kejadian. Hal ini membuktikan bahwa di balik ketegasan memimpin pengamanan wilayah, Polri tetap mengedepankan sisi empati dan kemanusiaan, memastikan setiap warga negara mendapatkan perlindungan dan pertolongan tercepat saat berada dalam kondisi darurat di jalan raya.

Continue Reading

Trending