Connect with us

Metro

Kawasan Jalan Karet Pasar Baru Barat I Diberlakukan Sistem Satu Arah

Published

on

Jakarta – Satu bulan sudah semenjak tanggal 9 Februari 2023, ruas Jalan Karet Pasar Baru Barat I kawasan Karet Tengsin Jakarta Pusat diberlakukan sistem satu arah (SSA) dari Jalan Raya Bendungan Hilir membelah menuju Jalan Raya KH Mas Mansyur, melintasi wilayah RW 07 dan RW 06. Perubahan arus lalulintas ini dilakukan hasil musyawarah antar warga RW 06 dan 07untuk mengurai kepadatan dikawasan tersebut, terutama pada saat jam berangkat kerja maupun pulang kerja.

Hal ini diungkapkan oleh Zulharman ketua RW 06 disela-sela kesibukannya di sekretariat Pos RW pada hari Senin (6/3) menurutnya kebijakan ini dilakukan karena melihat semakin banyaknya jumlah kendaraan yang melewati jalur tersebut, sementara bahu jalan hanya lebar 3,5 meter saja. Kami sudah bersurat ke Lurah Karet Tengsin dan Dishub DKI Jakarta agar supaya bisa ditetapkan jalur satu arah ini.

Ditempat terpisah Kang Roma pedagang kopi dan gorengan warga RW 07 menuturkan selama diberlakukannya SSA ini jalanan terasa longgar dan lancar. “Sebelum diberlakukan SSA ini selalu terjadi kemacetan panjang yang mengganggu berbagai aktifitas lingkungan warga sekitar, alhamdulilah sekarang sudah lancar.” ucap Roma.

Ketua RW 07 Suharjo mengatakan hampir setiap rumah warga memiliki usaha di depan rumah nya masing-masing, mengingat jalan ini adalah bukan jalan utama, melainkan jalan permukiman warga sekitar.

“Untuk kendaraan roda dua kita perbolehkan dua arah melewati jalur ini, seperti diketahui sebelumnya jalan ini dijadikan jalan alternatif oleh para pengguna mobil dari arah KH Mas Mansyur Karet Tengsin mereka memotong jalan kesini untuk menghindari Jalan Penjernihan, dan rata-rata mereka menuju arah Bendungan Hilir, Kebayoran dan Slipi.” tandas Suharjo. *Ag

Continue Reading

Metro

Forkabi Gelar Tasyakuran Milad Ke-23 Tahun 2024 Halal Bi Halal Idul Fitri 1445 H II

Published

on

By

Continue Reading

Metro

” PMI kota Jakarta pusat Kehilangan Putra Terbaiknya “

Published

on

By

Innalillahi waina Ilaihi Rojiun  Kabar Duka Menyelimuti seluruh Keluarga Besar Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat Khususnya Dan PMI Kota  Dan Provinsi  se DKI Jakarta .

 

Sekitar Jam 24.00 Senin Dini Hari Putra Terbaik PMI sekaligus juga Merupakan Ketua PMI kota Jakarta Pusat Orang tua kita , Guru , Ayahanda ,Teman Sejawat Relawan Palang Merah Indonesia  H SOEWARDI SULAIMAN Telah Dipanggil Allah SWT untuk Kembali Pulang Menghadap Sang Ilahi Di Rumah Sakit Rojak Salemba tengah  Jakarta .

 

Semasa Hidupnya Almarhum seorang Yang Tegas , Jujur , Disiplin,Agamis ,  Dermawan dan memiliki Jiwa kemanusiaannya yang Luar Biasa .

 

Ribuan Orang Menghantarkan Jenazah Almarhum H SOEWARDI Dai Rumah Duka dan Fisemayamkan serta disholatkan Di auditorium sekolah Ksatria . Nampak Mulai dari pelajar Ksatria  Paskibra , PMR dan kelompok ekskul lainnya , para pengajar , pengurus dan Anggota PERSIS Se DKI, pengurus Staf dan Relawan PMI se DKI serta Masyarakat Johar menghantarkan Almarhum keperistirahatan  Terakhir di TPU Kemiri Rawamangun .

 

Ketika Di hubungi awak Media ibu Supriihatin  salah satu Pelayat yang merupakan Alumni di sekolah Ksatria menyatakan  Pak Haji Orang Baik dan saya salah satu anak Didiknya Yang sering Dibantu Almarhum semasa saya sekolah tegas ibu Atin sambil menitikkan air matanya.

Continue Reading

Metro

Agus Harta, Ketua PGK Provinsi Jakarta Minta Jokowi Pecat Nadiem Makarim Dari Kementrian Dikbud Ristek

Published

on

By

Kondisi ekonomi rakyat sudah dipinggir, tapi pemerintah melalui mendikbud ristek rakyat terus ditekan dengan segala aturan, Nadiem Makarim menerbitkan peraturan pemakaian seragam sekolah. Aturan ini diterbitkan melalui Peraturan Mendikbudristek No 50 tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

 

Agus Harta Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Jakarta, menyatakan seberapa Urgensi nya pergantian seragam sekolah bagi siswa Dan berapa banyak lagi masayarakat harus terbebani untuk beli seragam baru jika dalam satu keluarga ada 4 orang anak yang sekolah.

 

Jika Nadiem membuat aturan baru tersebut, Pergantian seragam di GRATIS kan, itu tandanya Mentri yang paham aliena ke empat UUD 1945.

 

Nadiem harusnya buka kembali alinea ke empat UUD 1945, bahwa Pemerintah Negara Republik Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Stop Kapitalisasi dan Komersialisasi Dunia Pendidikan, wujudkan keadilan dunia pendidikan dan berikan hak rakyat menimba ilmu dinegrinya sendiri tanpa ada tekanan dari  para pembisnis.

 

Bayangkan bagi keluarga yg tidak mampu membeli seragam baru, maka secara psychologis anak akan terganggu karena tidak mampu beli seragam baru, ini akan melahirkan kesenjangan sosial baru didunia pendidikan.

 

Mendikbud Ristek, tidakkah ada niat memperbaiki sekolah-sekolah yang Rusak? Atau memperbaiki akses jalan-jalan yang rusak menuju sekolah?

 

Dipelosok-pelosok negri ini masih banyak bangunan sekolah yang tidak layak dan harus diperbaiki.

Dan diakhir pernyataan PGK DKI Jakarta, Meminta kepada Presiden yang terpilih, untuk tidak memilih kembali Nadiem Makarim duduk sebagai mentri. Bagi kami sosok Nadiem monster kapitalis.

Continue Reading

Trending