Connect with us

Metro

Kasad Silaturahim Ke Ponpes Anwarut Taufik dan Darullughah Wadda’wah

Published

on

Malang, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dalam rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Kodam V/Brawijaya melakukan Silaturahmi ke beberapa pondok pesantren, dalam kunjungannya Kasad disambut pimpinan Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang dan Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Kamis (3/2/2022).

Sebagai bentuk kedekatan hubungan emosional dengan para tokoh agama, Kasad berkesempatan silaturahmi ke Ponpes Anwarut Taufik Malang yang disambut langsung oleh Habib Jamal sebagai Ketua Al-Wafa’ Bi’ahdillah Yaman se-Indonesia.

Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, memiliki santri yang banyak dan tidak hanya berasal dari wilayah Indonesia namun banyak juga santri dari berbagai negara tetangga.

Habib Achmad Jamal Bin Toha Ba’agil sebagai pimpinan Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, menyampaikan terima kasih atas bentuk silaturahmi ulama dan umaro yang masing-masing memiliki tugas berbeda namun bertujuan sama untuk kemakmuran bangsa.

Habib Jamal menyampaikan, “Hubungan umaro dan ulama digambarkan bahwa untuk urusan keamanan negara, TNI yang memberi masukkan kepada ulama dan sebaliknya untuk masalah akhidah Ulama yang memberi masukkan kepada TNI. Hubungan keduanya tidak dapat terpisahkan untuk kesejahteraan umat” tegasnya.

Pada kesempatan silaturahmi di Pasuruan, Kasad disambut dengan tari Saman dari para santri. Suasana kekeluargaan dan sambutan yang hangat dari Habib Zen sebagai pimpinan Yayasan Ponpes Darullughah Wadda’wah Pasuruan turut mewarnai kunjungan silaturahim.

Habib Zen bin Hasan Baharun dikenal sebagai ulama yang cukup dekat dengan semua kalangan. Konsep pengelolaan Ponpes beliau adalah “Ponpes ini bukan milik saya ataupun keluarga saya, tapi ponpes ini milik seluruh umat Rosulullah” tegas beliau. Pondok ini juga mengedepankan keragaman Indonesia dengan mengangkat berbagai keragaman budaya daerah.

Ponpes Darullughah Wadda’wah Pasuruan ini memiliki sekitar 15 ribu santriwan dan santriwati dari seluruh wilayah. Pondok ini terdiri dari 4 pondok putra dan 2 pondok putri dengan area yang cukup luas di wilayah Raci dan Rembang Pasuruan. Profil sebagai pondok modern sangat terlihat dari bangunan fasilitas pondok.

Ketua Pasca Sarjana IAI DALWA, Dr. Al-Habib Zainal Abidin Bilfaqih, sebagai pengurus pondok menyambut dengan senang hati dan gembira atas kunjungan silaturahmi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman beserta rombongan, semoga dengan silaturahmi ini dapat mempererat hungungan TNI AD dengan pesantren sehingga dapat sama-sama berperan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Dalam silaturahmi hangat tersebut, Kasad juga ingin mendengar langsung apa yang menjadi kesulitan para santri serta masyarakat sekitar.

Kasad juga berpesan agar dari pondok pesantren dapat ikut aktif dalam upaya memperkuat kerukunan di masyarakat. Selain itu, pondok pesantren diharapkan juga dapat memberikan andil dalam mengatasi kesulitan masyarakat sekeliling dengan menggandeng aparat TNI di wilayah sebagai bentuk sumbangan positif dalam membangun persatuan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Kasad juga menekankan rencana bahwa TNI AD membuka kesempatan bagi para santri dan santriwati untuk mendaftar dan bergabung menjadi Prajurit TNI AD melalui jalur penerimaan prajurit baik calon Bintara maupun Tamtama khusus santri dan lintas agama, bagi yang Hafiz Al-Quran.

Selain itu Kasad juga menyampaikan berita gembira bahwa TNI AD akan menggelar turnamen Liga Santri Piala Kasad tahun 2022, yang akan diikuti oleh pesantren di seluruh Indonesia secara profesional di venue lapangan TNI AD dan pesantren yang standar.

Silaturahmi Kasad kepada alim ulama dan pondok pesantren ini diakhiri dengan photo bersama. (Dispenad )

Continue Reading

Metro

JALAN RUSAK BELUM ADA PERBAIKAN DI TAMBAH POTENSI HUJAN DERAS SISA MATRIAL TERLIHAT MEMADATI AREA JALAN

Published

on

By

Kulon Progo ,27/2/2026 – Karya Post,
Ada tetembangan jawa begini sopo-sopo sing liwat mesti sambate dalan koyo ampyang aspalan kari brangkale mongko kono kene legok ilang aspale begitu disampaikan oleh Riyanto SH terkait kondisi jalan di wilayah dusun banaran lor, kelurahan banguncipto, kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo,Yogyakarta.

Riyanto SH Sekertaris DPC IP-KI Ikatan Pendukung kemerdekan Indonesia kabupaten kulon Progo menyampaikan keluhan warga terkait akses tersebut jika tidak ada potensi hujan kering gronjal – gronjal ujarnya karena aspalnya hilang tinggal batu koral yg tergerus air hujan, kemudian pada saat hujan lebat drainase pindah ke tengah jalan sampai menggenang dan air hujan mengalir begitu deras membawa sisa material split maupun tetelan aspal.

Mohon kiranya Dinas PU Kabupaten kulon Progo maupun anggota DPRD Kulon Progo berkenan kiranya memikirkan perbaikan jalan tersebut agar kembali normal untuk  kepentingan akses transportasi bagi masyarakat sekitarnya.

Riyanto SH menyampaikan sekitar 26 tahun yg lalu jalan tersebut setelah di aspal naik kelas menjadi jalan kabupaten, tetapi sekarang kurang lebih 3 tahun sudah rusak dan belum di perbaiki kemudian turun kelas jadi jalan lingkungan, sungguh berat masyarakat untuk memperbaiki secara swadaya gotong royong andai dulu sebelum rusak parah sudah di turunkan kelas mungkin masyarakat mampu gotong royong untuk perbaikan tapi sekarang kondisinya sudah rusak parah dan baru di turunkan kelas.

Riyanto SH menjelaskan bahwa jalan tersebut juga menghubungkan ke makam Ki Sorogeni yg oleh masyarakat sekitar di keramatkan dan setiap bulan tertentu diadakan upacara adat saparan oleh masyarakat banaran lor maka Riyanto SH menyampaikan harapannya supaya jalan yang rusak tersebut segera mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah khususnya dinas terkait yaitu PU kabupaten kulon Progo,begitu aspirasinya mewakili warga masyarakat disampaikan kepada awak media di lapangan.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

M Zepriansyah Komandan Koordinator Pusat Brigade Pelajar Islam Indonesia (Korpus Brigade PII), M Zepriansy : Desak Kejaksaan Agung Republik Indonesia Untuk Bertindak Tegas,Transparan, dan Tanpa Kompromi Tuntaskan Persoalan

Published

on

By

Jakarta – 26/2/2026 -Kasus dugaan praktik mafia minyak yang kembali mencuat di Indonesia menjadi perhatian serius berbagai kalangan, termasuk organisasi pelajar. Komandan Koordinator Pusat Brigade Pelajar Islam Indonesia (Korpus Brigade PII), M Zepriansyah mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk bertindak tegas, transparan, dan tanpa kompromi dalam menuntaskan persoalan tersebut.

Menurutnya, praktik mafia minyak bukan sekadar persoalan hukum atau ekonomi, melainkan persoalan keadilan sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas, termasuk pelajar.

“Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar praktik mafia minyak tidak terus merugikan negara dan rakyat. Kami mendesak Kejagung mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tegas Komandan Koordinator Pusat Brigade PII, M Zepriansyah dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Pelajar

Brigade PII menilai praktik mafia minyak berkontribusi pada ketidakstabilan harga energi yang berujung pada meningkatnya biaya hidup masyarakat. Kondisi ini secara langsung memengaruhi pelajar dan dunia pendidikan.

Beberapa dampak nyata yang disoroti antara lain:

Kenaikan biaya transportasi
Banyak pelajar bergantung pada transportasi umum atau kendaraan pribadi untuk bersekolah. Ketika harga energi terdampak praktik mafia, biaya mobilitas pelajar ikut meningkat.

Tekanan ekonomi keluarga
Ketika pengeluaran rumah tangga meningkat akibat mahalnya energi, alokasi dana pendidikan bisa terpengaruh. Hal ini berpotensi menurunkan akses dan kualitas pendidikan bagi sebagian pelajar.

Ketidakstabilan sosial dan moral
Praktik mafia yang tidak ditindak tegas dapat menumbuhkan ketidakpercayaan generasi muda terhadap sistem hukum dan keadilan di Indonesia .

Ancaman terhadap masa depan generasi muda
Jika praktik korupsi dan mafia ekonomi terus terjadi, pelajar sebagai generasi penerus bangsa akan mewarisi sistem yang tidak sehat secara struktural.

Brigade PII menegaskan bahwa pemberantasan mafia minyak bukan hanya kewajiban aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab moral untuk melindungi masa depan generasi muda.

“Kami percaya penegakan hukum yang tegas bukan hanya menyelamatkan ekonomi negara, tetapi juga menjaga harapan pelajar terhadap keadilan dan masa depan bangsa,” lanjut Komandan Zepri.

Brigade PII menyatakan akan terus mengawal proses penanganan kasus ini serta mendorong kesadaran publik, khususnya di kalangan pelajar, agar berperan aktif dalam mengawasi praktik-praktik yang merugikan negara.

Continue Reading

Metro

Pranatacara Artis Indonesia Gelar Acara Tahunan Iftar PARINDO 2026 Ramadhan 1447H Tema “Charity & Solidarity”

Published

on

By

Jakarta – Pranatacara Artis Indonesia (PARINDO) kembali menggelar acara tahunan Iftar PARINDO 2026 Ramadhan 1447H dengan tema “Charity & Solidarity” di Gedung Nyi Ageng Serang.Kamis (26/02/26)

Memasuki tahun ke-9 pelaksanaannya, acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen sosial organisasi yang menaungi para pranatacara dan artis Indonesia.

Ketua Umum PARINDO, Boy san bersama jajaran pengurus termasuk Priscilia selaku fashion designer dan mitra kolaboratif PARINDO, menghadirkan konsep acara yang meriah, elegan, dan sarat makna. Tahun ini, sebanyak 52 anak yatim turut diundang untuk menerima santunan sebagai bagian dari program charity PARINDO.

“Acara ini sudah menjadi prioritas tahunan kami. Setiap tahun harus ada Iftar PARINDO. Ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi ruang kolaborasi seluruh insan entertainment,” ujar Boysan.

Kolaborasi Entertainment & Fashion

Iftar PARINDO 2026 dikemas dengan konsep black and gold, warna yang melambangkan kekuatan dan kejayaan. Priscilia menghadirkan fashion show spesial dengan koleksi kaftan eksklusif yang memukau para tamu undangan.

“Black and gold melambangkan kekuatan dan harapan agar PARINDO terus berjaya, bukan hanya hari ini, tetapi hingga puluhan tahun ke depan,” ungkap Priscilia.

Sebagai organisasi yang menaungi pembawa acara artis, PARINDO dikenal aktif berkolaborasi dengan berbagai vendor, event organizer, production house, hingga pelaku industri kreatif lainnya. Boysan yang juga dikenal sebagai owner event organizer berpengalaman menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci keberhasilan acara.

Lahirkan Talenta MC, Presenter hingga Artis

Selama 9 tahun perjalanan, PARINDO tidak hanya mempererat solidaritas internal, tetapi juga menjadi ruang lahirnya banyak talenta. Sejumlah anggota PARINDO kini berkiprah sebagai MC televisi, presenter, news anchor, hingga pemain sinetron.

“Banyak yang awalnya biasa saja, kini menjadi luar biasa. Itu kebanggaan kami. Solidaritas di PARINDO seperti keluarga,” tambah Boy san.

Komitmen Sosial yang Konsisten

Selain peningkatan kualitas SDM dan jejaring profesional, PARINDO konsisten menjalankan program sosial, mulai dari santunan anak yatim, berbagi di bulan Ramadhan, hingga kegiatan sosial lain yang kerap dilakukan tanpa publikasi besar.

“Kami punya visi solidaritas yang nyata. Bukan hanya untuk profesional artis, tetapi juga untuk masyarakat,” jelasnya.

Dengan semangat Charity & Solidarity, PARINDO optimistis terus berkembang, memperluas kolaborasi, dan menjaga eksistensi sebagai organisasi pranatacara artis yang kreatif, inovatif, dan berdampak sosial.

Continue Reading

Trending