Connect with us

TNI / Polri

Tim F1QR Lanal Bintan dan Satgas Gabungan TNI AL Berhasil Amankan Pelaku Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu

Published

on

TNI AL, Bintan,- Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL berhasil mengamankan 1 (satu) orang pelaku/kurir narkoba jenis sabu dengan menggunakan sarana speed boat viber mesin tempel 15 PK yang membawa 1 bungkus narkoba jenis sabu dengan berat kotor ± 770 gram di Perairan Selat Riau (Utara Pulau Bintan) pada koordinat 1°11’0893” LU – 104°21’8017 BT”, Kamis (27/06/2024).

 

Pada saat pelaksanaan _Press Release_ dihadapan awak media, Danlanal Bintan Letkol Laut (P) Eko Agus Susanto, S.E., M.M., mengatakan bahwa penggagalan penyelundupan narkoba tersebut berawal dari informasi masyarakat yang kemudian didalami oleh Tim Intelijen terkait adanya speed boat viber mesin tempel yang diduga akan membawa narkoba jenis sabu dari Malaysia dengan tujuan Batam dan Bintan yang akan melintas di Perairan Selat Riau.

 

Selanjutnya Komandan Lanal Bintan memerintahkan satuan dibawah jajarannya untuk melaksanakan penyelidikan dan penyekatan dijalur yang akan dilalui sebagai perlintasan speed boat penyelundup narkoba dari Malaysia melalui Perairan Selat Riau dengan tujuan Batam dan Bintan.

 

Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL melaksanakan penyekatan dibeberapa titik  diantaranya di Perairan OPL Timur, di Perairan Selat Riau, dan di darat dengan tujuan untuk mengantisipasi apabila pelaku kegiatan ilegal mengandaskan speed boatnya di pantai dan akan melarikan diri ke daratan.

 

Kemudian Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL melihat ada speed boat yang mencurigakan melaju dari arah Malaysia melintas di Perairan Selat Riau. Selanjutnya Tim melaksanakan pemeriksaan terhadap speed boat yang dicurigai tersebut. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tekong speed boat atau pelaku mencoba membuang barang bukti yang diikat dengan batu ke laut. Berikutnya Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL mencoba memeriksa barang yang mencurigakan tersebut. Dari hasil pemeriksaan terhadap barang tersebut dengan disaksikan oleh pelaku, diduga barang tersebut adalah narkoba jenis sabu, selanjutnya tekong/pelaku beserta speed boat diamankan ke Mako Lanal Bintan untuk dilaksanakan Pemeriksaan lebih lanjut.

 

Selesai pelaksanaan _press release_, satu orang pelaku atau tersangka berinisial “F”, beserta barang bukti narkoba jenis sabu diserahkan ke Satnarkoba Polresta Bintan, dari Pasops Lanal Bintan kepada Kanit Narkoba Polresta Bintan yang disaksikan Komandan Lanal Bintan didampingi Pasintel Lanal Bintan, untuk proses lebih lanjut.

 

Keberhasilan Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL

dalam menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali kepada seluruh prajurit TNI AL untuk meningkatkan kewaspadaan dan merespon cepat informasi yang diterima, dalam hal ini upaya penyelundupan narkotika di wilayah Perairan Indonesia.

 

(Pen Lanal Bintan)

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Banjir di Muara Gembong

Published

on

By

Bekasi — Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri membagikan bantuan sembako kepada warga Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/2/2026). Kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian, empati, dan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang terdampak banjir.

Pembagian sembako dilakukan secara langsung dan humanis. Saat menuju lokasi, Kapolda menyusuri permukiman warga dan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan.

Kapolda mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang terdampak banjir. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran negara, khususnya saat menghadapi kondisi sulit akibat banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga,” ujarnya.

Selain membagikan sembako, Kapolda Metro Jaya juga meninjau kawasan tambak udang di Muara Gembong yang merupakan bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga meski wilayah tersebut sempat terdampak banjir.

Menurut Kapolda, meski kondisi banjir sempat memengaruhi aktivitas masyarakat dan sektor perikanan, pengelola tambak bersama para pekerja telah melakukan langkah antisipasi, termasuk pemasangan jaring pembatas, agar ikan dan udang tidak lepas.

Hasil panen dari tambak tersebut nantinya akan didistribusikan untuk mendukung pasokan pangan SPPG Polda Metro Jaya sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad: Jadilah Komandan yang Bisa Dipercaya dan Mengayomi Anggota

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa setiap komandan di lingkungan TNI Angkatan Darat harus menjadi figur yang bisa dipercaya dan mampu mengayomi anggotanya dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan pengarahan kepada peserta Uji Kemampuan Komandan Satuan (Dansat) TNI AD, mulai dari pejabat setingkat Perwira Tinggi hingga Komandan Kompi, di GOR Nanggala Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (4/2/2026), di akhir rangkaian pelaksanaan uji kemampuan komandan satuan.

Kasad juga menekankan bahwa komandan satuan memegang peran sentral dalam membentuk kualitas prajurit dan satuannya. Menurutnya, komandan yang dipercaya dan mampu mengayomi akan melahirkan prajurit yang solid, loyal, dan berprestasi, sekaligus mampu memanfaatkan berbagai peluang pengabdian untuk kemajuan satuan dan anggotanya.

“Komandan satuan adalah mereka yang bisa dipercaya, mereka adalah orang yang bisa mengayomi (anggotanya). Semuanya ada di tangan anda-anda semua. Banyak hal yang bisa kita lakukan, dan terlebih lagi, itu akan menjadi bekal kita semua ke depannya,” tegas Kasad.

Lebih lanjut, Kasad mengingatkan bahwa peran komandan bukan hanya sebagai atasan, tetapi juga sebagai orang tua dan rekan bagi prajuritnya. Sikap tersebut harus melekat dalam kepemimpinan sehari-hari agar tercipta suasana satuan yang harmonis, profesional, dan siap mendukung kebijakan negara dalam memajukan bangsa melalui optimalisasi potensi sumber daya nasional.

Pada kesempatan itu, Jenderal Maruli Simanjuntak juga meminta para komandan satuan untuk peka terhadap perkembangan situasi, menjaga loyalitas tegak lurus, serta menunjukkan prestasi yang membanggakan. Ia menegaskan pentingnya kekompakan, menjadikan keamanan negara dan pembangunan untuk masyarakat sebagai prioritas utama, serta menghindari segala bentuk kegiatan ilegal yang dapat merugikan negara dan rakyat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kesiapsiagaan Medis di Lapangan, Wakasad Lantik 1.673 Tamtama Kesehatan

Published

on

By

JAKARTA, — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat kesiapsiagaan medis di lapangan melalui pelantikan 1.673 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 kecabangan Kesehatan. Pelantikan dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen), Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026).

1.673 Tamtama kesehatan tersebut merupakan bagian dari total 21.885 Tamtama remaja yang dilantik secara serentak dari berbagai kecabangan pada Dikmata Gelombang III T.A. 2025. Seluruh prajurit telah menempuh pendidikan dasar keprajuritan selama dua bulan di berbagai lembaga pendidikan TNI AD sebagai bekal awal pembentukan sikap, mental, dan fisik prajurit.

Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa pendidikan intensif tersebut bertujuan membentuk prajurit TNI AD yang tangguh, profesional, dan berkarakter, berlandaskan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI melalui pembinaan fisik dan mental yang terintegrasi.

“Pendidikan yang kalian jalani merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI AD yang telah dirancang secara sistematis oleh Presiden Republik Indonesia. Strategi ini ditindaklanjuti oleh lembaga pendidikan secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pengembangan satuan-satuan baru di seluruh wilayah Indonesia,” kutip Wakasad.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan tugas, kehadiran prajurit kesehatan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penugasan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pelayanan kesehatan di daerah.

Para prajurit yang baru dilantik selanjutnya akan mengikuti pendidikan kejuruan kesehatan selama satu bulan sebelum ditempatkan pada satuan-satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran satuan ini dinilai strategis dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan dampak bencana, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending