Connect with us

Metro

Komunitas Jakarta Baru (JB) Gelar Diskusi Publik Cagar Budaya DKI Jakarta

Published

on

Jakrta – Komunitas Jakarta Baru (JB) menggelar diskusi publik dengan tema ‘Save Bangunan Cagar Budaya DKI Jakarta Dari Tangan Manusia-Manusia Tidak Bermoral dan Bangunan Cagar Budaya DKI Jakarta Merupakan Ikon Destinasi Wisata Jakarta’.

Acara yang berlangsung di KFC Cikini, Jakarta Pusat, pada Selasa (26/9/2023) ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina sebagai pembicara atau narasumber.

Ditemui usai acara, Wa Ode menyebut pemerintah harus bisa memberikan dana/anggaran yang cukup kepada cagar budaya. Karena menurutnya memelihara dan melindungi cagar budaya tidaklah murah.

“Kalau ada soal regulasi atau aturan yang diperbaiki ya harus kita dukung untuk melindungi cagar budaya,” kata Wa Ode kepada wartawan.

Ia berharap agar komunitas-komunitas yang ada di Jakarta melakukan pengawasan kepada cagar budaya. Sehingga, tidak ada lagi penyalahgunaan, dan cagar budaya bisa tetap terlindungi.

“Harapannya untuk teman-teman JB tetap semangat dan maju terus untuk melindungi cagar budaya,” harapnya.

Continue Reading

Metro

Sulastri Mantan Ketua Kaluni Unindra Periode 2012–2023 Dorong Kaluni Unindra Bangun Database Alumni Modern dan Terintegrasi

Published

on

By

Jakarta – Sulastri, mantan Ketua Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (Kaluni Unindra) periode 2012–2023, berharap kepengurusan Kaluni ke depan mampu menghadirkan sistem pendataan alumni yang lebih modern, terbuka, dan akurat mengikuti perkembangan teknologi digital saat ini.

Hal tersebut disampaikan Sulastri saat diwawancarai terkait pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Kaluni Unindra yang akan segera digelar. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Dewan Pembina Kaluni sekaligus guru di SMPN 126 Jakarta.

Menurut Sulastri, jumlah alumni Universitas Indraprasta PGRI terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan beragam profesi, khususnya di bidang pendidikan.
“Zaman saya itu alumninya sudah cukup banyak.

Sekarang ketua Kaluni yang baru harus mampu mendata dan membuat database berapa jumlah alumni yang sudah bekerja, yang sudah menjadi pejabat di daerah, karena alumni Unindra tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Sulastri.

Ia menilai kontribusi alumni Unindra sangat besar dalam dunia pendidikan, terutama di lingkungan sekolah negeri di Jakarta. Banyak alumni yang kini menduduki posisi strategis sebagai kepala sekolah maupun wakil kepala sekolah.

“Di tingkat sekolah negeri di Jakarta ini rata-rata kepala sekolah dan wakil kepala sekolah itu alumni Unindra,” katanya.

Sulastri menegaskan bahwa perkembangan organisasi alumni harus berjalan seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Karena itu, kepengurusan baru Kaluni diharapkan mampu menghadirkan sistem database alumni yang lebih valid, terintegrasi, dan mudah diakses.

“Sekarang zamannya sudah lebih maju. Data-data alumni harus lebih akurat dan lebih modern dibanding zaman kami dulu. Dengan sistem elektronik sekarang sebenarnya lebih mudah untuk mendata,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada akhir masa kepemimpinannya tahun 2023, jumlah alumni Unindra telah mencapai sekitar 15 ribu orang. Bahkan, menurut penyampaian rektor saat itu, jumlah alumni disebut lebih besar dibanding jumlah mahasiswa aktif.

“Setiap periode selalu bertambah terus jumlah alumninya. Di buku alumni juga selalu tercatat jumlahnya dan terus berkesinambungan,” ungkapnya.

Sebagai mantan ketua, Sulastri berharap ketua Kaluni yang akan terpilih melalui Mubes nantinya mampu membawa organisasi menjadi lebih baik, lebih terbuka, dan lebih profesional dalam pengelolaan data alumni.

“Pesan saya untuk calon terpilih nanti semoga bisa lebih baik dari zaman kami, lebih terbuka database-nya, lebih nyata dan lebih jelas,” tuturnya.

Musyawarah Besar Kaluni Unindra sendiri menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru organisasi alumni sekaligus memperkuat jejaring antaralumni guna mendukung kemajuan Universitas Indraprasta PGRI di masa mendatang.

Continue Reading

Metro

Musyawarah Besar KALUNI UNINDRA Jadi Momentum Penguatan Solidaritas dan Regenerasi Kepemimpinan

Published

on

By

Jakarta – KALUNI UNINDRA menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai momentum penting dalam memperkuat soliditas alumni sekaligus merumuskan arah organisasi ke depan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. H. Sumaryoto Rektor Universitas Indraprasta PGRI para alumni lintas angkatan, pengurus organisasi, serta sejumlah tokoh pendidikan dan akademisi.

Mubes KALUNI UNINDRA menjadi forum strategis untuk membahas program kerja, evaluasi kepengurusan, hingga proses regenerasi kepemimpinan organisasi alumni. Suasana penuh kebersamaan dan semangat kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan.

Kandidat Calon ketua Umum ada dua pasang
Nomor urut satu : M. Trywara dan Wirayudha
Nomor urut dua : Aidil Armi Muhammad dan M. Mirza

Rukmana Ketua Umum Kaluni Unindra periode sebelumnya (2022–2026) Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Mubes tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antaralumni serta memperkuat kontribusi nyata alumni bagi kampus dan masyarakat.

Harapanya siapapun yang terpilih Ketua dan Sekjen Kaluni bisa membawa Kalini lebih baik lagi, Organisasi Alumini Penting untuk kemajuan Kampus, ujarnya

Panitia untuk pemilihan menerapkan sistem verifikasi yang ketat peserta yang memiliki hak suara saat ini tercatat lebih dari 180 alumni mengisi fomulir Pendaftaran, di perkirakan peserta yang hadir 250 hingga 300 orang

Melalui Musyawarah Besar ini, kami berharap KALUNI UNINDRA semakin solid, progresif, dan mampu menjadi mitra strategis kampus dalam mendukung pengembangan pendidikan serta pemberdayaan alumni,” ujar salah satu pengurus.

Selain membahas arah organisasi, forum tersebut juga menjadi ruang diskusi terkait pengembangan jejaring alumni, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kontribusi alumni dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan dan kerja di era digital.

Kegiatan Musyawarah Besar ditutup dengan harapan agar kepengurusan baru nantinya mampu membawa KALUNI UNINDRA menjadi organisasi alumni yang lebih aktif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai persaudaraan antara alumni.

Continue Reading

Metro

Warga Rowo Jemangan Harapkan Perjuangan Drainase Berlanjut, H Suradi ST MT Anggota DPRD Kulon Progo dari Partai Amanat Nasional Siap Kawal Aspirasi Petani

Published

on

By

KULON PROGO — karyapos.com,Persoalan drainase yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat Bulak Rowo Jemangan, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, kembali menjadi perhatian serius.

Pada kunjungan dan dialog bersama masyarakat yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, warga menyampaikan harapan besar agar program penanganan drainase yang sebelumnya telah direncanakan pemerintah pusat tetap dapat direalisasikan demi keberlangsungan sektor pertanian dan keselamatan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua P3A Sukamaju, Midada, menyampaikan langsung aspirasi masyarakat kepada H. Suradi ST MT selaku Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo Komisi III menjelaskan bahwa wilayah Bulak Rowo Jemangan merupakan daerah cekungan yang selama ini menjadi tempat limpahan air hujan dari wilayah hulu setiap musim penghujan tiba.

Kondisi tersebut, menurut Midada, telah berlangsung sejak lama dan kerap menimbulkan genangan air yang berdampak terhadap lahan pertanian, akses masyarakat, hingga produktivitas para petani.

Ia menyebut, normalisasi drainase terakhir kali dilakukan pada tahun 1987 dan baru kembali mendapat perhatian pada tahun 2025.

Masyarakat sangat berharap adanya solusi nyata terhadap persoalan ini dan drainase Rowo Jemangan bukan hanya menyangkut saluran air, tetapi juga menyangkut masa depan pertanian dan kesejahteraan warga  ujar Midada di hadapan warga dan tokoh masyarakat yang hadir.

Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat sempat menerima kabar baik terkait adanya rencana anggaran dari Kementerian PUPR pada tahun 2026 untuk pembangunan drainase Rowo Jemangan dengan nilai mencapai Rp21 miliar namun harapan tersebut kembali diuji setelah beredar informasi bahwa program tersebut dihapus akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.

Meski demikian, warga tetap berharap perjuangan untuk menghadirkan pembangunan drainase tidak berhenti di tengah jalan.

Midada menegaskan bahwa masyarakat akan terus berupaya menyampaikan aspirasi secara santun dan terbuka agar program yang telah direncanakan tetap dapat diperjuangkan bersama dan kami percaya pemerintah dan wakil rakyat memiliki kepedulian terhadap nasib petani dan kami memohon agar program ini dapat terus dikawal sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat, tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. Suradi ST MT menyampaikan bahwa persoalan drainase Rowo Jemangan memang menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti karena keberadaan saluran drainase  yang baik sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pertanian dan mengurangi risiko banjir di kawasan cekungan tersebut.

H Suradi ST MT membenarkan bahwa sebelumnya program penanganan drainase telah masuk dalam rencana anggaran Kementerian PUPR dengan nilai sekitar Rp16 miliar namun akibat adanya kebijakan penghematan anggaran, program tersebut sementara dibatalkan dan kami memahami keresahan masyarakat dan program tersebut sangat penting karena menyangkut kebutuhan para petani dan keberlangsungan pertanian warga secara menyeluruh maka kami bersama masyarakat Rowo Jemangan berharap besar agar pembangunan drainase ini dapat kembali direalisasikan  ungkap H Suradi ST MT kepada awak media.

H Suradi ST.MT menegaskan bahwa dirinya akan terus berupaya melakukan koordinasi dengan Balai Besar serta pihak-pihak terkait di lingkungan Kementerian PUPR agar program tersebut dapat kembali diperjuangkan.

Semangat masyarakat dalam memperjuangkan kepentingan bersama ini patut diapresiasi karena persatuan dan kekompakan warga menjadi kekuatan penting dalam mendorong pembangunan daerah dan kami akan berusaha semaksimal mungkin agar aspirasi masyarakat dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat tambahnya.

Perwakilan dari tokoh masyarakat yang hadir menyambut baik kunjungan anggota DPRD kulon Progo dari komisi III dengan dialog  penuh keakraban sekaligus menanamkan semangat gotong royong kepada warga dan berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat dapat terus terjalin demi menghadirkan solusi nyata bagi persoalan yang selama ini dihadapi petani di Rowo Jemangan kemudian bagi masyarakat setempat, drainase bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan harapan besar untuk menjaga produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi generasi mendatang.

Jurnalis Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Trending