Connect with us

Metro

Dolfry Indah Suri Produser dan Sutradara Gelar Teater Keliling Mirah Musikal

Published

on

Jakarta – Dolfry Indah Suri yang merupakan generasi kedua Pegelaran Teater Keliling dalam memperingati 50 tahun teater keliling yang saat ini diubah menjadi Teater Musikal bersama Seniman Rudolf Puspa menggadakan Pressconference Pertunjukan “Mirah Musikal” di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indinesia Jakarta pada hari Rabu, 5 Februari 2025.

Dolfry Indah Suri sebagai Produser dan Sutradara Teater Keliling Mirah Musikal seusai mengikuri Presscon Mirah Musikal mengatakan ; “Dari Pertunjukan Mirah Musikal ini, saya merasa Gen-Z atau Gen-Alfa perlu sekali di regeneresikan kisah-kisah Mirah yang merupakan cerita rakyat dari Betawi ini karena besarnya arus globalisasi kisah-kisah Mirah ini mulai ditinggalkan atau dilupakan anak muda, maka dari itu kita harus berpikir untuk mencounter globalisasi yang sangat besar arusnya dimana banyak sekali anak muda lebih menyukai K-Pop, Game online, dll yang merupakan budaya dari luar. Dari sinilah kita mencoba untuk cerita rakyat Betawi Mirah ini bisa menginspirasi anak muda tersebut mulai dari ikon-ikon sejarah Betawi itu sendiri maupun budaya-budaya lainnya bisa menginspirasi anak muda yang belum tergali yang selama ini mereka kenal cerita rakyat Betawi lainnya seperti si Pitung.

Sedangkan dalam penyeleksiaan atau perekrutan untuk merrka bisa gabung terlibat dalam teater keliling Mirah Musikal ini mulai dari latihan kita tetap terus mencoba mewadahi banyak talenta Gen-Z atau Gen-Alfa dimulai lebih banyak open audisi dari sekolah-sekolah wilayah Jabodetabek daripada audilsi lewat online dalam perekrutan agar mereka bisa ikut terlibat dalam Teater Keliling Mirah tersebut.

Kalaupun untuk peminat dalam audisi teater keliling ini yang sudah dimulai dari tahun 2012-2025 ini banyak sekali yang kita mulai dengan menjemput dari sekolah-sekolah. Sedangkan untuk teater keliling Mirah Musikal ini kalo kita lihat pertunjukan tadi di acara Presscon Mirah Musikal malah yang jadi Mirah tadi yang kedua malah masih duduk dibangku sekolah SMP yang membuat saya talenta-talenta anak muda maupun remaja Jabodetabek sungguh luar biasa sampai anak SMP pun bisa memerankan Mirah yang merupakan tokoh Betawi besar sangat keren.

Jadi memang kita dalam mencari bakat untuk bisa gabung dalam Teater Keliling Mrah Musikal ini berawal kita berkeliling untuk jemput bola ke sekolah-sekolah wilayah Jabodetabek dengan bekerjasama sebanyak-banyak sekolah untuk mewadahi maupun memfasilitasi talenta-talenta anak muda ini. Dan kenapa untuk Teater Keliling Mirah Musikal dimulai dari Kuningan City maupun Pos Bloc karena kita pilih untuk latihan mereka ini yang mudah akses transportasinya di wilayah Jakarta.

Kita tetap konsen juga dengan mereka yang sudah menunjukkan penampilannya di Jakarta tetapi kita juga bawa mereka keliling ke luar kota Indonesia yang biasanya kita lakukan dipertengahaan Agustus seperti tahun lalu aja bisa kita bawa sampai ke Flores Timur. Maka dari itu dari program ini tetap terus kita lakukan dalam merawat kebudayaan bangsa Indonesia, dari Gen-z atau Gen-Alfa inilah yang kita ajak untuk ikut Teater Keliling supaya disaat nanti mereka sudah berusia 40, 50, 60 an malah suatu saat mereka yang bisa memimpin negara kita.

Adapun dari visi misi program kita itu selain mengasah talenta-talenta mereka dalam merawat kebudayaan bangsa Indonesia dan itulah alasan kita yang sudah 50 tahun bertahan di sejarah, budaya terus menerus kita explor yang kita juga pernah explor wayang agar tetap kita lestarikan, seperti wayang atau batik aja pernah diklaim negara lain sangat sedih sekali dilihatnya, bagaimana kalo suatu saat Mirah Musikal ini diklaim juga dan itulah yang menjadi dasar program ini tetap kita lanjutkan.

Kitapun juga punya tujuan lain dari program ini yaitu mensosialisasikan budaya sendiri ke negara kita juga, malah beberapa kali kita mencoba diplomasi budaya kita malah orang-orang asing sangat respect sekali dengan budaya Indonesia malah justru yang gawat itu kitanya sendiri sebagai bangsa Indonesia tidak mencintai budaya Indonesia dan dari situlah kita tetap terus mempromosikan budaya kita lewat pertunjukan Teater Keliling Mirah Musikal.

Jadi harapannya dari Mirah Musikal ini karena menggabungkan dengan musik dan komedi maupun romasa malah akan membuat penonton menjadi related dan tidak membosankan. Maka dari itu juga kita memcoba dalam mengapdatasikan kisah Mirah ini sedekat mungkin sama penonton kita yaitu Gen-Z atau Gen-Alfa sampai kita punya divisi sendiri untuk mencari kesukaan, trend atau gimick-gimick yang anak muda sukain lewat Tiktok maupun Instagram saat ini hingga bisa menyesuaikan pertunjukkan Mirah Musikal ini hingga setelah mereka selesai menonton pertunjukan Mirah Musikal malah mereka bisa agen dalam mempromosikan atau menceritakan ke teman-teman mereka sendiri dan itulah yang menjadi tantangan kita hingga mereka bisa terus memperkenalkan Pertujukan Mirah Musikal dari generasi ke generasi.

Dari kisah Teater Mirah Musikal ini kita juga punya tujuan lainnya agar bisa mempopulerkan Kepahlawan Mirah bisa menjadi ikonik cerita rakyat Marunda dari Betawi agar bisa dikenal selain di Jakarta tetapi juga bisa dikenal diseluruh Indonesia seperti kepahlawanan Si Pitung dari Betawi yang juga yang tidak beda jauh dengan Mirah yang melawan penjajahan Kompeni Belanda. Maka dari itu saya mencoba audiens ke Kementerian Kebudayaan, Dinas Kebudayaan maupun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Gubernur Jakarta baru nantinya agar Kisah Kepahlawanan Mirah dari Betawi ini yang tadinya tidak dikenal masyarakat Jakarta bisa menjadi ikonik Jakarta juga kalo perlu bisa menjadi film juga seperti Si Pitung yang sudah lebih dahulu difilmkan dan barangkali selain kita bisa memperkenalkan Mirah Marunda menjadi bagian ikon sejarah kota Jakarta yang dikenal masyarakat luas tetapi Marunda juga bisa menjadi tempat Pariswisata kota Jakarta itu sendiri.

Harapan terakhir dari Teater Mirah Musikal ini agar seluruh Indonesia bisa mengenal sejarah Kepahlawanan Mirah dari tanah Marunda Jakarta yang juga menjadi bagian sejarah Kota Jakarta dan Mirah bisa menginspirasi figur atau ikon untuk generasi sekarang dengan Mirah adalah perempuan yang percaya bahwa Mirah punya mimpi walaupun Dunia menentangnya karena di tahun 1800 an aktifitas perempuan di jaman penjajahan Belanda sangat terbatas pendidikannya tetapi Mirah sendiri ingin menjadi jawara untuk menjaga tanah Betawi dengan melawan penjajah Kompeni Belanda yang sudah menyengserakan rakyat kecil kota Batavia waktu dizamannya sehingga bisa diimplementasikan diera generasi sekarang anak muda bisa mengikuti apa yang pernah dilakukan Mirah menjadi pahlawan untuk keluarganya sendiri hingga bisa berguna bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

PONPES AL-KAHFI SELENGGARAKAN ACARA BUKA BERSAMA DENGAN PARA SANTRINYA

Published

on

By

Kulon progo, 9/3/2026/_Karyapost, Ponpes Al Kahfi pada kegiatan di bulan suci ramadhan tahun 2026 ini
pada hari senin tanggal 9 maret 2026 , pukul.16.30 wib -selesai , ponpes Al Kahfi melaksanakan rangkaian kegiatan buka bersama di isi acara tauizah dengan materi “membuka jalur rejeki” bersama para santrinya kemudian hadir tamu undangan bapak Kyi Daldiri dan ustadz Sarwono dari Yogyakarta.

Acara berjalan lancar dan di tutup dengan menikmati hidangan buka puasa bersama dan sholat magrib di ponpes Al Khafi.

Bapak Ngadiran selaku pendiri Ponpes Al Kahfi menjelaskan bahwa kegiatan di ponpes Al Kahfi di bulan suci Ramadhan tahun 2026 ini berjalan dengan baik memasuki hari ke dua puluh di bulan puasa ini khususnya kegiatan para santrinya dan setelah acara buka bersama selesai akan di lanjutkan dengan sholat Tarawih bersama di ponpes Al Kahfi di pimpin oleh ustad romadhon.

Ponpes Al-khafi beralamat di Desa Pandowan, kecamatan Galur kabupaten kulon Progo Yogyakarta, jumlah keseluruhan para santrinya sekitar ratusan orang meliputi sebagian besar wilayah di kabupaten kulon Progo.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Kadin DKI Jakarta Gelar Rapimprov II Tema “Pengusaha Lokal Sebagai Pilar Strategis Penggerak Ekonomi Provinsi DKI Jakarta”

Published

on

By

Jakarta,  – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) II dengan tema “Pengusaha Lokal Sebagai Pilar Strategis Penggerak Ekonomi Provinsi DKI Jakarta” Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya N. Bakrie, sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat ekonomi Jakarta, diPark Hyatt Jakarta, Senin (09/03/26).

Forum ini menjadi momentum penting bagi dunia usaha untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Jakarta.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengusaha lokal memiliki peran krusial sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Menurutnya, Rapimprov II menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi program kerja organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat peran dunia usaha di Jakarta.

“Rapimprov ini sangat strategis untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya sekaligus menetapkan arah kebijakan dan program kerja tahun 2026. Kami ingin memastikan pengusaha lokal dapat menjadi motor penggerak ekonomi Jakarta secara berkelanjutan,” ujar Diana Dewi.

Dalam paparannya, Diana juga menyampaikan sejumlah capaian program kerja Kadin DKI Jakarta sepanjang 2025. Di antaranya peningkatan konsolidasi organisasi, dukungan terhadap program strategis nasional, hingga berbagai kerja sama dengan instansi pemerintah dan lembaga terkait dalam mendukung pengembangan dunia usaha.

Salah satu capaian penting adalah kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam sosialisasi dan fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha, yang berhasil menerbitkan ribuan sertifikat halal bagi pelaku usaha di Jakarta.

Selain itu, Kadin DKI Jakarta juga aktif meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, serta menyelenggarakan berbagai pelatihan dan program pengembangan usaha bagi pelaku UMKM.

Tak hanya itu, Kadin DKI juga berperan dalam kegiatan sosial dan stabilisasi ekonomi, seperti penyaluran paket sembako Ramadan serta berbagai kegiatan business matching internasional guna membuka peluang investasi dan kerja sama bisnis bagi pengusaha Jakarta.

Melalui Rapimprov II ini, Kadin DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta secara berkelanjutan.

Ke depan, Kadin DKI Jakarta juga akan memfokuskan berbagai program kerja pada pemberdayaan pengusaha lokal agar dapat berperan lebih besar dalam berbagai proyek pembangunan dan sektor prioritas di ibu kota.

Continue Reading

Metro

IKA PPM Bersama HnG Consulting Sukses Gelar “Charity Concert Cinta Kasih Ramadhan 2026”, Tebar Kebaikan Kepada Anak-anak Yatim Piatu 

Published

on

By

Jakarta – Ramadan adalah momen tepat untuk menebar kebaikan dan menjadi keberkahan semua makhluk hidup. Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dan HnG Consulting pun menggelar konser amal atau charity concert bertajuk “Cinta Kasih Ramadhan 2026”.

“Kita satukan hati dan langkah untuk berbagi, memberikan harapan, serta menyalurkan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesama,” ungkap Ketua Umum IKA PPM, David Chandrawan, S. T., M. M. di sela-sela acara didampingi oleh Irvan Timotius, S.T & Dylan Bachtia, S.E, Founder HnG Consulting yang juga pengurus inti dari Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI).

Kegiatan mulia ini digelar pada hari Sabtu, 07 Maret 2026, di Auditorium A. M. Kadarman, Gedung B, Lantai 2, PPM School of Management, Jl. Menteng Raya, No. 9, Tugu Tani, Jakarta Pusat. Acara “Cinta Kasih Ramadhan, Peduli Anak Yatim Piatu” itu diadakan IKA PPM.

Berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Management PPM (STM PPM), Mc Donald’s Indonesia, Alfamidi, Kino Indonesia, Mandaya Royal Hospital, Oleh-Oleh Neng Mae,  Tulus Water dan PT Sasa Inti. Kegiatan penuh berkah di bulan suci ini juga diramaikan artis-artis ibu kota.

Acara diawali dengan sambutan penuh inspirasi dari para pemimpin atau petinggi STM PPM dan IKA PPM. Bahkan, oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Dr. (H. C.) H. Zulkifli Hasan, S. E., M. M. yang juga alumnus PPM School.

Sambutan pertama dari Zulkifli Hasan yang dilanjutkan oleh Ketua STM PPM: Dr. Wendra, S. E., Ak., M. HRM., ACP., CPC. Lalu, ditutup dengan sambutan Ketua Umum IKA PPM, David Chandrawan, S.T., M.M.

“Pada bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M, saya selaku alumni PPM mendukung pengurus IKA PPM dan para sponsor acara menyelenggarakan acara ‘Cinta Kasih Ramadan, Peduli Anak Yatim Piatu’,” ucap Zulkifli Hasan dalam sambutannya.

Ketua STM PPM Wendra dalam sambutannya  mengatakan, sinergi STM PPM dan wadah alumninya IKA PPM dapat semakin berdampak nyata untuk civitas akademia maupun masyarat sekitar kampus. Ia bersyukur karena acara berlangsung dengan sukses dan meriah.

“Alhamdulillah, acara berlangsung sukses dan dihadiri oleh ratusan donatur serta pencinta seni musik,” tambahnya.

Di tempat yang sama, David Chandrawan, selaku Ketua Umum IKA PPM mengawali sambutan dengan mengutip salah satu hadis Rasulullah SAW yakni sebagai berikut. “Sedekah kepada anak yatim di bulan puasa adalah salah satu amalan paling mulia. Karena, menggabungkan keutamaan bersedekah di bulan Ramadan dengan kemuliaan menyantuni yatim piatu. Pahalanya dilipatgandakan, menghapus dosa, membuka pintu rezeki, dan menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, layaknya jari telunjuk dan jari tengah,” ucap David, dalam sambutannya mengutip hadis Rasulullah SAW.

“Serta hajat (keinginan) kita semua dapat tercapai. Saya berharap, kita bersama-sama bisa terus menyantuni anak yatim piatu, mengusap kepalanya, dan memberi mereka makanan seperti yang kita makan hingga diharapkan dapat membentuk hati kita menjadi lembut dan damai,” tandas David meneruskan sambutannya.

Dimeriahkan para Artis Top Ibu Kota

Kehadiran para artis ternama ibu kota ini tidak hanya hadir untuk menghibur, tetapi juga menunjukkan kepedulian mereka terhadap anak-anak yatim piatu. Mereka ingin berbagi juga keberkahan bulan Ramadan dengan para anak langit (yatim piatu).

Tampak, para artis hadir memeriahkan konser amal itu. Antara lain, ada Ita Purnamasari, Snada dan tidak ketinggalan IKA PPM Voice.

IKA PPM Voice yang digawangi oleh Sekjen IKA PPM yang juga Associate Director HCM, Mc Donald’s Indonesia, Yan Wibisono, S.Si., M.M. membawakan lagu “Marhaban Ya Ramadan” dan “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya”.

Kemudian, Snada membawakan lagu hitsnya yakni “Neo Shalawat” dan  “Jagalah Hati”.  Penyanyi cantik dan legendaris Ita Purnamasari melantunkan tiga lagu sekaligus yakni “Dengan Menyebut Nama Allah”, “Cintaku Padamu”, dan lagu “Taubat” berduet dengan Snada menutup kemeriahan hiburan acara “Charity Concert, Cinta Kasih Ramadhan 2026”.

Para Anak Langit Hadir di Kampus Bisnis, PPM School of Management

Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah “50 an Anak Langit” (yatim piatu). Mereka berasal dari Panti Asuhan Yatim Piatu Muslimin Senen.

Dengan senang, mereka mengikuti acara buka bersama yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Suasana Ramadan yang penuh kehangatan ini menjadi pengalaman mereka yang tidak terlupakan.

Dan, menjadi momen yang mungkin belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Sejak tiba di lokasi, anak-anak disambut dengan suasana yang berbeda dari keseharian mereka.

Dekorasi yang khas, hidangan yang melimpah, serta atmosfer penuh kebersamaan menciptakan suasana yang membuat mereka seolah berada di dunia yang baru. Dengan tema nuansa labaran, banyak makanan tersaji, menghadirkan kesempatan mereka untuk mencicipi berbagai hidangan istimewa dalam suasana yang hangat dan menyenangkan.

Untuk sebagian mereka, ini adalah kali pertama merasakan berbuka puasa dengan sajian yang begitu beragam. Yakni dalam lingkungan kampus bisnis ternama di jantung kota Jakarta, PPM School of Management, Tugu Tani – Menteng.

Tausiyah dan Hiburan

Tausiyah dan hiburan dalam acara santunan anak yatim piatu juga digelar saat acara Cinta Kasih Ramadhan. Ini untuk memberikan motivasi dan kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu tersebut.

Acara dimulai dengan alunan merdu dari Ustaz Abu Hanafi, S. Pd. (pembaca Al-Quran) Surat Al Insan (76), Ayat 8 -18 yang memberikan banyak pedoman terkait hubungan manusia kepada anak yatim. Dengan saritilawah, artis cantik, Viola Harahap yang terkenal dengan Lagu Asmara nya.

Selanjutnya, Ustaz Drs. Agus Abubakar Alhabsyi, B. Sc. memberikan siraman rohani. “Mengurus urusan anak yatim piatu secara patut adalah baik. Dan, jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan,” ujar Ustaz Agus Abubakar Alhabsyi.

Lanjutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan amal ibadah dan kepedulian terhadap sesama melalui tindakan kebaikan. “Kita harus terus memperbanyak sedekah dan menunjukkan rasa peduli kepada sesama dengan saling memberi dan menyayangi. Mari kita terus berbagi cinta kasih dengan sesama dan meraih pahala berlipat ganda dalam bulan yang penuh berkah ini,” pungkasnya dengan penuh semangat.

Santunan dan Buka Bersama Anak Yatim Piatu

Puncak acara “Cinta Kasih Ramadhan 2026” adalah pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu oleh para donatur, sponsor dan penyelenggara acara (Pengurus IKA PPM dan Dewan Direksi STM PPM). Serta, artis pengisi yang disaksikan oleh organ Yayasan PPM, Shanti L. Poesposoetjipto, Dipl. Ing. (ketua dewan pembina PPM), Ir. Tjahjono Soerjodibroto (ketua Yayasan PPM) dan Drs. Sofyan Rezanova, M. M. dan Bryan David Emil Tilaar (bendahara Yayasan PPM) serta perwakilan alumni PPM, seperti Agus Winardono, S.E., M.M, Direktur Human Capital BRI Periode 2021-2025 / Wakil Ketua Dewan Pembina IKA PPM, Dr. Ir. Benny Hutahayan, S.T., M.M., M.P.A., DBA, Ketua Dewan Pengawas IKA PPM,  Drs. Rudiantara, M.B.A, Menteri Komunikasi dan Digital (2014–2019), Abdul Aziz (Presdir Detik.Com), Dr. Edhijanto Widaja Taufik, MBA, Founder & President Director RS Mandaya Royal & Ketua IKA PPM Periode sebelumnya yakni Ir. Sumartoyo, M.B.A.,DBA;  Pudjiono, S.E., M.M;  Dr. Handito Joewono, S.E., M.M,; Ir. Darsan G. Brataatmadja, M.B.A., L.LM, Ir. Prabowo Budhy Santoso, M.M.

Anak-anak penerima santunan terlihat sumringah dan terharus menerima santunan dan buka puasa bersama saudara mereka yang peduli. Kekaguman tergambar dari cara mereka menerima santunan dan menikmati setiap hidangan, berbagi cerita dengan teman sebaya hingga meresapi momen berbuka puasa yang penuh kebersamaan.

Perhatian dan kepedulian yang mereka terima malam itu menghadirkan kebahagiaan sederhana yang mungkin akan mereka kenang dalam waktu yang lama. Lebih dari sekadar berbagi hidangan, acara ini menghadirkan pengalaman yang memperkaya hati mereka.

Momen kebersamaan yang terjalin memberikan kehangatan yang tidak tergantikan seolah menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri. IKA PPM dan sponsor acara berharap bahwa kebahagiaan yang dirasakan anak-anak langit ini dapat menjadi awal dari lebih banyak kesempatan berbagi di masa mendatang, memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan dalam masyarakat.

Dengan acara ini, Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk beribadah, tetapi juga guna merajut kasih sayang dan menghadirkan kebahagiaan mereka yang membutuhkan. Dan, acara ini menjadi bukti nyata dari komitmen IKA PPM, sponsor, civitas akademia serta artis yang peduli dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus ditanamkan dan dijaga sehingga mampu menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan berempati terhadap sesama. Jadi, marilah kita hidup seperti air putih, tidak mewah, tetapi sangat berguna untuk kehidupan: hadir memberi arti untuk sesama dan lingkungan sekitar.

Jadi marilah kita hidup seperti air putih, tidak mewah, namun sangat berguna bagi kehidupan.  Amien YRA.

Continue Reading

Trending