Connect with us

Metro

Womenpreneur Indonesia Networks Gelar Acara 96th WEF SEA Registration The Rising of SEA Women Entrepreneurship

Published

on

Jakarta – Womenpreneur Indonesia Networks mengadakan acara 96th WEF SEA Registration The Rising of SEA Women Entrepreneurship di Gedung PIDI 4.0 Jakarta Barat. (18 Agustus 2023). Acara ini diadakan oleh Diah Yusuf PhD sebagai Director WEF Indonesia dan dibuka oleh Bintang Puspayoga sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dihadiri oleh Lenny N. Rosalin sebagai Deputy Minister for Gender Equality Ministry of Women Empowerment and Child Protection Indonesia, Hermawan Kertajaya sebagai Founder Asia Council for Small Business (ACSB), 7 Perwakilan Negara South East Asia dan peserta lainya.

Kewirausahaan perempuan sangat penting untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan ASEAN, kesetaraan gender, dan kemajuan sosial. Menyadari pentingnya, pemerintah, bisnis, dan masyarakat sipil perlu melakukannya bekerja sama untuk mendorong ekosistem yang inklusif dan mendukung yang memungkinkan perempuan pengusaha untuk berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan daerah.

Kewirausahaan perempuan mempromosikan kolaborasi lintas budaya di ASEAN. Ini memungkinkan pengusaha perempuan dari berbagai negara di kawasan untuk terhubung, berbagi pengalaman, dan membentuk kemitraan. Kolaborasi semacam itu mengarah pada pertukaran pengetahuan, pemahaman budaya, dan integrasi ekonomi regional.

Kewirausahaan perempuan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN. Dengan meningkatkan jumlah bisnis milik perempuan, kawasan ini dapat membuka sumber baru inovasi, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja. Ini mendorong pembangunan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kemakmuran negara-negara ASEAN secara keseluruhan.

Diah Yusuf PhD sebagai G100 Global Chair for Business Accelerator menjelaskan bahwa acara Women Economic Forum hari ini kita selenggarakan edisi yang ke-96 karena memang Women Economic Forum ini dari global, jadi memang platform global. Hari ini diselenggarakan di Jakarta untuk edisi yang ke 96 dengan tema Rising of South East Asia Women Entrepreneurship. Jadi bagaimana di South East Asia ini kita sama-sama bekerjasama dengan para stakeholder di tiap negara yang hadir hari ini ada sekitar 7 perwakilan negara.

Di tiap-tiap negara ini kita menguatkan teman-teman Women Entrepreneurship. Tadi sudah ada beberapa project yang ingin kita lakukan secara bersama-sama yang akan kita measure dan ukur di tahun depan. Bagaimana bisa project ini dibilang tidak hanya berhenti di stage saja kita ngobrol dan diskusi, tapi juga ada impact kepada perempuan entrepreneur diluar sana.

Pembahasan disini yaitu untuk meningkatkan entrepreneurship women atau perempuan wirausaha di Negara-negara South East Asia. Mulai dari digitalisasi, transformasi, AI, financing untuk perempuan, bagaimana perempuan punya suatu mindset yang benar tentang branding usaha dan family. Jadi memang sangat holistic sekali. Pembahasan kita disini lebih ke ekonomi dan bisnis.

Kita setara dengan negara lainnya, justru bagaimana kita bersama-sama melakukan impact kepada teman-teman pengusaha perempuan. Jadi kita tadi ada semacam komitmen bersama untuk melakukan project secara bersama untuk meneruskan apa yang didiskusikan di dua hari ini di Jakarta agar bisa diaplikasikan di South East Asia Countries.

Bintang Puspayoga sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sangat mendukung event-event seperti ini karena memang antara private sector, government dan media harus sama-sama campaign tentang pentingnya menguatkan dan meningkatkan pemberdayaan perempuan di Indonesia maupun global.

Jadi Bu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Menteri sangat mensupport untuk acara ini. Digitalisasi itu suatu keniscayaan maksudnya kita tidak bisa lepas dari situ. Memang mindset untuk bertumbuh dan belajar itu yang tetap harus diingatkan dan disampaikan.

Karena saya bilang kalau di Indonesia ini perempuan entrepreneur itu karena kebutuhan, jadi bukan karena memang ada desain khusus tapi karena kebutuhan. Karena kebutuhan jadi pembelajarannya agak lebih lambat dibandingkan dengan negara-negara lain. Tetap harus kita giatkan, makanya kita adakan di Indonesia kita giatkan hal-hal seperti itu supaya mereka bisa mendapatkan manfaat disitu. Jadi harus banyak belajar.

“Harapannya acara ini tidak berhenti hanya 2 hari saja dan juga tidak berhenti di stage, panggung atau di ruangan ini saja. Harapannya bahwa diskusi kita bisa kita wujudkan kedalam suatu project bersama sehingga impact kepada teman-teman diluar sana bisa lebih terasa. Memang tadi disampaikan masalah branding dan operational semua memang harus dikuatkan. Ini tidak bisa sendirian, teman-teman UMKM harus terus kita dampingi,” harapnya Diah Yusuf.

Continue Reading

Metro

Industri Parfum Lokal Makin Percaya Diri, PT Kreasi Mewangikan Indonesia Tampilkan Inovasi Terbaru di ICI 2026

Published

on

By

Jakarta, 6 Mei 2026 — Industri parfum dan kosmetik nasional menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin positif. Hal ini ditegaskan oleh Direktur PT Kreasi Mewangikan Indonesia, Irwan Linaksita, yang menyampaikan optimisme terhadap masa depan produk wewangian lokal di ajang Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) 2026 yang berlangsung pada 6–8 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran ini menjadi momentum penting karena menandai 15 tahun penyelenggaraan ICI sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri kosmetik dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan baku, formulasi, hingga distribusi.

Dalam wawancara dengan awak media, Irwan Linaksita menjelaskan bahwa PT Kreasi Mewangikan Indonesia terus berinovasi dalam menghadirkan produk parfum berbasis bahan baku lokal. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing industri kosmetik nasional.

“Kami memproduksi minyak wangi dan komponen parfum secara lokal dengan memanfaatkan bahan-bahan dalam negeri. Ini menjadi kontribusi kami dalam mendukung pengembangan industri kosmetik Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, perusahaan telah empat kali berpartisipasi dalam pameran ICI dan secara konsisten menghadirkan inovasi baru setiap tahunnya. Bahkan, dalam menghadapi dinamika pasar, perusahaan rutin meluncurkan varian produk terbaru setiap tiga bulan.

Beberapa produk unggulan yang ditampilkan antara lain varian wewangian dengan tren aroma terkini seperti aroma teh, dessert manis, hingga karakter fragrance modern yang menyasar segmen anak muda dan pasar premium. Produk seperti “Tepungin” dan “Desa Macaroon” menjadi contoh inovasi berbasis bahan lokal yang mendapat respons positif dari pasar.

“Tahun 2026 ini tren parfum cenderung mengarah pada aroma sweet dan clean, seperti wangi teh dan makanan manis. Kami membawa sekitar 18 varian terbaru yang mengikuti tren tersebut, termasuk koleksi parfum premium khas Indonesia,” jelas Irwan.

Selain fokus pada inovasi, PT Kreasi Mewangikan Indonesia juga memperluas jangkauan distribusi hingga ke berbagai wilayah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Bahkan, produk-produk mereka telah menembus pasar ekspor di kawasan Asia melalui jaringan distributor dan agen.

Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, Irwan tetap optimistis terhadap pertumbuhan industri kosmetik nasional. Ia menilai, produk lokal kini semakin kompetitif dan mulai menjadi pilihan utama masyarakat.

“Produk-produk lokal saat ini semakin berjaya. Kami optimistis di tahun 2026 ini industri parfum Indonesia masih bisa tumbuh dan bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Irwan berharap agar pameran seperti ICI terus diselenggarakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku industri kosmetik lokal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus didukung karena sangat positif dalam mendorong industri. Harapan kami kepada pemerintah agar terus memberikan dukungan kepada pengusaha kosmetik Indonesia agar mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara hingga global,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Dicky Heriyana Pimpin PT Multisari Indoprima Hadirkan Stan Produk Wewangian LUZI di Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI)

Published

on

By

Jakarta — PT Multisari Indoprima, sebagai agen tunggal produk wewangian LUZI di Indonesia, turut ambil bagian dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) dengan menghadirkan stan pameran yang menampilkan berbagai inovasi bahan baku parfum dan fragrance berkualitas tinggi.di Jiexpo Kemayoran jakarta. Rabu (06/5/2026)

Kehadiran perusahaan dalam pameran ini dipimpin langsung oleh General Manager PT Multisari Indoprima, Dicky Heriyana. Partisipasi tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri kosmetik dan wewangian nasional yang terus berkembang pesat.

Dalam pameran ini, PT Multisari Indoprima menampilkan beragam portofolio produk fragrance dari LUZI yang dikenal memiliki standar kualitas internasional. Produk-produk tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri kosmetik, personal care, hingga produk rumah tangga di Indonesia.

Dicky Heriyana menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ajang ICI merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi terbaru serta memperluas jaringan bisnis dengan para pelaku industri kosmetik.

“Melalui keikutsertaan kami di ICI, PT Multisari Indoprima ingin menghadirkan solusi wewangian yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga mampu mengikuti tren pasar dan kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” ujarnya.

Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) sendiri menjadi salah satu pameran terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku industri bahan baku kosmetik, manufaktur, hingga brand kecantikan. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran inovasi antar pelaku industri.

Dengan kehadiran di ajang ini, PT Multisari Indoprima berharap dapat semakin memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam penyediaan bahan baku wewangian, sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan industri kosmetik Indonesia.

Continue Reading

Metro

PT Artemis Primavera Kemindo Tampil di ICI 2026, Tawarkan Solusi Inovatif Bahan Baku Kosmetik

Published

on

By

Jakarta — PT Artemis Primavera Kemindo menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri kosmetik nasional dengan berpartisipasi dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI). diJiexpo Kemayoran jakarta. Rabu (06/5/2026)

Dalam pameran tersebut, perusahaan menghadirkan stan yang menampilkan beragam solusi bahan baku serta inovasi terkini untuk industri kecantikan.

Kehadiran PT Artemis Primavera Kemindo dipimpin langsung oleh Business Development Manager Industrial Solutions, Michael Yohanes Setya. Ia menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan sekaligus memperkenalkan portofolio produk unggulan kepada pelaku industri kosmetik di Indonesia.

“Melalui ajang ICI ini, kami ingin menghadirkan solusi bahan baku yang berkualitas serta mendukung inovasi produk kosmetik agar semakin kompetitif di pasar,” ujar Michael.

Stan PT Artemis Primavera Kemindo menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha kosmetik, formulator, hingga distributor bahan baku. Produk-produk yang dipamerkan mencerminkan komitmen perusahaan dalam menyediakan bahan berkualitas tinggi yang selaras dengan tren dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sebagai salah satu pameran terbesar di sektor bahan baku kosmetik, Indonesia Cosmetic Ingredients menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri untuk bertukar informasi, menjalin kemitraan, serta mengeksplorasi inovasi terbaru di bidang kosmetik.

Partisipasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi PT Artemis Primavera Kemindo sebagai mitra strategis dalam industri kosmetik nasional, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri kecantikan Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.

Continue Reading

Trending