JAKARTA – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) resmi membuka Toko Sembako APPSI Jakarta Pusat di Pasar Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis, 3 September 2026. Kehadiran toko ini menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menggeliatkan kembali aktivitas ekonomi di pasar tradisional.
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW APPSI DKI Jakarta Munip Ariyadi, Ketua DPD APPSI Jakarta Pusat Ahmad Rizal, serta Kepala Pasar Sumur Batu Perumda Pasar Jaya.
Ketua DPW APPSI DKI Jakarta, Munip Ariyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk kesejahteraan bersama. “Kami berharap kehadiran Toko Sembako APPSI ini dapat memberikan dampak manfaat yang nyata, baik bagi para pedagang untuk mendapatkan pasokan maupun bagi masyarakat sekitar. Dengan menjual produk berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau, seperti Minyakita dan Beras SPHP hasil kerja sama dengan Bulog, kami ingin pasar tradisional kembali ramai dan menjadi pilihan utama warga,” ujar Munip.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPD APPSI Jakarta Pusat, Ahmad Rizal. Ia optimistis bahwa gerakan yang dimulai dari satu pasar ini akan membawa dampak yang jauh lebih besar di masa depan. “Ini adalah awal yang baik. Kita harapkan toko sembako ini dapat terus dikembangkan secara konsisten, dari hal yang kecil hingga menjadi sebuah hasil yang besar. Target jangka panjang kami, program ini bisa diduplikasi dan tersebar di seluruh pasar tradisional yang ada di wilayah Jakarta Pusat,” tegas Ahmad Rizal.
Sementara itu, Kepala Pasar Sumur Batu Perumda Pasar Jaya turut menyambut baik inisiatif ini. Pihak pengelola pasar menilai kehadiran komoditas murah dan bersubsidi pemerintah di dalam pasar akan menjadi daya tarik kuat yang menguntungkan seluruh ekosistem pasar.
Kemeriahan acara ditutup dengan prosesi seremonial gunting pita dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas dimulainya operasional gerai secara resmi. Begitu ruang gerai dibuka, masyarakat yang sudah memadati lokasi langsung menyerbu kios untuk mengantre dan berbelanja sembako murah, menandai tingginya antusiasme warga terhadap program ini.
