Connect with us

nasional

IPU Diharapkan Bisa Wujudkan Parlemen Hijau Berbasis Kesetaraan Gender

Published

on

Nusa Dua, 20 Maret 2022 – Forum of Women Parliamentarians menjadi agenda pertama rangkaian acara The 144 th Inter Parliamentary Union (IPU) Assembly atau Sidang Umum IPU ke-144 yang dibuka pada Minggu (20/3) petang.

Dalam sambutannya ketika membuka forum bagi para anggota parlemen perempuan itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai tantangan dalam mencapai kesetaraan gender.

Pandemi COVID-19, konflik geopolitik, juga ancaman perubahan iklim. Perempuan, menurutnya, merupakan pihak yang acap terkena dampak paling besar dari berbagai tantangan tersebut. “iPU harus ada di garda depan dalam perjuangan mewujudkan kesetaraan,” katanya.

Pernyataan Puan itu tentu amat beralasan karena parlemen memiliki otoritas pengambilan keputusan serta pembuatan regulasi yang dapat mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah di negaranya masing-masing. Parlemen, menurut Puan, amat bisa terlibat dalam upaya pengarusutamaan gender melalui regulasi-regulasi yang dihasilkannya.

Dalam sambutannya, Puan menceritakan pencapaian perempuan Indonesia serta upaya yang tengah dilakukan untuk mendukung terwujudnya kesetaraan gender dalam kehidupan berbangsa.

“Indonesia pernah memiliki Presiden perempuan, menteri koordinator perempuan, banyak menteri dan anggota parlemen perempuan. Saya hadir di sini pun, dalam kapasitas saya sebagai ketua parlemen pertama,” katanya.

Menurut Puan, keterlibatan perempuan dalam parlemen merupakan langkah strategis yang dapat dipilih dan diambil untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui proses legislasi.

Di hadapan lebih dari dua ratus perempuan parlemen dari 133 negara yang hadir dalam Forum of Women Parliamentarians, Puan menyampaikan pula kabar tetang Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) yang tengah diperjuangkan oleh DPR untuk dapat menjadi Undang-undang dan komitmen DPR RI untuk memberi perlindungan bagi korban kekerasan seksual yang kerap kali terdiri atas perempuan dan anak-anak.

Puan mengatakan, jejak peran perempuan sejatinya dapat dilihat dalam banyak permasalahan global yang tengah dihadapi bersama oleh banyak negara di dunia.

“Peran dalam penanganan perubahan iklim, dalam penanganan konflik dan dalam upaya mewujudkan perdamaian di wilayah konflik. juga dapat menjadi agen perubahan dalam kondisi-kondisi sulit lain, seperti dalam penyelesaian konflik. Puan mengatakan, dalam konfilk, perempuan dan anak-anak kerap menjadi korban. Maka, mengambil peran dalam upaya perdamaian adalah sebuah hal yang perlu pula dilakukan oleh para perempuan yang ada dalam parlemen.

Hal senada disampaikan pula oleh Presiden IPU Duarte Pacheco. Pria asal Portugal ini menyitir sebuat studio yang mengatakan bahwa negosiasi damai sebuah konflik geopolitik biasanya lebih mudah dicapai bila ada perempuan yang terlibat sebagai juru damai. “Perempuan memiliki kapasitas sebagai pendorong rekonsiliasi dan perjanjian damai yang melibatkan perempuan biasanya dapat berlaku lebih panjang,” katanya.

Continue Reading

nasional

Pengurus Pusat KNPI Adakan Silaturahmi Kebangsaan Indonesia Dengan Tema “Merajut Kebangsaan Menuju Pemuda Satu Indonesia Maju”

Published

on

By

Jakarta, 17 Mei 2022 – Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mengadakan Silaturahmi Kebangsaan Indonesia dengan tema “Merajut Kebangsaan Menuju Pemuda Satu Indonesia Maju” yang dibarengin juga dengan santunan anak-anak yatim di Gedung Kantor DPP KNPI, Rasuna Said Jakarta pada hari Selasa, 17 Mei 2022.

DPP KNPI yang diketuai Muhammad Ryano Panjaitan memberikan kata sambutan dalam Silaturahmi Kebangsaan Indonesia dihadapan 140 OKP maupun tamu undangan yang hadir bahwa : “Saya ucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara. Kita punya rumah pemuda disini DPP KNPI. Pemuda kita tidak kalah kualitasnya dengan pemuda di luar negeri.

Saya mengajak dan menghimbau marilah jangan kita hanya melihat dari sisi politik kekuasaan. Mari kita sama-sama menyongsong masa depan dengan politik kesejahteraan, karena kekuasaan itu sejatinya adalah amanah.

Sebelum amanah itu kita terima, mari kita berfikir sehahtera. Karena sekarang itu perangnya ekonomi. Mari kita bangkitkan pemuda-pemuda kita, bonus demografi kita 70 % penduduk Indonesia itu dibawah 45 tahun. Tapi disayangkan entrepreneur yang ada di Indonesia baru 1,65% dari kalangan milenialis.

Dan jangan lupa apa yang bangsa kita hadapi saat ini banyak problematika mulai dari distraction, shifting, semua dari konvensional manual sudah shifting ker modern digital.

Mari kita persiapkan diri untuk hal-hal tersebut kedepan. Kalau kita mau jujur ke diri kita sendiri positioning kita itu dimana Indonesia. Apakah kita creater, inisiator, didalam shifting ini, apakah kita eksekutor atau kita masih diranah consumer Surga konsumen atau cuma beneficiary atau pengguna.

Dan lebih jauh lagi banyak juga adek-adek kita menjadi korban atas dunia digital sekarang ini. Berapa banyak yang akhirnya terganggu jiwanya karena main game, terkena penipuan hanya dikarenakan flexing. Hal – hal inilah yang akan kita usung dan kongkritkan kedepan dengan wadah KNPI. Kita kembalikan KNPI kepada trahnya sebagai wadah berhimpun rumah besar dari OKP Kepemudaan tingkat nasional itu harapan terbesar saya.

Di Pasar bebas kita bisa bertransaksi dengan siapapun tanpa ada halangan. Kita positioningnya dimana, karena UMKM begitu dahsyat menyerap tenaga kerja 96% – 97% diserap oleh UMKM baru sekitar 15 juta yang shifting kedalam dunia digital selebihnya belum. Program seperti inilah yang kita masifkan kedepan.

Bayangkan kalau kita punya 514 Kabupaten/Kota kita bisa dapatkan sumber daya datanya saja dulu, kita bikinkan platform tersebut kita bentuk disitu apakah bentuknya koperasi, warung desa dan terjadi transaksi disitu luar biasa. Bahkan kita bisa mandiri dan menarik investor. Kita harus persiapkan pemuda untuk menyongsong Indonesia Emas kedepan.

Perlunya program anti buta investasi sehingga tidak tergiur lagi investasi bodong dan tidak terjebak dalam pusaran karena tidak mengerti apa yang dilakukan.

Dimasa ini ada dunia maya yang lebih advance yaitu metaverse, yaitu membangun dunia yang tidak lagi mempertemukan kita secara fisik, dan sedang dikembangkan teknologi dunia maya metaverse menggunakan shoes atau baju. Dia akan merasakan secara real kalau kita bersalaman di dunia metaverse tersebut. Kita dimana positioningnya.

Saya menghimbau dan mengajak untuk sebuah kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat agama masing – masing untuk menyongsong Indonesia emas 2045”, tutupnya

Continue Reading

nasional

Warga Binaan Rutan Cipinang Kanwil Kumham DKI Jakarta Terima Remisi Hari Raya Waisak Tahun 2022

Published

on

By

Jakarta, – Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Cipinang Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta mendapatkan remisi khusus Hari Raya Waisak Tahun 2022.

Remisi Khusus ialah pengurangan masa tahanan yang diberikan pada hari besar keagamaan yang dianut oleh Narapidana dengan ketentuan jika suatu agama mempunyai lebih dari satu hari besar keagamaan dalam setahun, maka yang dipilih adalah hari besar yang paling dimuliakan oleh penganut agama yang bersangkutan. Dalam hal ini, Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2022 diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan yang beragama Buddha.

Pemberian Remisi Khusus Waisak Tahun 2022 yang di selenggarakan di Vihara Rutan Kelas I Cipinang ini diberikan secara simbolis oleh Kepala Rutan Cipinang, Jaya Saragih kepada 15 (lima belas) orang warga binaan. Senin (16/5/2022)

Warga Binaan yang menerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2022 ini telah memenuhi syarat administratif dan berkelakuan baik selama menjalani pembinaan.

Ka Rutan, pada sambutannya mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak Tahun 2022 dan menyampaikan agar umat Buddha yang ada di Rutan Cipinang dapat memahami makna hidup yang sesungguhnya sebagaimana yang telah diajarkan oleh Sidharta Budha Gautama dan menjadikan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2022 sebagai refleksi diri.

Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak Tahun 2022 bagi saudara yang merayakannya, saya berharap agar umat Buddha di Rutan Cipinang dapat memahami makna hidup yang sesungguhnya sebagaimana diajarkan oleh Sidharta Buddha Gautama dan jadikan momen Hari Raya Waisak ini sebagai refleksi diri. Semoga Tuhan YME merestui dan memberikan kesehatan untuk kita semua”, Tutur Jaya Saragih.

Apresiasi juga diberikan kepada jajaran Seksi Pelayanan Tahanan yang hingga saat ini berkinerja sangat baik walaupun dengan jumlah pegawai yang terbatas.

Dengan jumlah pegawai yang dapat dikatakan kurang, namun jajaran Seksi Pelayanan Tahanan tetap berkinerja dengan sangat baik untuk tetap memperjuangkan hak-hak warga binaan dalam hal ini pemberian remisi. Saya Apresiasi itu”, Tutup Ka Rutan.

Continue Reading

nasional

Karutan Jakarta Pusat Serahkan Remisi Waisak kepada Warga Binaan Beragama Budha

Published

on

By

Jakarta – Dengan Tema Nasional Perayaan Hari Raya Waisak yakni “Jalan Kebijaksanaan Menuju Kebahagiaan Sejati”, Warga Binaan yang Beragama Budha beribadah di Wihara Rutan Jakarta Pusat. Meskipun sedang menjalani masa pidana di Rutan, warga binaan yang merayakan tetap bisa beribadah pada Hari Raya Waisak dengan khidmat dan penuh sukacita.

Selesai mereka beribadah, Karutan beserta jajaran menyerahkan remisi kepada warga binaan beragama Budha sebanyak 18 orang. Pemberian Remisi ini berdasarkan pada Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan.Senin (16/5/2022)

Pemberian remisi ini merupakan hak bagi warga binaan untuk mendapatkan pengurangan masa pidananya dengan catatan telah memenuhi syarat substantif dan administratif. Pada Penyerahan Remisi Waisak Tahun 2022 ini juga dihadiri langsung oleh pejabat struktural yang lainnya.

“Dari 39 Narapidana yang beragama Budha, sebanyak 18 orang yang telah memenuhi syarat dan mendapatkan remisi. Semoga dengan remisi waisak ini, warga binaan tetap berperilaku baik dan membantu mengurangi masa pidananya”, pungkas Gaffar Kasubsi Adper Rutan Jakpus.

Warga Binaan yang belum mendapatkan remisi, nantinya akan disusulkan pengusulan remisinya setelah memenuhi syarat administratif dan substantif. Karutan menegaskan bahwa remisi adalah hak bagi warga binaan, maka petugas diharapkan segera membantu untuk melengkapi persyaratan dalam mendapatkan remisi bagi warga binaan yang belum mendapatkanya.

Karutan dalam sambutannya juga mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Budha di Indonesia dan khususnya Warga Binaan Rutan Jakarta Pusat yang merayakan.

“Selamat Hari Raya Waisak bagi seluruh Umat Budha di Indonesia dan khususnya Warga Binaan kami yang bergama Budha. Saya berpesan bagi yang sudah mendapatkan remisi waisak semoga dapat menambah semangat dan motivasi dalam menjalankan rutinitasnya di Rutan”, pungkas Fonika Karutan Jakpus.

Pelaksanaan Hari Raya Waisak dan Penyerahan Remisi Waisak berjalan dengan, hikmat, tertib dan lancar dengan prokes yang ketat sesuai himbuan dan anjuran pemerintah.

Continue Reading

Trending