Kulon Progo, 19 April 2026 – KaryaPost.com
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sentolo kembali menggelar pengajian rutin Ahad pagi yang berlangsung khidmat dan penuh makna di SMK Muhammadiyah Sentolo, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini semakin istimewa karena dirangkai dengan acara pelepasan dan pamitan jamaah haji asal Sentolo yang tergabung dalam bimbingan Aisyiyah.
Sebanyak 15 calon jamaah haji dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus doa bersama, agar para tamu Allah SWT diberikan kelancaran, kesehatan, serta kemudahan dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Ketua PCM Sentolo, Drs. H. Kasdiyono, dalam sambutannya menyampaikan harapan mendalam agar seluruh jamaah diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah, baik yang wajib maupun sunnah. Ia juga berharap sepulang dari Tanah Suci, para jamaah menjadi haji yang mabrur dan mampu menjadi pelopor dalam syiar Islam di tengah masyarakat.
“Semoga para jamaah senantiasa diberi kesehatan, kemudahan, serta kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji mabrur, dan menjadi pejuang dalam menyiarkan nilai-nilai Islam,” ungkapnya.
Perwakilan jamaah, Bapak Sudiman, S.Pd., menyampaikan rasa haru sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekhilafan. Ia juga memohon doa restu agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar dapat menunaikan rukun, wajib, dan sunnah haji dengan baik serta kembali dalam keadaan selamat,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak SMK Muhammadiyah Sentolo memanfaatkan momen ini untuk mensosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah tersebut membuka dua program keahlian, yaitu Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Komputer Jaringan.
Ibu Khomsatun, S.P., M.Si., menyampaikan harapan agar masyarakat dapat memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan sekolah. Ia berharap SMK Muhammadiyah Sentolo semakin dipercaya sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul dan berakhlak mulia.
“Kami memohon dukungan dari masyarakat agar SPMB tahun ini sukses, sekolah semakin maju, dan mampu mendidik generasi yang berilmu serta berakhlak,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz H. Alif Mulyono, S.Pd.I., M.Si., dalam tausiyahnya menekankan pentingnya sinergi umat dalam memajukan pendidikan, khususnya sekolah Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa pendidikan agama harus menjadi pondasi utama, yang kemudian diimbangi dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai perkembangan zaman.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memajukan lembaga pendidikan. Di SMK, pendidikan agama harus menjadi prioritas utama, kemudian diikuti dengan pendidikan duniawi sebagai bekal masa depan,” pesannya.
Kegiatan pengajian ini tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun pendidikan dan kehidupan beragama yang lebih baik di tengah masyarakat.
Jurnalis: Riyanto, S.H.
