Connect with us

Metro

AGUSTINO (CMO YUKK KREASI INDONESIA) : “ APLIKASI YUKK BISA MEMBANTU PELAKU UMKM LEBIH CEPAT BOARDINGNYA & NAIK KELAS UNTUK TRANSFORMASI DIGITAL PRODUKNYA”

Published

on

jakarta – UOB Indonesia hari ini meluncurkan UOB FinLab, program unggulan akselerator inovasi bisnis untuk mengembangkan dan mendigitalisasi bisnis di Indonesia, Acara Di selenggarakan di Smesco Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan 19/9/23.

Peluncuran di Indonesia merupakan tonggak penting bagi UOB FinLab karena hal ini menandai regionalisasi UOB di lima pasar utama UOB di ASEAN. Hal ini juga merupakan upaya menumbuhkan jaringan ekosistem regional yang kuat untuk pengembangan kapasitas lintas negara guna dalam rangka mendigitalkan dan meningkatkan keterampilan bisnis.

Chief Marketing Officer (CMO) PT Yukk Kreasi Indonesia Agustino kepada awak media menjelaskan, Bahwa kita tahun 2018 launching aplikasi Yukk dengan tujuan kita mau main ke Be To Be. Artinya kita ingin mengakuisisi user dan merchant supaya terjadi ekosistem didalam aplikasi kami. Singkat cerita karena main ke C itu cukup mahal, yang kedua kebetulan beberapa tetangga-tegangga yang lain itu menggunakan metode cashback dan sebagainya sehingga terus terang kami tidak sanggup menuju kesana. Akhirnya Puji Tuhan Alhamdulillah pada saat tahun 2020 bulan 9 pada masa covid izin kami keluar yaitu transfer dana dan e-money. Lalu di tahun 2021 kita pikir ke C itu berat akhirnya kita pindah pivot ke Be To Be.

Kita fokus dengan apa yang kita punya yaitu solusi payment gateway. Jadi dari sana kita bangun mindset yang baru, kita bikin tim struktur dengan metode baru ke Be To Be lalu kita ciptakan produknya kurang lebih butuh 3 sampai 6 bulan. Mungkin tahun 2022 Februari baru kita mulai pelan-pelan dan menggeser semua perahu menuju ke Be To Be,” ungkapnya.

Jadi dengan kami Yukk diundang di acara UOB FinLab, terus terang saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa kami bisa ikut berpartisipasi dalam bagian besar Road Map UOB FinLab. Semoga kehadiran kami dengan kita punya produk bisa membantu UMKM.

Sesuai dengan visi dan misi Bank Indonesia yaitu memberikan kami amanat untuk membantu UMKM naik kelas. Yang tadinya UMKM belum percaya dengan digital mungkin dengan kehadiran kami bisa membantu mereka mulai belajar digitalisasi. Setelah mereka mengetahui dunia digitalisasi mereka bisa percaya, setelah mereka percaya baru mereka menggunakan, setelah menggunakan baru nanti pelan-pelan mereka mulai dari boarding menuju ke digitalisasi. Kami sangat mendukung program pemerintah untuk percepatan digitalisasi di Indonesia. Harapannya dengan semua berubah menjadi digital pertama pasti akan membantu mereka menurunkan cost. Kedua yang tadinya mereka ada kecurigaan mengenai uang palsu atau apapun, dengan digital itu tidak ada.

Ketiga dengan digital pasti lebih transparan karena dalam waktu singkat dan realtime mereka tinggal cek penjualan mereka dalam satu aplikasi dan satu handphone saja sudah kelihatan semua. Yang keempat BI mensupport UMKM dengan cara MDR dikasih murah. BI yang tadinya punya program usaha mikro dulu dikasih 0%, sekarang dicharge 0,3% ada juga yang di charge 0,7%. Itu bagian support dari Bank Indonesia.
BI juga melakukan banyak aktivitas yang mendukung dan mensupport percepatan digitalisasi,” ujarnya.

Bergabung di Yukk sangat mudah yang penting dokumen pelengkap dan persyaratan lengkap kami segera mendaftarkan ke PTEN. Jadi di PTEN kami punya target 1 hari dan maksimal 2 hari QRIS itu jadi. Perorangan juga boleh yang penting ada KTP dan nomor rekening harus sama namanya.

Lalu dia foto misalnya jualan walaupun dia cuman foto gerobaknya tetap kita proses. Bahkan kalau UMKM ini perlu dibantu untuk marketing dalam digital kami punya tim yang siap untuk bantu bikinin konten, review makanannya, video konten lalu kita posting di sosial media supaya traffic datang. Pertama keuntungan bergabung dengan kami pasti proses pembuatan QRIS cepat. Kedua kita punya infrastruktur yang cukup reliable untuk bisa menangani transaksinya dia.

Ketiga kita punya tips untuk mensuport yang bisa membantu dan mengedukasi terkait membaca dashboard dan laporan keuangan kita akan mengedukasi sampai terbiasa. Yang keempat kita punya tim kreatif untuk membantu bikin konten menaikkan brand supaya dikenal banyak orang,” terangnya.

Kelebihan dari Yukk adalah kalau kita tanya yang lain kalau QRIS perlu waktu lebih lama, kalau saya sebisa mungkin 2 hari cepet. Yang kedua kita punya infrastruktur database dan keamanan kita bikin dengan rapih security supaya lebih bisa dipercaya di market.

Yang ketiga kami punya tim kreatif misalnya baru buka usaha bakso pasti butuh pemasaran dengan adanya QRIS Yukk saya bisa panggil influencer, kami yang bayar datang ketempat usaha Bapak kemudian dia cobain makanannya direview diposting di sosial media. Semoga dengan benefit-benefit yang kami tawarkan bisa membantu UMKM lebih cepat boardingnya,” terangnya.

UMKM yang ada di Yukk sekitar 5400 an di seluruh Indonesia. Kita saat ini fokus di Jakarta. Kebetulan kantor kami ada di Tangerang. Kalau kami punya target dari Bank Indonesia cukup besar. Saya punya impian semoga punya 1 juta merchant, mudah-mudahan Insya Allah tuhan berkenan.

Yang diluar kota masih belum terbiasa dengan digital, mereka masih terbiasa dengan Cash. Kita masih perlu edukasi yang banyak dan mereka mengerti baru mulai ada trust. Terkait tantangan terberat rasa percaya mereka ke digital belum ada. Kalau diluar kota tidak pegang duit rasanya seperti tidak punya duit. Kalau di Kota-kota besar mendingan tidak usah bawa dompet yang penting bawa handphone. Kalau diluar kota mendingan ketinggalan handphone dan pegang duit,” katanya.

“Kami taat dan patuh kepada perintah Bank Indonesia, jadi kami hanya bisa mendapatkan MDR sebesar 0,7% sesuai dengan regulasi pemerintah. Saya tidak bisa charge 0,6% atau 0,8% itu harus 0,7% itu standard. Kalau transaksinya Rp. 10.000 saya cuman dapat 0,7%. Saya berharap UMKM bisa percaya dengan digital, pertama walaupun ada proses saya berharap UMKM percaya dengan program pemerintah yaitu QRIS. Kami selaku orang yang dipercaya dan diberikan izin untuk melakukan create QRIS di Indonesia saya akan membantu semaksimal mungkin untuk percepatan digitalisasi di Indonesia,” tutup Agustino

Continue Reading

Metro

*H SURADI ST. MT ANGGOTA DPRD KULON PROGO MENGUNJUNGI LOKASI BAHU JALAN YANG RUSAK DI WILAYAH DESA KEBONREJO KECAMATAN TEMON

Published

on

By

Kulonprogo,15/4/2026 -Karyapost.com,HSuradi ST.MT meninjau lokasi bahu jalan yang rusak di wilayah kecamatan temon kabupaten kulon Progo yang  mengakibatkan pengendara kendaraan sepeda motor mengalami kecelakaan sampai beberapa kali tepatnya di lokasi bahu jalan kabupaten.

Bapak Anjar warga dusun dumpoh  RT 01/RW.01,desa kebonrejo, Kecamatan Temon menyampaikan karena sudah terjadi beberapa kecelakaan terhadap pengguna kendaraan bermotor di lokasi bahu jalan yang rusak maka harapannya kepada pemerintah melalui dinas terkait agar ada percepatan perbaikan di lokasi  tersebut kemudian dari pihak warga sudah upaya melakukan swadaya untuk perbaikan yang bersifat sementara dengan cara menutup lubang bahu jalan mengunakan bahan pasir dan semen agar tidak membahayakan pengguna jalan umum yang melintas.

H Suradi ST MT mengapresiasi warga masyarakat yang sudah gotong royong memperbaiki area bahu jalan yang rusak secara swadaya kemudian selesai meninjau lokasi tersebut

akan mengkordinasikan dengan dinas terkait khususnya PU untuk segera ada percepatan perbaikan pada bahu jalan rusak yang berlubang begitu disampaikan kepada awak media

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

ASPEKSINDO Lantik Pengurus 2025–2030, Tegaskan Laut sebagai Masa Depan Indonesia

Published

on

By

Jakarta, – Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) resmi melantik Dewan Pengurus periode 2025–2030 dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-III ASPEKSINDO 2025 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (14/04/2026).

ASPEKSINDO merupakan organisasi kemitraan yang didirikan pada 10 Agustus 2017 sebagai wadah strategis untuk mempercepat pembangunan wilayah kepulauan, pesisir, dan pulau-pulau kecil di seluruh Indonesia.

Organisasi ini berperan menghubungkan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, sektor swasta, serta mitra internasional guna mewujudkan blue economy, memperkuat kemandirian daerah, dan mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Ketua Umum ASPEKSINDO, Dr. Hj. Erlina, S.H., M.H., Bupati Mempawah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk konsolidasi nasional wilayah kepulauan dan pesisir.

“Hari ini bukan sekadar pelantikan, tetapi momentum konsolidasi nasional agar wilayah kepulauan dan pesisir tidak lagi dipandang sebagai daerah pinggiran, melainkan sebagai pusat masa depan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Erlina, Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia memiliki lebih dari 60 persen wilayah berupa lautan dengan garis pantai yang membentang hampir sepanjang khatulistiwa. Potensi sumber daya kelautan yang besar tersebut, menurutnya, belum sepenuhnya tercermin dalam kontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Persoalan kita bukan kekurangan sumber daya, tetapi kekurangan nilai tambah. Di sinilah ASPEKSINDO mengambil peran strategis sebagai penggerak perubahan, jembatan antara kebijakan nasional dan realitas daerah, serta arsitek pembangunan maritim berbasis wilayah,” katanya.

Dalam periode kepengurusan baru ini, ASPEKSINDO menetapkan dua agenda besar sebagai tulang punggung transformasi wilayah pesisir dan kepulauan.

Agenda pertama adalah akselerasi hilirisasi kelautan di daerah. Erlina menekankan bahwa daerah tidak boleh lagi hanya berhenti pada aktivitas produksi primer.

“Ikan tidak cukup hanya ditangkap dan rumput laut tidak cukup hanya dipanen.
Kita harus naik kelas dengan membangun industri pengolahan di daerah, mulai dari pengalengan, pengolahan berbasis bioteknologi, hingga pengembangan produk bernilai tinggi seperti bioplastik dan bahan farmasi,” tegasnya.

Menurutnya, nilai tambah hasil kelautan harus tetap berada di daerah agar kesejahteraan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir dan nelayan.

Agenda kedua adalah implementasi ekonomi biru yang berkelanjutan. ASPEKSINDO, lanjut Erlina, mendukung penuh kebijakan penangkapan ikan terukur, penguatan kawasan konservasi, serta perlindungan ekosistem pesisir seperti mangrove dan terumbu karang.

Selain itu, ASPEKSINDO juga melihat peluang besar dalam pengembangan blue carbon dan perdagangan karbon sebagai sumber ekonomi baru yang berpotensi memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti perubahan iklim, degradasi ekosistem pesisir, keterbatasan infrastruktur, serta ketimpangan konektivitas antarpulau.

“Namun kami percaya, dengan kepemimpinan nasional yang kuat dan arah kebijakan yang jelas, tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang,” katanya.

ASPEKSINDO menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak ekonomi biru di daerah, advokat kepentingan masyarakat pesisir dan nelayan, fasilitator investasi dan inovasi kelautan, serta penghubung efektif antara kebijakan pusat dan implementasi di lapangan.

Menutup sambutannya, Erlina mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk fokus pada kerja nyata.

“Ini bukan akhir dari proses, tetapi awal dari tanggung jawab besar. Tidak ada lagi ruang untuk sekadar berbicara. Yang kita butuhkan adalah kerja nyata, terobosan nyata, dan keberanian untuk berubah,” tegasnya.

Ia menambahkan, laut harus dipandang sebagai kekuatan pemersatu bangsa dan sumber kesejahteraan nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Jika darat adalah halaman depan negeri kita, maka laut adalah masa depan yang harus kita menangkan. Satu laut, sejuta manfaat,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

PANITIA JALAN SEHAT DAN SENAM MASAL AUDENSI KE BUPATI KULON PROGO*

Published

on

By

Kulonprogo 8/4/2026 -Karyapost.com,Panitia jalan sehat dan senam massal dalam rangka meramaikan pasar wates kulon progo pada hari rabu tanggal 8 februari 2026 ,Pukul 13.00 wib audensi ke pemda kulon progo untuk menyampaikan rencana kegiatan sekaligus permohonan ijin, perhatian serta dukungan dari Bapak Bupati kulon Progo Dr.R.Agung Setyawan, ST,M.Sc.M.M.

Acara jalan sehat dan senam masal dalam rangka meramaikan pasar kota wates kabupaten kulon Progo akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026 pukul.07.00 wib_selesai yang bertempat di depan Pasar wates, JL.Diponegoro, wates,Kulon progo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sasaran kegiatan adalah para pedagang pasar kota wates,pengurus pasar wates serta bersifat umum bagi masyarakat yang ada di wilayah kabupaten kulon Progo.

Audensi diterima langsung oleh bapak Bupati kulon Progo di ruang rapat menoreh kompleks pemerintahan kabupaten kulon Progo bersama Dinas terkait.

Bapak Bupati kulon Progo memberikan apresiasi serta perhatiannya terhadap pelaksanaan kegiatan acara jalan sehat dan senam masal semoga  berjalan baik dan sukses dalam misi meramaikan pasar kota wates kemudian dari dinas terkait mengharapkan event kegiatan seperti itu bisa menjadi publikasi yang positif dalam pengembangan perdagangan yang bermanfaat khususnya bagi para pedagang pasar kota wates sendiri dan tentunya event seperti ini diharapkan bisa menjadi agenda kegiatan setiap tahun.

Ketua panitia jalan sehat dan senam masal bapak Sagiman menjelaskan kepada awak media daftar yang hadir mengikuti audensi sejumlah 9 orang yaitu bapak H Suhartono,SH , Riok Sudarso,Gunarto, Wartana ,Android meri triyana,Wahyu Hartati,Suwartinah dan Tumiyem dari panitia dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Karyapost Jakarta yang ikut memberikan perhatian serta dukungannya dalam mempublikasikan kesiapan dari kegiatan kami semoga sukses selalu buat karya post, pungkasnya.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Trending