Jakarta – August Hamonangan SH,.MH anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menyampaikan pentingnya toleransi dan gotong royong dalam wawancara dengan awak media di acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pemuda Batak Bersatu (PBB) se-DKI Jakarta. Acara ini digelar di Resto Gado Gado Boplo, Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat, pada Minggu (16/6).

 

Dalam wawancara tersebut, August Hamonangan SH,.MH menekankan bahwa organisasi kemasyarakatan Batak harus menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan, baik dari suku, agama, maupun ras. “Sebagai wadah bagi masyarakat Batak, PBB harus berkontribusi dalam pembangunan di Pemprov DKI Jakarta.

 

Ini termasuk mendukung kebijakan-kebijakan dan program-program Pemprov, serta memberikan kritik yang membangun untuk memastikan semua warga di DKI Jakarta, termasuk orang Batak, mendapatkan perhatian,” ujar Agus.

 

Ia juga menambahkan pentingnya menghargai budaya Betawi, Jawa, dan budaya dari daerah lain, termasuk Sumatera. Menurutnya, menjaga kerukunan antaragama dan antarsuku adalah kunci dalam menciptakan harmoni di tengah masyarakat.

 

August meminta agar masyarakat Batak dan organisasi Batak tidak lagi dianggap sebagai warga kelas dua. “Orang Batak harus bangkit, memberikan sumbangsih, dan memperhatikan pertumbuhan DKI Jakarta, terutama menjelang perubahan Jakarta menjadi kota global,” katanya.

 

Lebih lanjut, August mendorong kolaborasi antara organisasi masyarakat Batak dengan dinas-dinas di Pemprov DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan pembangunan yang merata bagi semua masyarakat tanpa diskriminasi.

 

Dengan semangat gotong royong dan toleransi, diharapkan masyarakat Batak bisa lebih aktif berperan dalam pembangunan Jakarta, sehingga kota ini bisa menjadi tempat yang lebih baik bagi semua suku, agama, dan ras.