Connect with us

nasional

159.557 Narapidana dan Anak Binaan Muslim Terima Remisi dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Idulfitri 1445 Hijriah

Published

on

Jakarta – Di momen Idul Fitri 1445 Hijriah yang diperingati pada Rabu (10/4), pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) memberikan Remisi Khusus (RK) bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus bagi Anak Binaan yang beragama Islam. Penerima RK dan PMP Khusus Idul Fitri 1445 Hijriah berjumlah 159.557 orang.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 158.343 Narapidana menerima RK dengan rincian 157.366 orang mendapat RK I (pengurangan sebagian) dan 977 orang mendapat RK II (langsung bebas). Sementara itu, sebanyak 1.214 Anak Binaan mendapatkan PMP Khusus dengan rincian 1.195 orang mendapat PMP I (pengurangan sebagian) dan 19 orang mendapat PMP II (langsung bebas).

 

Besaran RK dan PMP Khusus Idul Fitri 1445 Hijriah bagi Narapidana dan Anak Binaan bervariasi, mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari, hingga 2 bulan. Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Timur mencatatkan jumlah terbanyak Narapidana penerima RK Idul Fitri 1445 Hijriah yakni 16.608 orang, disusul Jawa Barat sebanyak 16.336 orang, dan Sumatera Utara sebanyak 16.030 orang. Adapun tiga terbanyak jumlah Anak Binaan penerima PMP Khusus Idul Fitri 1445 Hijriah berasal dari Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara sebanyak 102 orang, Jawa Barat sebanyak 98 orang, dan Sumatera Selatan sebanyak 86 orang.

Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan per tanggal 1 April 2024, jumlah Tahanan, Anak, Narapidana, dan Anak Binaan seluruh Indonesia adalah 270.207 orang dengan rincian Tahanan 51.171 orang, Anak 458 orang, Narapidana 216.938 orang, dan Anak Binaan 1.640 orang.

 

Narapidana dan Anak Binaan yang beragama Islam berjumlah 194.775 orang. Melalui pemberian RK dan PMP Khusus Idul Fitri 1445 Hijriah, negara menghemat biaya makan Narapidana dan Anak Binaan sebesar Rp81.204.495.000,-.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly, mengungkapkan Remisi dan PMP merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai reward kepada Narapidana dan Anak Binaan yang selalu berusaha berbuat baik, memperbaiki diri, dan kembali menjadi anggota masyarakat yang berguna.

 

“Remisi dan PMP menjadi sebuah indikator Narapidana dan Anak Binaan telah mampu menaati peraturan di Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Negara/Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan telah mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujarnya.

 

Yasonna berharap pemberian Remisi dan PMP ini dapat dijadikan semangat dan tekad bagi Narapidana dan Anak Binaan untuk mengisi hari-hari dengan memperbanyak karya dan cipta yang bermanfaat. Pihaknya juga mengapresiasi seluruh petugas Pemasyarakatan yang telah menjalankan tugas dan kewajiban dalam membina Warga Binaan, serta jajaran pemerintah, instansi, dan lembaga sosial terkait yang telah berpartisipasi mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenkumham.

 

“Saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar Saudara terus memperbaiki diri, memperkuat iman dan taqwa, serta meningkatkan kualitas diri.

 

Jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta berguna bagi pembangunan bangsa,” tutup Menkumham.

 

Remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anak yang memenuhi syarat berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, Perubahan Pertama: PP RI No. 28 Tahun 2006, Perubahan Kedua: PP RI Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden RI No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi, serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 3 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Continue Reading

nasional

Gelorakan Kebangkitan Untuk Indonesia Emas, Rutan Cipinang Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-116

Published

on

By

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-116 Tahun 2024 yang bertemakan “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas” di Lapangan Terbuka Rutan Cipinang, Senin (20/5).

 

Dalam pelaksanaan Upacara, Kepala Rutan Kelas I Cipinang Sukarno Ali bertindak langsung sebagai Inspektur upacara menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi. Dalam sambutannya, Sukarno Ali berpesan untuk mengenang apa yang digagas oleh Boedi Utomo, Kartini dan para embrio bangsa yang kemudian dirumuskan oleh Bung Karno sebagai Jembatan Emas yang akan membawa Bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin diatas tanah sendiri.

 

Lebih lanjut, Sukarno Ali menyampaikan, “Hari-hari ini kita dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni, kemajuan teknologi yang melesat cepat. Kita sudah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi lebih daripada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia. Hari-hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua.

 

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Rutan Cipinang ini diharapkan dapat menjadi momen yang mengingatkan kita akan sejarah perjuangan bangsa, serta menjadi perhatian kita sebagai Insan Pengayoman dalam memaknai dan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116 dengan mengimplementasikan semangat kebangkitan nasional untuk menuju Indonesia Emas.

Continue Reading

nasional

Ciptakan Insan Berakhklak Dan Berbudi Pekerti, Rutan Cipinang Bersama YPMBPBI Laksanakan Pelatihan “Who Am I”

Published

on

By

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang bersama Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI) melaksanakan kegiatan Pendidikan Moralitas tentang “Who Am I” untuk menciptakan insan-insan yang berakhklak dan berbudi pekerti bagi Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan, Sabtu (18/5).

 

Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan, Dani Diyaulhaq yang mewakili Kepala Rutan Kelas I Cipinang menyampaikan apresiasi kepada YPMBPBI atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya berharap ini dapat memberikan manfaat bagi warga binaan Rutan Cipinang dalam meningkatkan moralitas dan budi pekerti mereka, sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi masyarakat nantinya,” ujarnya.

 

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ibu Erina Wongso selaku Pembina dan Pendiri YPMBPBI sekaligus menyampaikan materi tentang “Who Am I”. Dalam materinya, Ibu Erina Wongso mengajak para peserta untuk merenungkan jati diri mereka dan bagaimana mereka dapat menjadi pribadi yang berakhlak dan berbudi pekerti.

 

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berubah dan berkembang. Kami mempunyai harapan dan visi bahwa penjara kosong bisa terwujud dengan melatih moralitas para warga binaan,” ungkap Erina Wongso

 

Dalam kesempatan itu, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Rutan Cipinang, Irvan Fahrudin mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 80 orang warga binaan yang merupakan perwakilan dari setiap kamar hunian. Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab.

 

“Meski tidak semuanya bisa ikut dengan perwakilan ini diharapkan peserta dapat menularkan atau membagikan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan sekamarnya yang tidak mengikutinya dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia yang telah berkontribusi positif dalam memberikan wawasan dan motivasi kepada kami Rutan Cipinang,” tutupnya.

Continue Reading

nasional

Melodi Tanpa Batas, Band Bimgiat Rutan Cipinang Tampil Di Jakarta Marketing Week 2024

Published

on

By

Jakarta – Musik merupakan bahasa yang global, dimana musik sebagai wujud menyampaikan perasaan, situasi dan keadaan yang digambarkan secara imajinatif dan dengan satu keselarasan serta perekat satu kesatuan dalam kebersamaan, kreasi musik tidak memandang perbedaan baik masyarakat dan warga binaan.

 

Group Band Musik besutan Bimgiat Rutan Cipinang yang terdiri dari warga binaan kembali mendapatkan kesempatan untuk hadir dalam kegiatan Jakarta Marketing Week 2024 di Grand Atrium Kota Kasablanka. Jakarta Marketing Week 2024 (JMW) adalah platform yang menjadi ajang implementasi brand activation dari kalangan brand manager, marketing communication dan product manager.

 

Kegiatan yang diinisiasikan oleh MCorp (MarkPlus) ini memiliki Tema “Human + Tech = Impact”yang diselenggarakan selama lima hari berturut-turut mulai tanggal 15 sampai 19 Mei 2024, acara ini menghadirkan ragam diskusi mengenai pemanfaatan teknologi dalam pemasaran, bersama para brand manager, marketing communication, hingga product manager.

 

Dalam acara JMW yang ke 12 ini Grup band Bimgiat Rutan Cipinang ini berhasil mengundang decak kagum para tamu undangan dan juga pengunjung dengan membawakan beberapa lagu. Terlebih, musik dan lagu yang dibawakan adalah ciptaan sendiri dengan pengalaman pribadinya didalam jeruji besi semakin mencuri perhatian pengunjung.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali yang diwakili oleh Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Rutan Cipinang, Irvan Fahrudin ikut hadir dalam acara tersebut memberikan semangat dan dukungan kepada warga binaan yang tampil.

 

Hal ini lah yang menjadi momen sangat baik bagi warga binaan untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa di dalam Rutan ada kegiatan yang mewadahi warga binaan dalam beraktivitas dan melakukan kegiatan yang positif.

 

“Semoga dengan adanya kegiatan ini tidak semata-mata hiburan saja, namun lebih dari itu ada pembinaan kreativitas pada warga binaan. Hal ini bertujuan agar kelak ketika warga binaan keluar mereka tetap percaya diri karena sudah mempunyai bekal keterampilan bermain musik dan Rutan Kelas I Cipinang bisa terus bersinergi dengan pihak eksternal atau stakeholder lainnya,” harapannya.

Continue Reading

Trending