JAKARTA – Energy Equity Epic Sengkang (EEES) meraih enam penghargaan dalam ajang Innovation Technology for Social & Environmental Awards (InTechSEA) 2026 atas berbagai program yang berfokus pada transformasi energi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, serta pelestarian lingkungan.
Enam penghargaan tersebut terdiri atas dua penghargaan kategori Platinum, dua Gold, dan dua Silver yang diberikan berdasarkan sejumlah program yang dijalankan EEES di wilayah operasionalnya.
Dua penghargaan tertinggi kategori Platinum diraih EEES melalui program Transformasi Energi untuk kategori Environment dan Ekonomi Inklusif untuk kategori Corporate Social Responsibility (CSR).
Selanjutnya, kategori Gold diraih melalui program Sosial Budaya dan Pendidikan pada bidang CSR serta Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular pada bidang Environment.
Sementara itu, dua penghargaan kategori Silver diperoleh melalui program Strategi Penurunan Emisi dan Ketahanan Sumber Daya Air, yang masing-masing masuk dalam kategori Environment.
Site Services Superintendent Energy Equity Epic Sengkang, Andi Gustina, mengapresiasi penyelenggaraan InTechSEA 2026 yang digelar Universitas Hasanuddin (Unhas).
Menurut dia, penghargaan tersebut memiliki arti penting karena proses penilaiannya dilakukan secara ketat dengan melibatkan akademisi yang memiliki kompetensi sesuai bidang yang dinilai.
“Kami sangat mengapresiasi Unhas bisa melaksanakan kegiatan seperti ini. Ini bukan sekadar ajang formalitas, tim jurinya dari profesor dan doktor yang memang membidangi,” ujar Andi Gustina saat ditemui di lokasi acara, Senin (14/9/2026).
Ia mengatakan keikutsertaan dalam InTechSEA 2026 tidak hanya menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperoleh apresiasi, tetapi juga menjadi proses pembelajaran dalam mengevaluasi dan mempersiapkan berbagai program yang telah dilaksanakan.
Menurut Andi, setiap program yang diajukan dalam ajang tersebut harus memiliki implementasi nyata dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan kondisi di lapangan.
“Kami yang mengikuti betul-betul belajar dan persiapannya totalitas. Namun alhamdulillah, program kita memang benar-benar ada di lapangan sehingga bisa kami jawab dengan baik,” katanya.
Andi menegaskan penghargaan yang diperoleh EEES bukan semata-mata menjadi pengakuan terhadap program perusahaan. Capaian tersebut juga diharapkan menjadi pemacu bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Penghargaan ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan InTechSEA dapat terus berlanjut dan menjadi ruang bagi perusahaan maupun berbagai pihak untuk menunjukkan inovasi yang memberikan dampak positif secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan InTechSEA ini terus berlanjut. Ke depannya, Energy Equity berkomitmen untuk terus peduli terhadap masyarakat di sekitar operasional kami dan juga terhadap pelestarian lingkungan,” pungkas Andi.
