Connect with us

nasional

Sukarno Ali Serahkan Remisi Khusus Waisak Tahun 2024 Kepada 9 Warga Binaan Rutan Cipinang

Published

on

Jakarta – Hari Raya Waisak merupakan momen penting bagi umat Buddha di seluruh dunia, di mana kita memperingati tiga peristiwa suci dalam kehidupan Sang Buddha, yaitu kelahiran, pencerahan, dan wafatnya. Perayaan ini bukan hanya sekedar seremonial, namun juga merupakan waktu untuk merenung, mengingat ajaran-ajaran kebajikan, dan memperbaharui tekad kita dalam menjalani hidup dengan penuh damai dan kasih sayang.

 

Di momen Perayaan Hari Raya Waisak 2568 BE tahun 2024 ini, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang memberikan Remisi Khusus kepada 9 (Sembilan) warga binaan yang beragama Buddha. Remisi ini diberikan langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali secara simbolis kepada salah satu perwakilan warga binaan Rutan Cipinang, Kamis (23/5).

 

Sebanyak 9 (Sembilan) warga binaan yang mendapatkan remisi tersebut sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : PAS – 852, 854.PK.05.04 Tahun 2024 Tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Waisak Tahun 2024 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali menyampaikan kepada seluruh warga binaan yang beragama Buddha agar perayaan Waisak ini dapat menjadi waktu yang penuh makna dan berkah. Meski berada di balik jeruji besi, semangat dan makna dari Hari Raya Waisak hendaknya tetap dirasakan dan dijalani dengan sepenuh hati.

 

“Kebebasan fisik memang terbatas, namun kebebasan spiritual dan batin kita tidak boleh terpenjara. Mari kita jadikan ajaran Sang Buddha sebagai pemandu dalam menjalani hari-hari kita, meningkatkan kebajikan dan kebersamaan di antara sesama warga binaan,” ucap Sukarno Ali dalam sambutannya.

 

Di akhir kata, Sukarno Ali mengucapkan selamat kepada warga binaan yang mendapatkan remisi khusus ini dan saya juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak 2024/2568 kepada seluruh umat Buddha. Semoga kebahagiaan, kedamaian, dan berkah selalu menyertai kita semua.

Continue Reading

nasional

Polri Gelar Fun Walk 2024 HUT Bhayangkara ke-78

Published

on

By

Jakarta – Polri menggelar Bhayangkara Fun Walk 2024 guna menyambut HUT Bhayangkara ke-78 pada Juli mendatang. Acara ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan pada Sabtu (22/6/2024).

 

Selain Kapolri, tampak hadir Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung ST Burhanudin dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang ikut membuka acara dengan mengibarkan bendera.

 

Kapolri menuturkan, Bhayangkara Fun Walk 2024 adalah salah satu kegiatan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-78. Adapun tema fun walk ini adalah ‘Berjalan dalam Kesatuan’.

 

“Hari ini kita melaksanakan gerak jalan bersama antara TNI Polri, Kejaksaan dan kemudian teman-teman dari OKP OKP kemahasiswaan. Tentunya sesuai dengan temanya bahwa kita bersama-sama bergerak untuk persatuan dan tentunya kita harapkan bahwa dengan bersama-sama dan bersatu kita bisa membangun dan menjaga Indonesia untuk bisa lebih baik,” kata Kapolri.

 

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, ada berbagai macam kegiatan selain fun walk yang menjadi rangkaian HUT Bhayangkara ke-78, mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, dan upacara pada 1 Juli mendatang.

 

“Rencana akan kita laksanakan di Monas, dengan melibatkan masyarakat juga dan kita harapkan kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa Polri bersama-sama dengan TNI dan seluruh stakeholder terkait yang lain selalu bersama-sama untuk rakyat Indonesia,” ucapnya.

 

Dalam Bhayangkara Fun Walk ini ada dua klaster kegiatan. Pertama parade budaya dan seni dengan jarak tempuh 3,1 km dan untuk fun walk umum sekitar 4,2 km. Adapun pesertanya untuk parade seni dan budaya sebanyak 400 orang. Sementara untuk fun walk umum diikuti kurang lebih 4.000 orang baik anggota TNI-Polri dan masyarakat umum.

 

Fun walk pun diisi dengan games dan doorprize untuk anggota TNI-Polri serta masyarakat yang menjadi peserta. Diharapkan acara ini bisa melestarikan budaya Indonesia, memberikan hiburan, pola hidup sehat dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Continue Reading

nasional

Rutan Cipinang Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Binaan Lewat Pengecatan Blok Hunian

Published

on

By

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima bagi para warga binaan. Salah satunya dengan melakukan perawatan dan pemeliharaan blok hunian, Sabtu (22/6).

 

Perawatan dan pemeliharaan blok hunian yang di inisiasi oleh Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali ini memerintahkan jajarannya untuk melakukan pembersihan dan pengecatan ulang setiap blok hunian dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan layak bagi para penghuni rutan.

 

“Iya kami memerintahkan jajaran untuk melakukan pengecetan setiap blok hunian dengan tujuan memberikan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi parawarga binaan dan membuat tempat ini lebih baik untuk mereka. Dengan blok hunian yang bersih dan cat baru, suasana akan lebih menyenangkan dan kondusif,” Kata Sukarno Ali

 

Kegiatan ini melibatkan Staf Pengelolaan Rutan serta para warga binaan. Mereka bekerja sama untuk membersihkan area blok hunian, mengecat dinding yang sudah kusam, dan memperbaiki kerusakan kecil. Hal ini tidak hanya mempercepat proses pengecatan, tetapi juga memperkuat rasa tanggung jawab dan kebersamaan di antara mereka.

 

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup para penghuni rutan. Pengecatan ini bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembinaan dan rehabilitasi,” tambahnya

 

Dengan blok hunian yang baru dicat, suasana di dalam rutan menjadi lebih segar dan menyenangkan. Para narapidana menyambut baik perubahan ini dan merasa lebih dihargai serta diperhatikan. Ini adalah salah satu bentuk nyata dari pelayanan prima yang diberikan oleh Rutan Kelas I Cipinang.

 

Seorang warga binaan yang ikut serta dalam kegiatan ini, Ridwan merasa senang bisa berpartisipasi. “Saya merasa lebih nyaman dengan kondisi blok yang baru dicat. Ini menunjukkan bahwa kami diperhatikan dan diberi kesempatan untuk hidup dalam lingkungan yang lebih baik,” ungkap salah satu warga binaan.

 

Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Kelas I Cipinang berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup dan memberikan pelayanan bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani masa hukuman dengan lebih baik dan siap kembali ke masyarakat setelah selesai menjalani masa hukuman.

Continue Reading

nasional

Sebagai Wujud Peningkatan Layanan Kesehatan, Rutan Cipinang Selenggarakan Pelatihan Kader Kesehatan Kepada Warga Binaan Terpilih

Published

on

By

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan peran dan fungsi kader kesehatan dalam pengendalian penyakit menular HIV AIDS, TBC dan Hepatitis di Rutan, Lapas, dan LPKA, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang menggelar kegiatan Pelatihan Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Bagi Kader Kesehatan kepada warga binaan terpilih, Jumat (21/6).

 

Kepala Sub Seksi Administrasi dan Perawatan, I Gusti Bagus Widya Putra membuka secara langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Gusti menyampaikan pentingnya pelatihan dan penguatan kader kesehatan yang berasal dari unsur warga binaan dengan tujuan mengetahui tugas pokok dan fungsi serta menambah wawasan bagi kader kesehatan tersebut.

 

Pelatihan ini sebagai program unggulan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) diikuti oleh 67 peserta yang terdiri dari warga binaan yang telah ditunjuk sebagai kader kesehatan di lapas, rutan, dan lpka. Materi yang disampaikan mencakup identifikasi penyakit menular, langkah-langkah pencegahan, manajemen kesehatan lingkungan, serta komunikasi efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan.

 

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi dari para ahli kesehatan, termasuk tentang HIV/AIDS, tuberculosis, hepatitis, serta penyakit menular lainnya yang sering ditemukan di lingkungan pemasyarakatan. Peserta juga melakukan simulasi dan praktik langsung untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh.

 

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Cipinang untuk menjaga kesehatan seluruh penghuni. “Kami menyadari bahwa lingkungan rutan memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular. Oleh karena itu, kami berinisiatif mengadakan pelatihan ini agar kader kesehatan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mencegah dan mengendalikan penyakit menular,” ujarnya.

 

Pada kesempatan ini, Koordinator Tim Kesehatan Poliklinik Rutan Cipinang Dr. Julius yang menjadi salah satu pengisi materi pelatihan menekankan pentingnya kolaborasi antara petugas kesehatan dan warga binaan dalam upaya pencegahan penyakit. “Kader kesehatan dari warga binaan memiliki peran strategis karena mereka dapat lebih mudah menjangkau dan memberikan edukasi kepada sesama penghuni. Dengan pelatihan ini, kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam menjaga kesehatan di dalam rutan,” katanya.

 

Dengan kegiatan ini, diharapkan para peserta lebih memahami dan meningkatkan keterampilan sehingga Petugas maupun Kader Kesehatan dapat memberikan layanan yang efektif dan efisien serta terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik di Rutan Kelas I Cipinang.

Continue Reading

Trending