PANJATAN — Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Generasi Muda Kulonprogo (GMK), DPC IP-KI/Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia Kabupaten kulon Progo bersama Upiya Al Hasan Anggota DPRD Kulon Progo dari Komisi II  menghadiri acara dialog serta Sarasehan Pendidikan di Aula SLB Negeri 1 Kulon Progo  pada hari rabu pukul.08.30 wib-selesai kemudian kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan membuka ruang setara bagi kemajuan pendidikan inklusif di wilayah kabupaten kulon Progo Daerah istimewa Yogyakarta. ( 5/8/2026 )

Kepala Sekolah SLB Negri 1  Kulon Progo ibu Titin Nurhayati,S.Psi., M.Pd. menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian dari Komunitas GMK’2009 / Generasi Muda Kulon Progo bersama Ormas DPC IP-KI/Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia wilayah kabupaten kulon Progo termasuk kehadiran dari salah satu anggota DPRD kabupaten kulon Progo Mik Upiya Al Hasan dari Dapel pemilihan Nanggulan – Sentolo , Menurutnya dialog dan sarasehan ini merupakan keberlanjutan dari sinergi positif yang sebelumnya telah terjalin bersama dinas perhubungan ( Dishub ) Kulon Progo melalui sosialisasi transportasi dan edukasi rambu-rambu lalulintas kepada anak-anak disabilitas maka pada kesempatan yang sama pada acara hari ini turut diserahkan pula piagam penghargaan bentuk apreasiasi dari GMK / Generasi Muda Kulon Progo secara simbolis melalui Mik Upiya Al Hasan terkait piagam keikutsertaan bagi para peserta khususnya siswa maupun siswi dari sekolah SLB Negri 1 kulon Progo yang beralamat di Kapanewon Panjatan.

Pemerhati sekaligus Konsultan Kebijakan Publik, Priyo Santoso SH.M.H yang hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif ” Keberhasilan pendidikan adalah tanggung jawab bersama maka seluruh elemen harus dilibatkan sesuai fungsi dan perannya masing-masing melalui kolaborasi dan sinergi tripartit yang solid, kita dapat mendorong kemajuan pendidikan yang berdampak nyata bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali ” tegas Priyo Santoso disampaikan kepada awak media.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo,Upiyo Al Hasan dari Partai Amanat Nasional, memanfaatkan ruang sarasehan ini untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan secara langsung kondisi realita para siswa maupun siswi SLB N 1 Kulon Progo dengan Pihak sekolah untuk menyuarakan harapannya terkait kondisi real para siswa maupun siswi agar anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan ruang dan kesempatan yang sama untuk terlibat dalam berbagai ajang maupun kegiatan edukasi di tingkat kabupaten.

Menanggapi hal tersebut, Upiya Al Hasan Anggota DPRD Kabupaten kulon Progo menegaskan kesiapannya untuk mengawal aspirasi ini hingga ke pemerintah daerah melihat banyaknya potensi dan prestasi luar biasa yang diukir oleh para siswa SLB N 1 Kulon Progo terbukti sangat layak disandingkan dengan sekolah umum lainnya.

Melalui kegiatan dialog dan sarasehan seperti ini kami perwakilan dari Komunitas GMK’2009 / Generasi Muda Kulon Progo bersama ormas DPC IP-KI Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia wilayah kabupaten kulon Progo bersama para pemangku kepentingan menegaskan kembali komitmennya ” bahwa semangat kemerdekaan harus mampu diwujudkan dalam bentuk kesetaraan hak yaitu kesempatan berkarya dengan pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh anak – anak khususnya di Wilayah kabupaten Kulon Progo “, Mungkin ini hanyalah aksi kecil yang dilakukan oleh anak bangsa yang mencoba memberikan andil dalam pembangunan di suatu wilayah yang kecil pula akan tetapi hal itu akan menjadi besar manakala di lakukan dalam waktu dan tempat yang tepat dengan menjaga kebersamaan,gotong royong maupun api semangat adalah kunci dari tercapainya cita – cita yang kami perjuangkan dan jangan pernah rela jika orang menggangab kita tidak pernah ada sebab dari Kulon Progo kita tunjukkan pada dunia bahwa kita ada .

Jurnalis Budi Legowo Santoso