KULONPROGO – Karyapost.com, Menindaklanjuti arahan Pirukunan Tuwanggana Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam melestarikan lingkungan, Pirukunan Tuwanggana Kapanewon Galur bergerak cepat.
Bertempat di Aula Kapanewon Galur pada Senin (19/10/2026), Pengurus Pirukunan Tuwanggana Kapanewon Galur menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan persiapan aksi Tuwanggana Hijau yang dijadwalkan bergulir mulai November mendatang.

Dalam gerakan lingkungan skala regional yang akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten/kota se-DIY tersebut, Pirukunan Tuwanggana Kapanewon Galur resmi dipercaya mewakili Kabupaten Kulon Progo.

Ketua Pirukunan Tuwanggana Kapanewon Galur, Drs. H. Sardal, menyampaikan bahwa fokus utama aksi lingkungan ini adalah merespons ancaman abrasi pesisir yang kian meresahkan di wilayah selatan Kulon Progo.

“Kami di Kapanewon Galur siap mengemban amanah mewakili Kabupaten Kulon Progo. Fokus utama aksi ini adalah penanaman pohon cemara dan tanaman pelindung lainnya di sepanjang tepi Pantai Trisik yang saat ini mengalami abrasi secara terus-menerus,” ujar Drs. H. Sardal saat memberikan keterangan usai rapat koordinasi.

Tak hanya menitikberatkan pada benteng hijau kawasan pesisir, program Tuwanggana Hijau di Galur juga menyasar pemberdayaan pemukiman warga. Pengurus telah mengagendakan penanaman bibit pohon buah-buahan produktif di sejumlah titik pekarangan kosong milik warga.

“Selain penanganan abrasi di pesisir, kami juga akan menanam pohon buah di pekarangan warga yang masih kosong. Harapannya, selain lingkungan menjadi hijau dan asri, ada nilai tambah ekonomi serta pemanfaatan pangan bagi masyarakat,” tambah Sekretaris Pirukunan Tuwanggana Kapanewon Galur, H. Priyo Santoso, S.H., M.H., yang turut mendampingi.

Program Tuwanggana Hijau ini merupakan terobosan berkelanjutan dari Pirukunan Tuwanggana DIY setelah sebelumnya sukses melahirkan berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat.

Menyinggung agenda Sumunar Award 2026, Pirukunan Tuwanggana Kapanewon Galur menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh seluruh kalurahan di wilayah Galur agar siap tampil optimal. Setiap kalurahan dipastikan mengusung inovasi lokal terbaiknya untuk berkompetisi di tingkat Provinsi DIY.

Mengakhiri pertemuan tersebut, jajaran pengurus memohon doa restu dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan agar agenda Tuwanggana Hijau di Kulon Progo dapat berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi lingkungan dan masyarakat.

Jurnalis Budi Legowo Santoso