YOGYAKARTA — Karyapost.com, Pirukunan Tuwanggana Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat koordinasi pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di kantor kawasan Jalan Malioboro. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Pirukunan Tuwanggana DIY, Ir. Ari Bowo Laksana.
Selain mematangkan persiapan Lomba Inovasi Sumunar Award 2026, agenda rapat tersebut juga membahas pelaksanaan program Tuwanggana Hijau. Rencananya, aksi lingkungan tersebut akan dilaksanakan secara simbolis berbarengan dengan malam puncak penyerahan hadiah Sumunar Award 2026 pada tanggal 28 November 2026 mendatang.
Berdasarkan laporan rekapitulasi peserta yang disampaikan dalam rapat tercatat ada 33 inovasi yang resmi terdaftar. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Kulon Progo mencatatkan capaian luar biasa dengan mengirimkan sebanyak 21 inovasi.
Perwakilan pengurus dari Kulon Progo, Priyo Santoso, yang juga dikenal sebagai aktivis sosial, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kontribusi Kulon Progo menyumbang sekitar 65 persen atau setara dengan dua pertiga dari total keseluruhan peserta yang mendaftar.
Alhamdulillah, dalam laporan rekap peserta, Kulon Progo berhasil mengirimkan 21 inovasi dari total 33 yang mendaftar ,ini berarti sekitar 65 persen atau dua pertiga peserta berasal dari Kabupaten Kulon Progo ujar Priyo Santoso disampaikan kepada awak media.
Pencapaian ini menjadi prestasi tersendiri bagi Kulon Progo karena mampu mendominasi tingkat keikutsertaan dalam ajang inovasi tingkat DIY ini dengan partisipasi masif tersebut kemudian pihaknya berharap inovasi-inovasi dari Kulon Progo dapat melaju mulus dan meraih prestasi terbaik dalam ajang Sumunar Award 2026.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
