Connect with us

TNI / Polri

Personel Militer dan PNS Lantamal I Laksanakan Garjas Periode Ke-I Tahun 2024

Published

on

TNI AL, Belawan,- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Lantamal I)  Belawan melaksanakan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periode Ke-I Tahun 2024, bagi Personel Militer dan PNS Lantamal I, bertempat di Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah No. 01 Belawan, Sumatera Utara, Selasa (27/2/2024).

Kegiatan Kesamaptaan Jasmani tersebut diawali dengan pemeriksaan tensi darah oleh Tim Kesehatan Diskes Lantamal I, dilanjutkan pemanasan, berdoa dan pelaksanaan. Adapun tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauhmana kesiapan fisik setiap Prajurit dan PNS Lantamal I, untuk pelaksanaan tugas kedepannya.

Materi test meliputi “Baterai A” yaitu lari selama 12 menit dan “Baterai B” yaitu pull up, pushup, sit up dan suttle run.

Dalam arahannya, Danlantamal I Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP., menyampaikan agar tes Kesegaran Jasmani dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan aturan yang ada, perhatikan kondisi fisik masing-masing personel, apabila mampu silahkan laksanakan dengan baik, namun apabila tidak mampu jangan dipaksakan terutama bila ada permasalahan kesehatan. Kegiatan tersebut, terlaksana dengan lancar dan aman.

 

(Dispen Lantamal I)

Continue Reading

TNI / Polri

Silaturahmi Danlanal Simeulue Dengan Panglima Laot, Pelaku Usaha dan Nelayan Kabupaten Simeulue

Published

on

By

TNI AL, Simeulue,- Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue Letkol Laut (P) Oyu Mulia Sukmana S.T., M.T., M.Tr. Opsla., melaksanakan Kegiatan Silahturahmi dengan Panglima Laot, Pelaku Usaha dan Nelayan Kabupaten Simeulue, bertempat di Kantor Pelabuhan Perikanan Perintis Teluk  Sinabang, Desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Senin (20/05/2024).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pelabuhan Perintis Perikanan Simeulue bertujuan menggali upaya Dinas Kelautan dan Perikanan dalam kegiatan Pemberdayaan Nelayan dan Pengelolaan Sumberdaya Ikan di Kabupaten Simeulue karena banyak kesamaan potensi dalam masalah perikanan, sebagai sarana sharing dalam upaya menggali potensi inovasi dan juga menghimbau bagi para nelayan yang hendak melaut untuk melengkapi syarat-syarat perizinan kapal yang akan berlayar sesuai dengan syarat dan peraturan yang berlaku, permasalahan yang terjadi di wilayah perairan dapat diselesaikan secara adat dan kekeluargaan terlebih dahulu sehingga penegakan hukum menjadi usaha terakhir penyeselesaiannya, menertibkan boat yang melangar dengan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan dan menjaga keamanan laut, bersinergitas dengan aparatur negara dalam hal ini Lanal Simeulue dalam pemeliharaan di wilayah pesisir dan perairan.

 

Hadir dalam kegiatan, Kepala Pelabuhan Perikanan Perintis Teluk Sinabang Petrus Hutahuruk, S.TP., Kepala UPP Syahbandar Sinabang, Perwakilan DKP Provinsi Ismadi, Panglima Laot Kabupaten, Para Pelaku Usaha Perikanan Simeulue, Para Siswa/Siswi PKL SMKN 3 Sinabang.

 

(Pen Lanal Simeulue)

Continue Reading

TNI / Polri

Lanal Simeulue Laksanakan Upacara Kebangkitan Nasional

Published

on

By

TNI AL, Simeulue,- Pangkalan TNI AL Simeulue melaksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional, bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Pangkalan TNI AL Letkol Laut (P) Oyu Mulia Sukmana, S.T., M.T., M.Tr. Opsla., bertempat di Lapangan Apel Mako Lanal Simeulue, Senin (20/05/2024).

 

Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2024.

 

Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi baru, bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi sebagaimana telah dinyatakan oleh Presiden RI Joko Widodo, peluang kita menjadi negara maju ada dalam 10 hingga 15 tahun kedepan dengan memaksimalkan bonus demografi.

 

Presiden juga menekankan bagaimana didalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa-bangsa, kesempatan itu hanya datang satu kali, oleh karenanya kita sama sekali tidak boleh keliru dalam memilih langkah.

 

Internet di Indonesia telah mencapai 79,5% dari total populasi ini diperkuat dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD pada Tahun 2030.

 

Dalam aspek bisnis, sosial dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

 

Dititik inilah seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045″. Mari kita rayakan Kebangkitan Nasional Menuju Indonesia Emas.

 

(Pen Lanal Simeulue)

Continue Reading

TNI / Polri

Komandan Lanal Bandung Pimpin Upacara Harkitnas 2024 Serta Bacakan Amanat Menteri Kominfo

Published

on

By

TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc.,M.Tr.,Hanla., bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 Tahun 2024 dengan mengususng tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas”, bertempat di Lapangan Apel Mako Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8 Kota Bandung, Senin (20/05/2024).

 

Bertindak sebagai Komandan Upacara Paur BMN Lanal Bandung Lettu Laut (KH) Nutri Andrianto diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Lanal Bandung.

 

Amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Budi Arie Setiadi yang dibacakan Inspektur Upacara Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc.,M.Tr.,Hanla., menyampaikan bahwa hari-hari ini kita dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni, kemajuan teknologi yang melesat cepat. Kita sudah memilih bukan hanya ikut serta, tetapi lebih daripada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia. Hari-hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua.

 

Refleksi atas pilihan tersebut bisa kita rujuk dengan “berkunjung kembali” kepada gagasan awal menjadikan dan membentuk Indonesia. Bagaimana sejarah telah membentuk kebangsaan kita. Sejarah diperlukan bukan karena sensasi politiknya. Juga bukan sebagai sumber keteladanan nilai semata-mata. Tetapi pada percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan dan kesejahteraan. Keteladanan tidak harus diikatkan pada masa lalu. Namun dapat dikaitkan dengan masa depan, yaitu pada ide-ide yang membuka ruang imajinasi peradaban.

 

Boedi Oetomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal, seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat Hindia Belanda serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang priayi atau bukan. Dari sana timbul pula pemikiran tentang pentingnya memperluas keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

 

Kartini merupakan pembaharu dalam menggagas sebuah imajinasi mengenai sebuah tatanan masyarakat yang merdeka, dan sebuah cita-cita ideal baru tentang bangsa yang lebih besar dibandingkan asal-usul sosialnya sendiri. Apa yang digagas Kartini telah jauh melampaui kisah hidupnya sendiri. Ia telah memberikan inspirasi penting bagi sumbu-sumbu kecil, yakni para kaum muda “embrio bangsa”, yang perlahan menjadi nyala berkobar yang kemudian kita kenal sebagai pergerakan kebangkitan nasional.

 

Embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan, dari kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaannya. Embrio Indonesia lahir dari keragaman pikiran para “kaum muda” sebagai “embrio bangsa”. Di tangan kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan. Alam kemerdekaan hanya bias dicapai jika manusia setara dan bebas. Manusia yang bebas dan setara hanya dimungkinkan jika manusia tersebut terpelajar dan berpendidikan. Dari merekalah semangat kebangkitan nasional lahir. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru. Pencetus cara berpikir baru.

 

Semangat kebangkitan nasional merumuskan kemerdekaan sebagai wahana memperjuangkan kedaulatan dan kemuliaan manusia. Apa yang digagas Boedi Oetomo, Kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai “jembatan emas”. Kemerdekaan dibayangkan Bung Karno sebagai sebuah “jembatan emas” yang akan membawa bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri. Bung Karno juga menekankan bahwa di ujung “jembatan emas” akan selalu ada kemungkinan yang dapat membawa Indonesia menuju kebaikan ataupun sebaliknya, yang dalam bahasa Bung Karno “bahagia bersama atau menangis bersama”. Di sinilah Bung Karno mengingatkan kita pentingnya “momen” agar kita mengambil keputusan yang tepat dan cermat untuk membawa kita pada jalan yang mengarah kepada kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Dengan pencanangan percepatan transformasi digital nasional oleh Presiden RI Joko Widodo yang dipacu beberapa tahun terakhir ini, tantangan demi tantangan dapat kita hadapi bersama. Kerja bersama dari seluruh komponen bangsa telah menggerakkan roda transformasi dengan pasti. Hasil demi hasil bisa mulai dinikmati, mulai dari kalangan perkotaan sampai dengan pedesaan, di seluruh penjuru tanah air. Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Dititik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045”.

 

(Pen Lanal Bandung)

Continue Reading

Trending