Connect with us

Ragam

PT.AstraZeneca Indonesia bersinergi dengan Kemenkes RI kerjasama dalam bentuk program program CSR yang telah MOU ditandatangani di tahun 2017

Published

on

Jakarta – Berdasarkan Global Health Data Exchange (2016) penyakit jantung iskemik masih menjadi penyebab utama kematian dini di Indonesia sejak 2005-2016, dengan peningkatan jumlah kasus sebesar 14.2%. Menurut laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 penyakit jantung koroner yang termasuk di dalamnya Sindroma Koroner Akut (SKA) merupakan penyebab kematian paling banyak setelah stroke dan hipertensi.

Menilik fenomena tersebut, PT AstraZeneca Indonesia bersinergi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan kerjasama dalam bentuk program–program CSR yang telah dituangkan kedalam MOU dan ditandatangani di tahun 2017. Salah satu program yang akan diluncurkan kali ini bertajuk HEBAT (HEartBeATs) Indonesia, kegiatan ini akan diawali dengan studi formatif yang dipimpin oleh Center of Health Economics and Policy Science (CHEPS) Universitas Indonesia.

Studi tersebut berjudul “Shortening Pre-Hospital Delays of Acute Coronary Syndrome Patients in Indonesia yang melibatkan pemangku kepentingan utama yaitu Kementerian Kesehatan Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). Program dan penelitian tersebut, kami hadirkan Narasumber pada acara diskusi media pada Senin, 18 Februari 2019, Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta.

dr. Ade Median Hambari, SpJP sebagai perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiolovaskular
Indonesia (PERK) menjelaskan, Rekomendasi waktu sejak diagnosis hingga memperoleh pertolongan terapi reperfusi bagi pasien yang datang ke RS yang mampu memberikan pelayanan Intervensi Koroner Primer (KP) adalah 90 menit.

Sedangkan bagi pasien yang datang ke RS yang tidak mampu memberikan layanan IKP, yang kemudian ditransfer RS lainnya yang mampu memberikan layanan IKP guna memperoleh terapi reperfusi, direkomendasikan dalam rentang waktu 120 menit, jelas Ade.

“Namun, dari sudut pandang tata laksana penanganan, Sindrom Koroner Akut (SKA), terdapat fenomena keterlambatan diagnosa pasien di mana kesadaran masyarakat untuk mengenali gejala awal dan berkonsultasi kepada tenaga medis diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan proses penyembuhan,” tambahnya.

dr. Dafsah A Juzar, SpJP(K) mengungkapkan, rendahnya pemahaman pasien akan gejala awal serangan jantung tercermin pada data laporan program iSTEMI (Indonesia ST Elevated Myocardial Infarction) yang dilakukan oleh PERKI di wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya, sehingga pasien SKA memerlukan waktu lebih dan 4,5 jam untuk mencapai fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan repertusi.

“Semakin lama keterlambatan pasien untuk mendapatkan reperfusi, angka mortalitas pun semakin tinggi,” jelasnya.

Jantung koroner temasuk dalam 10 besar penyakit tidak menular terbanyak pada tahun 2018 yakni sebanyak 3.910 kasus. Oleh karenanya, diagnosis dini dan tata laksana yang akurat dapat menurunkan mortalitas SKA.

Menurut Dafsah, Program HEBAT (HEartBeATs) Indonesia ini akan berfokus pada tatalaksana penanganan SKA dalam tahap pre-hospital dimana terapi reperfusi penting dilakukan dalam rentang “Periode Emas” guna mencegah kematian pada pasien yang mengalami serangan. Implementasi program ini akan mulai dilakukan pada tahun ini secara bertahap, dimulai dengan studi fomatif yang diperkirakan berlangsung selama enam bulan.

Prof. Budi Hidayat, SKM, MPPM, PhD, Ketua Center of Health Economics and Policy Science (CHEPS) Universitas Indonesia menjelaskan. Studi fomatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penundaan tahap pre-hospital pada pasien SKA di Indonesia, seperti edukasi untuk meningkatkan kesadaran pasien, investasi terhadap sarana penunjang dan praktek kerja di lapangan yang dibutuhkan untuk mempersingkat penundaan tahap pre-hospital pada pasien SKA.”

Sehingga diharapkan studi ini dapat mendorong pengembangan strategi inovatif untuk mengurangi ponundaan pada tahap pre-hospital pasien-pasien SKA di lndonesia untuk mengurangi angka kematian dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ragam

Nasi Kapau Kedai Pasiman, Lezatnya Tiada Tandigannya

Published

on

By

Tangsel -Jika kita pernah melihat restoran atau mengetahui ‘Nasi Kapau Kedai Pasiman, pasti akan timbul pertanyaan di dalam hati, lezat atau tidak masakannya dan bagaimana rasanya. Nah, mulai sekarang jangan ragu lagi untuk makan di restoran Nasi Kapau Kedai Pasiman yang lezatnya tiada duanya.

Nah, daripada penasaran yuk ikut saya mengunjungi Restoran ini. Kali ini saya berkesempatan untuk mencoba masakan Nasi Kapau Kedai Pasiman cabang Serpong Tangerang Jln. Jend. Sudirman No.6 Pondok Jaya, Pondok aren, Kamis, (24/09/2020)

Pertama kali saya masuk restoran ini, yang saya lihat adalah sangat rapi, bersih, nyaman serta tersedianya tempat parkir kendaraan yang sangat luas.

Banyak sekali pilihan makanan dan minuman di restoran ini khas Padang yang dapat kita coba. Adapun menu favorit restoran ini adalah gulai tabongso yang isinya telur, ada juga telur ikan, telur dadar spesial dimana telur bebek dan telur ayam digoreng jadi satu.

Untuk minuman favorit yaitu es durian campur keju yang rasanya hhhmmm tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Supervisor dari Nasi Kapau Kedai Pasiman cabang Serpong Tangerang yaitu Afar mengatakan kepada awak media ini bahwa jam 6.30 pagi restoran sudah buka untuk melayani pelanggan yang mau sarapan.

“Setiap hari restoran buka dari jam 6.30 pagi sampai jam 10 malam untuk melayani pelanggan yang mau sarapan setiap harinya,” kata Afar dengan semangat.

Pelayanan yang ramah dari restoran ini membuat pelanggan betah berlama-lama untuk menikmati makanan dan minuman di tempat ini.

Yuk…. kita nikmati lezatnya makanan dan minuman di Nasi Kapau Kedai Pasiman ini, rasanya hhmmmm…delicious.

Continue Reading

Ragam

FORTIBER Gelar Perayaan Imlek Bersama 2571

Published

on

By

Jakarta – pertamakalinya, perhimpunan warga Tionghoa FORTIBER menggelar Perayaan Imlek bersama yang diisi pertunjukan kesenian dan budaya warga Tionghoa, Kamis (6/2/2020).

Pemerintah mendukung. Ingin berkah Imlek bisa dinikmati segenap lapisan warga Indonesia. Tidak hanya berbagi kebahagiaan, sekaligus mendekatkan budaya. Kenalkan secara langsung kekayaan dan keragaman yang ada di Jakarta. Nanti ada perayaan cap go meh, tarian barongsai yang bisa ditonton masyarakat

Melalui perayaan Imlek bersama, Catur mewakili Gubernur Jakarta ingin menunjukkan bahwa keberadaan warga Tionghoa, betul-betul diterima dengan baik . Begitu juga masyarakat secara umum tahu dan merasakan kebersamaan.

“Meski heterogen, Jakarta sangat kondusif. Kami selalu mengajak umat menjaga keharmonisan yang telah berjalan, agar tidak ada benturan dengan mengedepankan semangat toleransi. Jangan mudah terprovokasi kabar hoaks. Bahwa hoaks diciptakan untuk mengadu domba dan memecah belah,” ucapnya.

Ketua Umum FORTIBER Anda Hakim yang di dampingi Panitia perayaan Imlek bersama, Andree mengaku berterima kasih atas bantuan dan kerjasama semua pihak hingga perayaan Imlek berjalan baik dan lancar. Terkait perayaan Imlek bersama sengaja digelar di tempat restsuran Sense Golden International Mangga Dua Square , salah satu tujuannya untuk lebih mendekatkan diri antara etnis Tionghoa .

“Jakarta Untuk pertamakalinya, perhimpunan warga Tionghoa FORTIBER menggelar Perayaan Imlek bersama yang diisi pertunjukan kesenian dan budaya warga Tionghoa, digelar pada Kamis (6/2).

Pemerintah mendukung. Ingin berkah Imlek bisa dinikmati segenap lapisan warga Indonesia. Tidak hanya berbagi kebahagiaan, sekaligus mendekatkan budaya. Kenalkan secara langsung kekayaan dan keragaman yang ada di Jakarta. Nanti ada perayaan cap go meh, tarian barongsai yang bisa ditonton masyarakat

Melalui perayaan Imlek bersama, Catur mewakili Gubernur Jakarta ingin menunjukkan bahwa keberadaan warga Tionghoa, betul-betul diterima dengan baik . Begitu juga masyarakat secara umum tahu dan merasakan kebersamaan.

“Meski heterogen, Jakarta sangat kondusif. Kami selalu mengajak umat menjaga keharmonisan yang telah berjalan, agar tidak ada benturan dengan mengedepankan semangat toleransi. Jangan mudah terprovokasi kabar hoaks. Bahwa hoaks diciptakan untuk mengadu domba dan memecah belah,” ucapnya.

Ketua Umum FORTIBER Anda Hakim yang di dampingi Panitia perayaan Imlek bersama, Andree mengaku berterima kasih atas bantuan dan kerjasama semua pihak hingga perayaan Imlek berjalan baik dan lancar. Terkait perayaan Imlek bersama sengaja digelar di tempat restsuran Sense Golden International Mangga Dua Square , salah satu tujuannya untuk lebih mendekatkan diri antara etnis Tionghoa .

“Selain pertunjukan budaya, kita juga akan sediakan kuliner berisi makanan khas etnis Tionghoa. Misalnya ada lontong cap go meh, dan menu lainnya,” ujarnya.

Dalam perayaan Imlek bersama mengajak seluruh warga etnis Tionghoa

“Jadi Imlek ini peringatan tahun baru warga Tionghoa. Kita berasal dari suku yang sama, kendati agamanya berbeda-beda. Saat acara nanti juga akan ada kegiatan sosial, pemberian bantuan bagi warga kurang mampu, donasi dari anggota,” tuturnya.

Selain pertunjukan budaya, kita juga akan sediakan kuliner berisi makanan khas etnis Tionghoa. Misalnya ada lontong cap go meh, dan menu lainnya,” ujarnya.

Dalam perayaan Imlek bersama mengajak seluruh warga etnis Tionghoa

“Jadi Imlek ini peringatan tahun baru warga Tionghoa. Kita berasal dari suku yang sama, kendati agamanya berbeda-beda. Saat acara nanti juga akan ada kegiatan sosial, pemberian bantuan bagi warga kurang mampu, donasi dari anggota,” tuturnya.

Continue Reading

Ragam

PEGADAIAN KEMBALI HUJANI NASABAH DENGAN HADIAH PADA PROGRAM BADAI EMAS 2

Published

on

By

Jakarta, 12 Desember 2019 — Sebagai apresiasi kepada nasabah, Pegadaian memberikan hadiah rumah, mobil dan tabungan emas dengan total hadiah mencapai Rp 14 Milyar melalui program Badai Emas Pegadaian Kedua yang diundi Kamis, 12 Desember 2019 di The Pallas, Jakarta Selatan.

Pengundian disaksikan oleh Board of Directors (BOD) dan Board of Commissioners (BOC) dari PT Pegadaian (Persero), Kementerian Sosial, Dinas Sosial, Notaris, Pejabat Kepolisian, dan nasabah Pegadaian.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto di sela acara pengundian mengatakan bahwa Pegadaian terus memberikan apresiasi kepada nasabah dengan beragam program hadiah yang digelar sepanjang tahun 2019, terhitung sudah 3 kali Pegadaian menyelenggarakan program yaitu April Emas, Badai Emas Pegadaian Pertama, dan Badai Emas Pegadaian Kedua yang sekaligus sebagai program penutup di tahun 2019 ini.

“Kami menyadari bahwa nasabah merupakan faktor penting bagi kesinambungan perusahaan. Oleh karena itu kami terus mengembangkan produk dan Iayanan yang dapat memberikan solusi kepada masyarakat secara cepat dan mudah. Selain itu juga menggelar berbagai program hadiah sebagai penghargaan terhadap loyalitas nasabah”.

Program Badai Emas Pegadaian Kedua Iini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk Pegadaian dan menaikkan engagement sekaligus apresiasi terhadap nasabah yang melakukan transaksi di Pegadaian. Diharapkan daya tarik masyarakat terhadap produk Pegadaian ikut meningkat dan transaksi pun semakin banyak.

Badai Emas Pegadaian Kedua Bertabur Hadiah

Badai Emas Pegadaian Kedua merupakan program loyalty ketiga yang diselenggarakan Pegadaian tahun ini, Pegadaian memberikan hadiah langsung dan hadiah undian kepada nasabah yang melakukan transaksi selama 15 Agustus 2019 sampai 8 Desember 2019.

Hadiah langsung diberikan dalam bentuk kode promo yang bisa didapatkan semua nasabah yang bertransaksi melalui aplikasi Pegadaian Digital. Hadiah yang diberikan berupa voucher lifestyle dan diskon hotel, goldback, diskon tabungan emas, dan gratis administrasi bagi nasabah yang melakukan pembelian emas batangan.

Berbeda dengan program Badai Emas Pegadaian Pertama, kali ini Pegadaian melakukan pengundian di hari Kamis setiap minggunya dan memberikan hadiah top up tabungan emas kepada 6.290 orang. Ada 370 orang pemenang setiap minggunya, masing-masing sebesar 1,945 gram yang terbagi dalam lima kategori undian yaitu gadai, mikro, emas, haji, dan digital. Artinya, ada lebih dari 12 kilogram emas yang diundi oleh Pegadaian selama program Badai Emas berlangsung.

Sedangkan hadiah Grand Prize yang diundi pada akhir periode berupa 2 unit mobil Xpander dan 1 unit rumah senilai Rp 1,25 M. Istimewanya, hadiah rumah tersebut bisa dipilih sendiri lokasinya oleh nasabah. Total hadiah program Badai Emas Pegadaian yang diundi kepada nasabah mencapai Rp14 miliar.

Seluruh nasabah Pegadaian yang melakukan transaksi gadai, pembiayaan usaha, kendaraan, porsi haji, dan emas baik melalui melalui Cabang Pegadaian (Syariah maupun Konvensional), Agen Pegadaian maupun Aplikasi Pegadaian Digital sesuai ketentuan berhak mengikuti undian tersebut.

Tercatat sudah ada lebih dari 12,5 juta transaksi dengan omzet lebih dari Rp 47,3 triliun selama periode Badai Emas Pegadaian Kedua berlangsung. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat mengikuti program Badai Emas Pegadaian. Pegadaian pun terus mengajak nasabah untuk meningkatkan transaksinya pada berbagai produk di Pegadaian, diantaranya adalah produk gadai, pembiayaan mikro, emas, haii, dan melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Continue Reading

Trending