Kulon Progo, 18/4/2026- Karyapost.com Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Kelurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, pemerintah kelurahan menggelar pagelaran wayang kulit yang berlangsung khidmat dan meriah di halaman balai desa, Sabtu (18/4/2026).
Acara dimulai pukul 20.00 Wib sampai waktu mendekati sekitar pukul 03.00 wib sebelum waktu subuh dengan materi acara pembukaan sambutan ketua panitia dalam hal ini disampaikan oleh Lurah Bejo santoso,sambutan dari Dinas pariwisata kabupaten kulon progo oleh Sutarman, Doa bersama kemudian penyerahan wayang kepada Dalang untuk dimulainya acara pagelaran wayang kulit tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, A.Md, jajaran anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo maupun anggota DPRD DIY ( Lilik Syaiful Ahmad, S.P, Agus Supriyanto,SM,
Tukijan S.E, Suryanto dan Muh Ajudrin Akbar S.Sos.I ) unsur Forkopimka seperti Camat, Kapolsek, Danramil dan tamu undangan yang diperkirakan mencapai kurang lebih 600 orang.
Pagelaran wayang kulit tersebut menghadirkan dalang muda berbakat Ki Gading Pawukir yang merupakan putra dari dalang kondang Ki Seno dari kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut semarak hut ke 78 kalurahan Gulurejo sinergi antar elemen masyarakat tampak kuat dari Linmas,karangtaruna serta jaga warga turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.
Pagelaran wayang kulit bukan sekadar hiburan melainkan juga media dakwah kultural yang mengandung nilai-nilai luhur, dalam setiap alur cerita tersirat pesan tentang pentingnya menjaga akhlak, mempererat persaudaraan serta meneguhkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Momentum peringatan HUT ke-78 ini menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus melestarikan budaya warisan leluhur sebagai bagian dari identitas bangsa di tengah arus modernisasi peran aktif generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budaya namun justru mampu merawat dan mengembangkannya dengan penuh rasa bangga.
Melestarikan budaya adalah bentuk syukur atas nikmat sejarah dan jati diri yang telah diwariskan kemudian dengan budaya kita tidak hanya mengenang masa lalu tetapi juga membangun masa depan yang berkarakter,demikian pesan yang dapat dipetik dari kegiatan acara tersebut.
Devi Rowanto ketua jaga warga yang di temui oleh awak media karyapost jakarta menyampaikan terimakasih atas kehadirannya dalam kegiatan acara liputan media untuk membantu informasi terkait Hut ke 78 Kalurahan Gulurejo dan semoga dengan terselenggaranya acara ini diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat Gulurejo, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menjaga dan menghidupkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Jurnalis: Budi Legowo Santoso
