Connect with us

TNI / Polri

Sat Resnarkoba Polres Jakpus Ungkap 11 kg sabu

Published

on

Jakarta – Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat melakukan Konferensi Pers terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 11 kg bertempat di aula lantai 3 Polres JakPus pada Jum’at (28/01/22).

Aparat kepolisian mendapat informasi dari masyarakat mengenai peredaran gelap narkotika jenis sabu di daerah Beji Depok , Jawa Barat. Melihat hal itu Sat Resnarkoba Polres Metro JakPus respontif dan segera melakukan penyelidikan. Polisi berhasil menangkap ke 4 tersangka berinisial F, RM, CLU, dan AP yang merupakan pelaku jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di Beji Depok, Jawa Barat dan Pancoran Jakarta Selatan.

Sebelumnya, polisi menangkap CLU dan AP terlebih dahulu pada Sabtu (15/01/22) di Beji Depok, Jawa Barat. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut kepada kedua tersangka. Keesokan harinya, polisi menangkap kaki tangan CLU yaitu RM dan F di wilayah Pancoran Jakarta Selatan pada Minggu (16/01/22).

Kabid Humas Polres Metro Jakarta Pusat, KBP. Endra Zulpan, S.I.K, M.Si. menerangkan jumlah barang bukti yang diamankan.

“Barang bukti yang diamankan total bruto 11,3 kg kemudian 1 (satu) buah tas hitam, beberapa handphone, 1 (satu) unit mobil Avanza dengan nopol (nomor polisi) B 1086 RSR warna putih, 3 (tiga) buah timbangan elektrik yang diduga akan digunakan untuk mengemas narkotika jenis sabu di dalam bentuk atau satuan yang lebih kecil guna diedarkan,” ucap ZulPan.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir KBP. Endra Zulpan, S.I.K, M.Si. selaku Kabid Humas, AKBP. Setyo K. Heriyatno S.H, S.I.K, M.H selaku Wakapolres Metro Jakarta Pusat, dan Kompol Indrawienny Panjiyoga, S.H., S.I.K. selaku Kasat Narkoba.

Atas kasus ini pasal yang kita kenakan adalah pasal 114 sub, pasal 112 yang ancamannya hukuman mati atau seumur hidup atau paling ringan 6 tahun sampai 20 tahun.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad Hadiri Pembukaan Latma Super Garuda Shield 2022

Published

on

By

JAKARTA, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto menghadiri pembukaan Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield-16/2022 yang diikuti oleh 13 negara bertempat di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad) Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (3/8/2022).

Latihan bersama yang melibatkan Angkatan Darat Indonesia dengan Amerika Serikat ini merupakan latihan terbesar sejak diselenggarakannya latihan Garuda Shield pertama kali pada tahun 2009 yang lalu, dengan melibatkan sekitar 4.000 prajurit.

Sejumlah negara yang turut berpartisipasi langsung dalam latihan tahun ini yaitu Australia, Jepang, dan Singapura. Selain itu bertindak sebagai pengamat dari Kanada, Prancis, India, Malaysia, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor Leste, dan Inggris.

Latma kali ini diselenggarakan berbeda dari tahun sebelumnya yaitu dengan melibatkan 13 negara dan dari TNI melibatkan tiga matra yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Sekitar 2.000 prajurit TNI AD terlibat dalam latihan dengan materi matra darat antara lain gladi posko, latihan menembak senjata bantuan, latihan evakuasi medis, latihan demolisi, latihan terintegrasi, operasi khusus, operasi serangan dan operasi linud/Garuda Airborne.

Menurut Wakasad latihan Super Garuda Shield 2022 khususnya matra darat dilaksanakan di dua wilayah yaitu Baturaja dan Amborawang dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan kerjasama Angkatan Darat antar negara peserta latihan.

“Melalui latihan bersama ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD di bidang olah yudha, pembaharuan doktrin pertempuran, ilmu pengetahuan dan teknologi militer” ungkap Letjen Agus Subiyanto usai menyaksikan dan menyematkan wing Garuda Airborne di dropzone penerjunan Puslatpur.

Latma Super Garuda Shield-16/2022 dibuka oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Komandan USARPAC Jenderal Charles A. Flynn dan Latihan digelar mulai tanggal 3 hingga 14 Agustus 2022 di tiga lokasi berbeda yaitu Puslatpur Kodiklat TNI AD Baturaja, Amborawang, dan Pulau Batam. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Dirlantas Polda Metro Jaya Usulkan Citayam Fashion Week Diadakan Saat Car Free Day

Published

on

By

JAKARTA – ‘Citayem Fashion Week’ di zebra cross Dukuh Atas, Jakarta Pusat, kian jadi sorotan. Kegiatan yang awalnya dilakukan anak muda dari daerah Citayam, Bojonggede, Depok, atau kerap disebut ‘SCBD’, kini makin banyak digandrungi anak muda lainnya bahkan sejumlah publik figur ikut catwalk di zebra cross Dukuh Atas.

Kerumunan warga di area ‘Citayam Fashion Week’ membuat kemacetan. Agar hal ini tak terulang, polisi menyarankan supaya ‘Citayam Fashion Week’ digelar saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day saja.

“Tentunya semua itu penggunaan jalan kan ada ketentuannya. Dalam artian aktivitas masyarakat boleh menggunakan jalan selama tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Kita tidak akan mematikan kreativitas dari masyarakat selama tidak ganggu kami akan lakukan penjagaan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/7/2022).

Latif mengusulkan kegiatan ‘Citayam Fashion Week’ dipindahkan pada saat momen car free day (CFD). Dia menyebut kegiatan itu dipastikan tidak akan mengganggu pengguna jalan lainnya jika dilakukan saat CFD.

“Misalnya itu dilakukan pada hari car free day berarti kan nggak ada kendaraan yang melintas. Apalagi di Jakarta aktivitas masyarakat cukup tinggi, maka kegiatan itu akan dihentikan demi ketertiban umum,” terang Latif.

Latif mengatakan pihaknya tidak membatasi kreativitas anak muda. Asalkan saja, kegiatan itu tidak mengganggu kepentingan pengguna jalan lainnya.

“Kalau tidak mengganggu lalu lintas silakan aja, pada saat CFD silakan. Tapi kalau itu aktivitas masyarakat sedang padat dan zebra cross digunakan itu tidak benar. Makanya perlu kita tertibkan atau alihkan ke tempat lain,” tandas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman.

Continue Reading

TNI / Polri

Dirlantas PMJ Usulkan Jam Kerja Kantor Diatur untuk Atasi Kemacetan Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Dirlantas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Latif Usman) memberi usulan pengaturan jam kerja perkantoran di DKI Jakarta sebagai solusi dalam mengatasi kepadatan kendaraan di jalanan saat jam-jam sibuk.

“Seluruh kegiatan masyarakat dimulai rata-rata jam 7, jam 8, jam 9. Jadi mereka akan berangkat bersama-sama dari rumah dengan waktu yang bersamaan sehingga pada saat disini akan ketemu jam yang sama,” ujarnya. Jumat (22/7/2022)

Pihaknya telah melakukan kajian untuk mengurai kepadatan kendaraan di DKI Jakarta yang akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Kita koordinasikan dengan instansi terkait mudah-mudahan ini bisa mengurangi kepadatan di jam 6 sampai jam 9 saja. Tapi pergerakan kendaraan menyebar dan tetap terjadi kelancaran,” tambahnya.

Ia mencontohkan, misalnya karyawan masuk pada jam 7 maka waktu pulang jam 14.00 WIB. Pun demikian jika karyawan masuk kantor pada jam 8 pulang maka pulang pada jam 3. Jadi tidak pulang secara bersamaan.

“Pulangnya juga demikian kan mereka ada ketentuan 8 jam kerja. Nah sehingga mereka pun pulang tidak bersama-sama. Sekarang kan mulai jam 16.00 WIB samapai 20.00 WIB ini kan terjadi kepadatan yang luar biasa,” tuturnya.

Ia juga menyebut penumpukan kendaraan terlihat di sejumlah titik, seperti tiga titik tol pintu masuk ke Jakarta, dari Cikampek, Jagorawi, Merak-Tangerang ke Jakarta. Kemudian di jalan arteri, seperti Kalimalang, Cakung, Bogor, Depok, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lenteng Agung, dan Daan Mogot.

Continue Reading

Trending