JAKARTA — PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) meraih penghargaan dalam ajang Innovation Technology for Social & Environmental Awards (InTechSEA) 2026 atas komitmennya menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) serta pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi inklusif.
Penghargaan tersebut diterima PT KIMA dalam acara InTechSEA 2026 yang berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026). Tahun ini, InTechSEA mengusung tema “Collaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future”.
PT KIMA mendapatkan penghargaan pada kategori CSR dan Pemberdayaan Masyarakat bidang Ekonomi Inklusif, yang mencerminkan berbagai program perusahaan dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Program tersebut antara lain diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat, pengembangan mitra binaan, serta berbagai kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dan peluang ekonomi masyarakat.
Corporate Secretary PT KIMA Fadli Arpin mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya perusahaan menjalankan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui pemanfaatan dana CSR.
“PT KIMA memperoleh penghargaan dalam kategori CSR dan pemberdayaan masyarakat bidang ekonomi inklusif. Kegiatan kami banyak melibatkan masyarakat, terutama terkait mitra binaan, pelatihan (training), dan kegiatan lainnya menggunakan dana CSR kami,” ujar Fadli seusai menerima penghargaan di Jakarta, Senin.
Menurut dia, pelaksanaan program CSR PT KIMA juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota.
Kerja sama tersebut dinilai penting agar program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
“Tentunya dengan keterlibatan dan kerja sama dengan Pemprov maupun Pemkot. Harapannya ke depan, CSR KIMA dapat lebih besar lagi dalam memberdayakan masyarakat,” katanya.
Fadli mengatakan penghargaan InTechSEA 2026 juga menjadi momentum bagi PT KIMA untuk memperkenalkan berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang sosial dan lingkungan.
Ia menambahkan, penyelenggaraan InTechSEA 2026 memiliki keunikan tersendiri karena untuk pertama kalinya ajang tersebut digelar di Jakarta. Sebelumnya, kegiatan tersebut lebih banyak diselenggarakan di wilayah Sulawesi.
“Kalau untuk InTechSEA ini baru pertama kali PT KIMA meraih penghargaan. Ini mungkin pertama kali juga diadakan di Jakarta, biasanya diselenggarakan di Sulawesi. Ini juga menjadi terobosan buat Intek Unhas. Alhamdulillah, KIMA dapat berpartisipasi,” ujar Fadli.
InTechSEA 2026 yang diinisiasi Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Intek Unhas) memberikan apresiasi kepada korporasi, institusi, maupun tokoh yang dinilai berkontribusi dalam inovasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan sosial di Indonesia.
Melalui penghargaan tersebut, PT KIMA berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan program CSR agar manfaatnya semakin luas, terutama dalam mendorong kemandirian masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Perusahaan berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat sehingga program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT KIMA dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.
