Connect with us

TNI / Polri

Ketua Harian FASI : Kemajuan FASI Olah Raga Kedirgantaraan kedepan Terus Maju dan Diminati Oleh Masyarakat dan Generasi Muda Bangsa

Published

on

Jakarta – Asisten Potensi Dirgantara Kasau Marsekal Muda TNI. Iman Sudrajat SE. Sebagai  Ketua Harian Federasi Aero Sport lndonesia menutup Munas XI FASI tahun 2019 di Klub Persada Eksekutif, Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Sabtu (22/6/2019).

Dalam Sambutannya Marsekal Muda TNI Iman Sudrajat SE menyampaikan bahwa
Selama dua hari Munas XI FASI telah dilaksanakan dan berlangsung tertib serta lancar.

Dalam forum Munas ini, kita telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk membahas agenda utama Munas yaitu tentang Organisasi, Pembinaan Prestasi, Program Kerja, Umum dan Keuangan untuk periode 2019 2023.

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kegiatan FASI selama kurun waktu empat tahun terakhir, telah diinventarisir beberapa peluang dan kendala, yang selanjutnya digunakan sebagai masukan awal dalam merencanakan kegiatan FASI
periode mendatang.

Sesuai dinamika Munas telah dicapai kesepakatan untuk terus meningkatkan kinerja organisasi FASI yang mengedepankan profesionalisme dan kemandirian.

Saya menilai secara keseluruhan Munas XI FASI telah
terselenggara secara tepat sasaran.

Semua keputusan yang dihasilkan dalam Munas ini, pada hakekatnya merupakan himpunan pemikiran, pendapat dan kerja keras seluruh peserta Munas yang dilandasi oleh tekad untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi olah raga dirgantara secara berlanjut dan berkesinambungan.

Satu hal yang menggembirakan kita semua adalah bahwa saat ini aktivitas olah raga kedirgantaraan di tanah air semakin meningkat dan mendapat respon positif dari seluruh lapisan masyarakat.

Kemajuan olah raga kedirgantaraan tidak saja ditunjukkan oleh semakin banyaknya jumlah cabang-cabang olahraga dirgantara yang melakukan kegiatan rutin, namun juga terlihat dari semakin berkembangnya organisasi yang ada.

Harus diakui bahwa perkembangan olah raga kedirgantaraan di indonesia tidak terlepas dari peran masyarakat pecinta olah raga kedirgantaraan yang telah memberikan sumbangan pemikiran, waktu serta dukungan materiil dan finansial, demi Kemajuan FASI. Oleh karena itu, saya optimis bahwa olah raga kedirgantaraan kedepan dapat terus maju dan semakin diminati oleh masyarakat dan generasi muda bangsa.

Di akhir sambutannya Ketua harian FASI menyampaikan pesan:
Pertama, kembangkan inisiatif untuk mencari terobosan mengatasi faktor keterbatasan anggaran, peralatan dan fasilitas.

Kedua, tingkatkan kepedulian kewaspadaan demi dan menjamin kemampuan dan keselamatan atlet FASI, sehingga prestasi yang telah tercapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Ketiga, Kembangkan inovasi agar Ordirga lebih dikenal masyarakat luas. Keempat, Wujudkan agar Ordirga tetap bisa menjadi andalan Indonesia untuk berprestasi pada level dunia serta mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pariwisata.

Kelima, Program kerja yang telah disusun hendaknya dilaksanakan dengan Profesional agar sasaran dapat tercapai sepenuhnya. Paparnya. (hrt)

Continue Reading
5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TNI / Polri

Natal Bersama di Kupang, Kasad Ajak Prajurit Jembatani Program Pemerintah dan Rakyat

Published

on

By

KUPANG, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa setiap prajurit dan anggota keluarga besar TNI memiliki potensi untuk menjadi jembatan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadirkan berbagai program pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 Keluarga Besar TNI dan Polri yang digelar di Grha Cendana Universitas Nusa Cendana (Undana), Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (12/1/2026).

Dalam perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Disbintalad) tersebut, Kasad mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI untuk memaknai Natal sebagai momentum refleksi sekaligus panggilan pengabdian. Mengusung tema “Hikmah Natal Menghadirkan Suka Cita dan Damai Sejahtera kepada Prajurit dan ASN TNI yang Prima untuk Indonesia”, Kasad menekankan makna kata “menghadirkan” sebagai nilai utama dalam pengabdian. “Saya suka dengan kata menghadirkan. Seiring perkembangan situasi dan zaman, kita ternyata punya potensi untuk menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kasad.

Kasad mencontohkan Program Manunggal Air yang dijalankan TNI AD di berbagai daerah sebagai bentuk konkret kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih. Menurutnya, prajurit di lapangan memiliki peran strategis, setidaknya dengan menyampaikan informasi kondisi wilayah agar solusi dapat dihadirkan secara tepat. “Kita bisa dan mampu menghadirkan program pemerintah agar sampai langsung ke masyarakat. Di mana pun bertugas, jika memiliki kemampuan dan pengalaman dalam kepedulian, prajurit dapat menjadi penghubung kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Kasad juga mengajak seluruh keluarga besar TNI untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kepedulian sosial, terutama bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan perhatian dan sentuhan kemanusiaan.

Perayaan Natal Bersama ini dihadiri prajurit TNI AD, AL, AU, PNS TNI, keluarga besar TNI dan Polri, mahasiswa Universitas Pertahanan, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana khidmat dan penuh sukacita semakin terasa melalui ibadah Natal, puji-pujian, serta pesan damai Natal.

Melalui perayaan ini, Kasad berharap semangat Natal dapat menjadi kekuatan moral bagi seluruh prajurit dan keluarga besar TNI dalam menjalankan tugas dengan tulus, profesional, dan penuh tanggung jawab demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.*(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Layanan Contact Center 110 Berlaku Nasional, Polri Pastikan Bisa Diakses Gratis di Seluruh Indonesia

Published

on

By

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait layanan Contact Center 110. Layanan ini ditegaskan bukan hanya berlaku di wilayah tertentu, melainkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia tanpa biaya.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia menegaskan bahwa layanan 110 merupakan saluran resmi Polri yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di mana pun berada.

“Masyarakat bisa menggunakan layanan contact center 110 secara gratis di seluruh Indonesia,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, mekanisme penggunaan layanan ini sangat mudah. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian cukup menghubungi nomor 110 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

“Masyarakat yang nantinya melakukan panggilan ke nomor akses 110 akan langsung terhubung ke operator yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan, dan pengaduan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Trunoyudo menjelaskan bahwa kehadiran Contact Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran layanan contact center 110 Polri ditujukan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat di mana pun,” ungkapnya.

Dalam penyelenggaraannya, Polri juga telah menyiapkan sistem aplikasi terintegrasi yang memungkinkan setiap interaksi antara masyarakat dan Polri tercatat secara digital.

“Dalam penyelenggaraan layanan contact center, telah disiapkan sebuah sistem aplikasi yang memungkinkan pencatatan atau perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, sehingga dapat dilakukan pengendalian terhadap respons kebutuhan masyarakat,” pungkas Trunoyudo.

Polri berharap, melalui optimalisasi layanan Contact Center 110, kehadiran negara dapat semakin dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara cepat dan profesional.

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Perlindungan Kelompok Rentan, Kapolda Metro Jaya Lantik Kombes Pol. Rita Wulandari Jadi Dirres PPA-PPO

Published

on

By

Jakarta. – Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, memimpin upacara pelantikan Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo sebagai Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Dirres PPA-PPO) Polda Metro Jaya di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Upacara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purnowo beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pembentukan direktorat baru ini merupakan langkah strategis Polri dalam memperkuat struktur organisasi untuk menangani kasus kejahatan terhadap kelompok rentan. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa kehadiran Direktorat Reserse PPA-PPO adalah jawaban atas dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin kompleks.

Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan, Direktorat Reserse PPA dan PPO memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan maksimal kepada kelompok rentan, terutama perempuan dan anak.

“Saya menekankan agar Dirres PPA-PPO yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, dan berorientasi pada keadilan bagi korban. Penanganan perkara harus mengedepankan empati, kepekaan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Lebih lanjut, Kapolda Metro Jaya mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektoral. Ia berharap direktorat baru ini mampu bersinergi dengan lembaga perlindungan, instansi terkait, dan elemen masyarakat untuk mengoptimalkan upaya pencegahan maupun penindakan hukum.

“Bangun kerja sama yang solid, hadirkan inovasi pelayanan, dan berikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Kepercayaan publik adalah kunci utama dalam mewujudkan Polri yang Presisi,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, Polda Metro Jaya diharapkan semakin optimal dalam memberikan perlindungan hukum dan rasa aman bagi masyarakat, khususnya bagi perempuan dan anak yang menjadi korban tindak pidana.

Continue Reading

Trending