JAKARTA – PT CCEPC Indonesia menegaskan komitmennya mendukung pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia melalui penerapan teknologi dan pengalaman global dalam berbagai proyek energi serta pengelolaan lingkungan.
Engineering Consultant PT CCEPC Indonesia Daffa Khairi mengatakan pengembangan energi berkelanjutan tidak hanya berfokus pada penggunaan sumber energi bersih, tetapi juga harus memperhatikan sejumlah aspek penting sejak tahap perencanaan hingga pembangunan fasilitas pembangkitan.
“Ada lima kuncinya. Pertama, energi itu harus andal. Terus kita harus memastikan keterjangkauan energi, kebersihan energi tersebut juga harus kita perhatikan. Kelima komponen untuk sustainable ini diterapkan ketika kita ingin melakukan desain untuk membangun fasilitas pembangkitan,” ujar Daffa di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Menurut Daffa, prinsip keberlanjutan perlu menjadi bagian integral dalam proses perancangan infrastruktur energi agar fasilitas yang dibangun mampu memenuhi kebutuhan energi secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan, PT CCEPC Indonesia telah hadir di Indonesia sejak 2017 dan membuka kantor pusat di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada 2020.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perusahaan memiliki lima lini bisnis utama, yakni Clean Energy Utilization, Solid Waste Treatment, Flue Gas Treatment, Wastewater Treatment, dan Remediasi Lingkungan.
Kelima lini bisnis tersebut mencerminkan cakupan layanan CCEPC Indonesia dalam menyediakan solusi teknologi di sektor energi dan lingkungan, mulai dari pemanfaatan energi bersih hingga pengelolaan limbah.
CCEPC Indonesia juga terlibat dalam berbagai proyek, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan pengolahan limbah cair melalui fasilitas wastewater treatment plant (WWTP).
Perkuat Kapasitas Talenta Lokal
Selain mengembangkan bisnis berbasis teknologi, CCEPC Indonesia turut mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui proses transfer pengetahuan dan pengalaman dari proyek-proyek berskala global.
Daffa mengatakan penguatan kompetensi tenaga kerja Indonesia menjadi salah satu perhatian perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
“Kita berfokus untuk meningkatkan talenta-talenta yang ada di Indonesia melalui knowledge sharing terhadap pengalaman proyek skala global,” kata Daffa.
Ia menjelaskan, proses berbagi pengetahuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tenaga profesional Indonesia, khususnya dalam bidang engineering dan operasional proyek energi serta lingkungan.
Menurut dia, pengembangan talenta lokal juga menjadi langkah penting untuk mendorong lokalisasi kemampuan dan memperluas kerja sama dengan berbagai entitas di Indonesia.
“Harapan utamanya agar kita bisa melakukan lokalisasi dan berkolaborasi bersama entitas-entitas di Indonesia,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pengalaman global, teknologi, dan potensi SDM lokal, CCEPC Indonesia berupaya mendukung penguatan kapasitas industri nasional.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan proyek energi dan lingkungan, sekaligus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di Indonesia.
