JAKARTA — Anggota Dewan Pakar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dari Sulawesi Selatan, Dr. Amruddin AE, S.Pt., M.Pd., M.Si., menerima penghargaan kategori Uswatun tingkat nasional dalam ajang BKPRMI Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kiprahnya selama kurang lebih 20 tahun di lingkungan organisasi.
Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian resepsi puncak Milad ke-49 BKPRMI yang berlangsung di Jakarta, Minggu (25/10/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat pengabdian, memperkuat keteladanan, dan mendorong lahirnya kader-kader muda yang kreatif dalam memakmurkan masjid.
Amruddin mengatakan, penghargaan yang diterimanya bukan sekadar pengakuan atas perjalanan panjang pengabdian, melainkan juga dorongan bagi kader BKPRMI di berbagai daerah untuk terus meningkatkan kontribusi bagi organisasi dan masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini memberikan penghargaan kepada teman-teman pengurus BKPRMI atas kiprahnya selama kurang lebih 20 tahun. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi teman-teman di daerah kabupaten agar dapat berbuat lebih baik dan lebih kreatif dibandingkan apa yang sudah kami capai hari ini,” ujarnya.
Menurut Amruddin, kategori Uswatun memiliki makna penting karena menempatkan keteladanan sebagai bagian utama dalam proses pembinaan generasi muda. Para pengurus dan kader BKPRMI, kata dia, tidak cukup hanya mengajak anak-anak dan remaja untuk aktif mengikuti kegiatan masjid, tetapi juga harus menunjukkan keterlibatan nyata dalam aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Ia menilai, keteladanan menjadi salah satu kunci dalam membangun kedekatan dengan generasi muda. Ajakan untuk memakmurkan masjid akan lebih efektif apabila disertai contoh langsung dari para pengurus, baik melalui kehadiran dalam kegiatan keagamaan maupun partisipasi aktif dalam berbagai program kemasyarakatan.
“Generasi muda sekarang membutuhkan contoh. Kalau kita mengajak mereka ke masjid, kita sendiri juga harus hadir dan memberikan teladan. Bagaimana menghidupkan masjid dan berpartisipasi maksimal dalam kegiatan-kegiatannya, itulah contoh yang baik,” tegasnya.
Ia berharap penghargaan BKPRMI Award 2026 dapat menjadi motivasi bagi kader-kader muda untuk melanjutkan estafet pengabdian dengan semangat yang lebih besar. Generasi penerus juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan program yang lebih baik agar keberadaan BKPRMI semakin dirasakan manfaatnya oleh umat dan masyarakat luas.
Amruddin juga menyoroti rencana peringatan Milad ke-50 BKPRMI pada 2027. Ia berharap momentum setengah abad perjalanan organisasi tersebut dapat diselenggarakan secara lebih meriah sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat pembinaan kader dan meningkatkan kualitas pemberian penghargaan kepada para tokoh yang telah berkontribusi bagi organisasi.
Menurutnya, sistem apresiasi yang terus dikembangkan dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga motivasi pengurus, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan budaya keteladanan di seluruh tingkatan organisasi, mulai dari pusat hingga daerah.
“Harapan saya, adik-adik kader bisa berbuat lebih baik daripada apa yang sudah saya laksanakan selama ini. Semoga ke depan BKPRMI semakin maju dan mampu melahirkan kader-kader yang memberikan manfaat lebih besar bagi umat,” pungkasnya.
Penghargaan kategori Uswatun tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan, tetapi juga menjadi dorongan bagi seluruh kader BKPRMI untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda, pengembangan kegiatan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
