Kulon Progo – karyapost.com ,Kompetisi Liga Remaja Askab PSSI Kulon Progo 2026 resmi melahirkan para jawara baru di ajang pembinaan sepak bola usia dini daerah. Tim Gaseta U-16 dan Skinde U-13 sukses menorehkan prestasi gemilang setelah menyelesaikan partai puncak yang sarat nilai sportivitas dan perjuangan pantang menyerah.
Pada laga final kategori U-16, perebutan gelar berlangsung sangat ketat saat Gaseta bertanding melawan Gras.
Pertandingan yang berjalan berimbang tersebut berakhir dengan skor 1-1 hingga menit akhir waktu normal, hingga akhirnya Gaseta memastikan kemenangan dan meraih gelar juara melalui ketenangan babak adu penalti. Sementara pada kategori U-16 ini, posisi juara ketiga bersama berhasil diraih oleh HW dan Skinde.
Sementara itu pada kategori U-13, Skinde tampil solid dan berhasil mengungguli Gaseta melalui laga penuh determinasi dengan skor akhir 2-1 untuk mengamankan posisi tertinggi. Adapun posisi juara ketiga bersama kategori U-13 berhasil ditempati oleh SGR dan Garuda.
Prosesi penganugerahan trofi diselenggarakan seusai pertandingan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyerahkan secara langsung piala kepada para juara pertama. Piala untuk posisi kedua diserahkan oleh Ketua KONI Kulon Progo, Hamam Mutaqim, sedangkan piala juara ketiga bersama diserahkan oleh Ketua Askab PSSI Kulon Progo, Mutarom Asrori.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Askab PSSI Kulon Progo juga memberikan penghargaan khusus kepada pemain yang berhasil meraih predikat top skor (pencetak gol terbanyak).
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, ofisial, panitia penyelenggara, serta jajaran Askab PSSI Kulon Progo atas suksesnya ajang pembinaan ini. Beliau menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar tentang meraih trofi, melainkan tempat membentuk karakter dan mental bertanding anak-anak muda Kulon Progo.
“Melalui Liga Remaja ini, kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Kulon Progo yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Agung saat memberikan sambutan di Wates, Minggu (1/11/2026).
Beliau mengimbau agar gelar juara yang diraih menjadi lecutan semangat untuk terus belajar dan mengasah diri, sementara bagi tim yang belum berkesempatan menang, kekalahan dapat dijadikan pelajaran berharga untuk terus berjuang tanpa menyerah.
Kehadiran kompetisi berjenjang seperti Liga Remaja Askab PSSI Kulon Progo ini menjadi pijakan penting dalam menjamin keberlanjutan pembinaan atlet muda. Harapannya, ruang kompetisi yang sehat ini terus konsisten digelar agar potensi lokal sepak bola Kulon Progo dapat terus bertumbuh dan mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
