Connect with us

Metro

Ruwahan & Deklarasi Dukungan Anies Baswedan Presiden RI 2024

Published

on

Jakarta, – Berbagai elemen dari lapisan masyarakat terus melakukan dukungan dan dekkarasi Anies Baswedan menjadi Presiden RI 2024.

Forum Masyarakat Santri Nusantara ( Formas NU) dan Majelis Sholawat An- Nahdhiyyah Indonesia ( MAS ANIES) menyatakan dukungan dengan tajuk “Ruwahan dan Deklarasi Dukungan Anies Baswedan Presiden 2024” berlangsung Rabu ( 15/3/2023 ) di Gedung Joeang 45, Jl. Menteng Raya 31 Jakarta Pusa

Formas NU dengan Ketua Umum, Ahmad Rouf Qusyairi – Sekjen, Zainal Fanani dan MAS ANIES dengan Ketua Umum, KH. Muhammad Ridwan – Sekjen, KH. Abdullah Affaz mereka mendukung dengan tekad untuk memenangkan Mas Anies Baswedan sebagai Presiden RI 2024.

Ada 6 point pernyataan yang disampaikan Formas NU dan MAS ANIES yang didasarkan atas pertimbangan figur, rekam jejak dan visi kepemimpinan Prof. Anies Rasyid Baswedan.

Diantara point yang disampaikan yaitu: Memenuhi kriteria pemimpin yaitu: Siddiq ( jujur dalam perkataan dan perbuatan). Amanah ( dapat dipercaya saat diberi mandat oleh rakyat). Tabligh (Menyampaikan Kebenaran). Fathonah ( Cerdas dan Intekektual).

Ketum Formas NU, Ahmad Rouf Qusyairi dalam sambutannya mengatakan, apa yang dilakukan ini adalah sejalan dengan pendahulu kita di NU. Kita memandang atas kriteria dan rekam jejak dari narasi politik Pak Anies, maka beliaulah yang memenuhi kriteria 4 hal sebagai pemimpin.

Menurutnya, Kita hari ini tidak boleh menjadi penonton dan berani menyampaikan harapan untuk kehidupan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

“Beliau punya bibit, bebet dan bobot. Keturunan tokoh pahlawan. Dia pernah jadi Rektor institusi pendidikan. Rekam jejak dia pernah menjadi pemimpin di propinsi DKI, yang alhamdulillah sukses menjadikan warga Jakarta yang harmoni. Kapasitas sebagai calon pemimpin yang konsisten dalam memperjuangkan dan menghadirkan keadilan sosial. Biidnillah pak anies insyaallah menjadi Presiden 2024,” ungkap Ahmad Rouf.

“Kita sudah komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat khususnya di daerah jawa. Kita terus bergerak memenangkan dengan sosialisasi khususnya tabayyun di kalangan santri,” tambah kader NU ini.

Sementara itu, Ketum MAS ANIES, KH Muhammad Ridwan, kita rancang untuk mendukung generasi terbaik bangsa yaitu Anies R Badwedan. Berbisik dibumi dan mengetuk pintu langit agar Pak Anies menjadi Presiden.

“Kami fokus amaliah amaliah Nahdiyin( sholawat) kami mengambil jalan tengah yang bisa merangkul semua kalangan simpul relawan untuk beramaliah ala NU. Begitupun Formas NU, ruwahan kita diawali dengan membaca tahlil dan zikir. Aplikasi sholawat nahdhiyyin. Kita akan menghidupkan amaliyah NU. Khususnya Jatim, Jateng, DKI dan Banten ” ujar KH Ridwan.

Menurutnya, ada empat 4 prinsip kenapa harus mendukung Anies Rasyid Baswedan, yaitu beliau mrmiliki (1) Equality, menyamaratakan semua golongan education for all, law all. (2) Konsentrasi kepada keprntingan umum. (3) Comoon Sense bekerja dengan gagasan menyampaikan narasi dan kerja nyata. (4) Beliau Mentaati rule of law yang Ditopang oleh karakter pak Anies sendiri.

“Maka Indonesia membutuhkan Pemimpin yang bukan yang biasa biasa saja, tapi pemimpin yang luar biasa,” pungkasnya.

Acara yang dihadiri mayoritas warga nahdiyin tersebut sevagai Ketua Dewan Pembina Dr. Sudirman Said sedangkan tampak hadir dan memberi sambutan pada dekkarasi itu antaranya: Chozin Amirullah dan Andi Jamaroh.

Continue Reading

Metro

Gandeng Lintas OPD, Perukunan Tuwanggana Galur Akselerasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Warga

Published

on

By

KULON PROGO — Karya post.com,
Mengawali langkah nyata dalam mengawal isu-isu strategis di tingkat akar rumput, Perukunan Tuwanggana Kapanewon Galur resmi memulai rangkaian roadshow silaturahmi ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (23/7/2026).

Rangkaian kunjungan ini mengusung berbagai tema dialog yang disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan dan kondisi faktual masyarakat bawah.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Perukunan Tuwanggana Galur, Drs. H. Sardal, dengan didampingi oleh Sekretaris, Priyo Santoso, S.H., M.H., yang juga dikenal luas sebagai praktisi civil society.
Sebagai pijakan awal, roadshow menyasar dua instansi vital yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar dan pemberdayaan warga, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR) serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Kehadiran rombongan Perukunan Tuwanggana Galur disambut hangat oleh Kepala Bagian Kesra, Ridwan Usman.

Dalam perjumpaan penuh keakraban tersebut, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif proaktif dan langkah terobosan yang diambil oleh Perukunan Tuwanggana Galur.

“Ini adalah langkah konkret dan ruang sinergi yang sangat luar biasa. Inisiasi dari Perukunan Tuwanggana Galur ini patut menjadi percontohan yang layak diduplikasi oleh perukunan tuwanggana di wilayah lainnya,” ungkap Ridwan Usman.

Gerakan silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan wujud tanggung jawab moral dan kepedulian sosial untuk memastikan program-program pemerintah hadir serta berdampak nyata di masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan ini, Perukunan Tuwanggana Kapanewon Galur membuktikan bahwa ketika masyarakat dan pemerintah berjalan bergandengan tangan, percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan realitas yang sedang diwujudkan bersama.

Langkah awal ini menjadi pemantik semangat untuk terus membawa nama harum Perukunan Tuwanggana—sebagai mitra strategis pemerintah, penyeimbang aspirasi, sekaligus pengabdi yang selalu hadir dan dekat dengan hati rakyat.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Bhayangkari Sulut Promosikan UMKM Lokal di KKN 2026, Sambal Roa Jadi Produk Terlaris

Published

on

By

Jakarta – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulawesi Utara (Sulut) mempromosikan puluhan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dari 15 Polres di wilayah Sulawesi Utara dalam ajang Karya Kreatif Nusantara (KKN) 2026 yang digelar di Jakarta.

Produk yang dipamerkan meliputi beragam kuliner khas Sulawesi Utara, seperti sambal roa, keripik cakalang, olahan pisang, aneka kacang, hingga wastra tradisional yang diproduksi oleh para perajin lokal. Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari upaya Bhayangkari memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat.

Ketua Seksi Ekonomi PD Bhayangkari Sulut, Tari Minardi, mengatakan seluruh Polres di Sulawesi Utara dilibatkan untuk membawa produk UMKM terbaik hasil pembinaan masing-masing.

“Kita punya 15 Polres, jadi semua Polres ikut terlibat,” kata Tari saat ditemui di sela-sela pameran KKN 2026 di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Menurut dia, partisipasi seluruh Polres merupakan bentuk komitmen Bhayangkari dalam mendorong pertumbuhan UMKM agar mampu meningkatkan daya saing serta memperluas akses pemasaran produk lokal di tingkat nasional.

Ia menjelaskan, produk kuliner masih menjadi daya tarik utama di stan Bhayangkari Sulut. Dari berbagai produk yang dipamerkan, sambal roa tercatat sebagai produk yang paling banyak diburu pengunjung sejak hari pertama pameran berlangsung.

“Yang paling diminati masyarakat dari hari pertama sampai sekarang itu sambal roa,” ujarnya.

Selain produk kuliner, Bhayangkari Sulut juga menampilkan wastra tradisional yang dibuat secara handmade oleh perajin lokal. Setiap lembar kain maupun busana tradisional dikerjakan dengan teknik tradisional sehingga membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk proses penyelesaiannya.
“Pembuatannya kurang lebih sebulanan,” katanya.

Menurut Tari, keikutsertaan dalam Karya Kreatif Nusantara 2026 bukan hanya bertujuan meningkatkan penjualan produk selama pameran, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis dan memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Utara kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia berharap promosi melalui pameran berskala nasional tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan omzet pelaku UMKM sekaligus memperkuat daya saing produk unggulan Sulawesi Utara di pasar nasional.

“Harapannya supaya dagangannya laris dan omzetnya banyak,” tutur Tari.

Karya Kreatif Nusantara 2026 menjadi salah satu ajang promosi produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia yang mempertemukan pelaku UMKM, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan produk-produk lokal semakin dikenal, memiliki nilai tambah, serta mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Continue Reading

Metro

PD Bhayangkari Bengkulu Tampilkan Keunggulan UMKM di Ajang Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026

Published

on

By

Jakarta —  Dalam perhelatan Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026, Pengurus Bhayangkari dari berbagai daerah turut serta menampilkan produk-produk unggulan terbaik, salah satunya datang dari PD Bhayangkari Bengkulu.

Ibu Salma Imam Asfali selaku Ketua Seksi Ekonomi yang juga istri dari Kombes Imam Asfali, S.I.K., M.H. (Dirreskrimsus Polda Bengkulu) memaparkan partisipasi aktif dari 10 cabang Bhayangkari / kepolisian resor (polres) di wilayah Daerah Polda Bengkulu.
Dari setiap cabang di 10 daerah tersebut, dikurasi dan diambil banyak produk UMKM Bhayangkari unggulan untuk dipamerkan.

​Setiap cabang menghadirkan ragam produk pilihan yang merepresentasikan kekayaan daerah. Dari sekian banyak produk yang dipamerkan, minuman jeruk kalamansi menjadi salah satu primadona yang paling diunggulkan dan paling laris diburu pengunjung.

​”Ada macam-macam, ada ini ciri khasnya Bengkulu minuman jeruk kalamansi… karena kalau sudah mencoba pasti mau mencoba kembali,” ungkap Salma Imam Asfali di lokasi pameran.

​Produk-produk yang dibawa oleh kontingen Bhayangkari Daerah Bengkulu mencakup kategori kuliner hingga kerajinan non-kuliner. Variasi harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif agar dapat dijangkau oleh berbagai kalangan pengunjung:

● ​Produk Kuliner & Umum: Dibanderol mulai dari harga Rp35.000.

● ​Produk Non-Kuliner (Kerajinan Tertentu): Ada yang mencapai harga tertinggi hingga Rp1,800,000,-

​Antusiasme pengunjung yang tinggi membuat tingkat penjualan pada hari tersebut melampaui perkiraan. Bahkan, stok produk yang sedianya disiapkan untuk hari berikutnya terpaksa harus dikeluarkan lebih awal karena tingginya permintaan pembeli.

​Meskipun pencapaian materi dan target penjualan menjadi salah satu indikator kesuksesan pameran, prioritas utama yang ingin dicapai adalah memperkenalkan hasil karya tangan kreatif ibu-ibu Bhayangkari dari lingkup Polda Bengkulu ke kancah yang lebih luas.

​Melalui keikutsertaan dalam ajang Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026 ini, diharapkan dapat menambah semangat ibu-ibu yang ikut serta pada tahun ini untuk kembali berpartisipasi pada KBN di masa mendatang, sekaligus memperluas jangkauan promosi produk secara berkelanjutan.

Continue Reading

Trending