TEMANGGUNG – Karya Post.com ,Dalam upaya mengoptimalkan potensi wisata berbasis masyarakat, sebanyak 30 pengurus Tuwanggana Kalurahan Banaran melaksanakan kegiatan study reference pengelolaan dan pengembangan pariwisata ke Kabupaten Temanggung pada Minggu (9/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyambangi dua destinasi utama, yakni Pasar Papringan dan Posong, Kedua lokasi ini dipilih secara khusus karena memiliki kemiripan karakteristik serta potensi dengan Kalurahan Banaran. Banaran sendiri menyimpan potensi alam yang kuat sepanjang aliran Sungai Progo, serta potensi wisata agro-pertanian yang dinilai sangat prospektif untuk dikembangkan layaknya Pasar Papringan.
Sekretaris Tuwanggana Kalurahan Banaran Suwandi, M.Pd., yang hadir didampingi jajaran pengurus, menegaskan komitmen timnya untuk mengadopsi praktik-praktik baik ( best practices ) yang didapatkan selama di Temanggung.
Kunjungan ini menjadi pemantik semangat bagi kami melihat Potensi alam Sungai Progo dan sektor pertanian di Wilayah Banaran yang memiliki modal besar untuk berkembang dan kami bertekad untuk memperkuat tata kelola wisata lokal agar mampu menggerakkan roda perekonomian dan memberdayakan warga Banaran secara berkelanjutan ujar Suwandi, M.Pd. disampaikan kepada awak media.
Melalui kegiatan ini, Tuwanggana Kalurahan Banaran Kapanewon Galur Kabupaten kulon Progo Daerah istimewa Yogyakarta bersiap menyusun langkah strategis guna mengolah aset alam dan pertanian lokal menjadi destinasi wisata unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
