Connect with us

TNI / Polri

Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M Jabat Danlantamal III

Published

on

Jakarta – Jabatan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III diserahterimakan dari Laksamana Pertama (Laksma) TNI Denih Hendrata, S.E.,M.M. kepada Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M di Besar Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No. 2 Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (5/8/19).

Pada kesempatan tersebut, Laksma TNI Denih Hendrata, S.E.,M.M. mengatakan bahwa serah terima jabatan Danlantamal III merupakan suatu hal yang penting untuk dilaksanakan, sebab menyangkut tugas, wewenang, dan tanggung jawab sebagai Danlantamal III.

“Saya berharap pejabat teras Lantamal III nantinya dapat bekerjasama dengan bapak Brigjen TNI (Mar) Hermanto. Karena banyak tugas dan tanggung jawab Lantamal III baik, yang telah dan akan dilaksanakan serta kondisi Lantamal III dan jajarannya saat ini,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih banyak atas dedikasi dan loyalitas para prajurit baik militer maupun PNS, yang sekaligus pamitan dan mohon doa restunya agar ditempat yang baru dapat menjalan tugas dengan baik dan lancar. Demikian Berita Penerangan Lantamal III Jakarta.

Ditempat yang sama Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan akan melanjutkan program kerja yang telah dirintis pejabat lama sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas, fungsi dan tanggung jawab Lantamal III di masa mendatang.

Continue Reading
3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TNI / Polri

Kasad Tinjau Inovasi Litbanghan TNI AD, Fokus Penguatan Latihan dan Operasi

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meninjau _display_ inovasi hasil Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) TNI Angkatan Darat yang ditampilkan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) di Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad, Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026). Peninjauan ini dititikberatkan pada pemanfaatan hasil Litbanghan untuk memperkuat sistem latihan dan mendukung kesiapan operasi prajurit TNI AD.

Beragam produk dan sistem pendukung operasi hasil riset dalam negeri ditampilkan sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendorong kemandirian alutsista serta penguatan kemampuan tempur berbasis teknologi. Inovasi Litbanghan tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas latihan dan pelaksanaan tugas pokok satuan di tengah dinamika lingkungan strategis, termasuk tantangan perang elektronika.

Kasad memberikan perhatian khusus terhadap potensi pengembangan dan penerapan hasil Litbanghan agar dapat diimplementasikan secara nyata di satuan. Menurutnya, penguatan fasilitas dan metode latihan harus sejalan dengan kebutuhan prajurit di lapangan.

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan, mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan. Fasilitas latihan, metode latihan di _upgrade_ bagaimana sistem latihannya, kemampuan dan kesejahteraan anggota,” ujar Kasad.

Hasil Litbanghan TNI AD tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan, sistem operasi, serta kemampuan prajurit dalam mengoperasionalkan berbagai sarana dan perlengkapan pendukung tugas. Penguatan fungsi Litbanghan dinilai sebagai elemen strategis dalam mewujudkan TNI AD yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pertahanan.

Kasad menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari Litbanghan harus menjawab kebutuhan riil di lapangan serta berkontribusi langsung terhadap kesiapan operasional satuan. Oleh karena itu, sinergi antara perencana, pelaksana riset, dan satuan pengguna menjadi kunci keberhasilan implementasi hasil Litbanghan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kasad dan para pejabat utama Mabesad juga meninjau secara singkat pembangunan dan renovasi fasilitas Menlatpur Kostrad yang diproyeksikan sebagai sarana pendukung latihan terpadu bagi satuan-satuan TNI AD. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Luncurkan Buku Strategi Pemberantasan TPPO di Era Digital

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Rabu (21/1/2026)

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.

Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.

Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.

“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.

Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.

Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad: Kesiapan Tugas Tidak Dibangun Secara Instan

Published

on

By

BANTEN, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa kesiapan tugas prajurit tidak dibangun secara instan, melainkan melalui disiplin yang konsisten serta latihan yang berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 840/Golok Sakti di Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (21/1/2026).

Dalam pengarahannya, Wakasad menekankan pentingnya membangun pola pikir prajurit yang disiplin, bertanggung jawab, dan terus berkembang seiring dengan tuntutan tugas. “Kesiapan tugas dibangun melalui kebiasaan menjaga kesehatan, kebersihan, serta latihan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut Wakasad, disiplin dalam kehidupan sehari-hari merupakan fondasi utama bagi profesionalisme prajurit. Tanpa disiplin dan latihan yang terjaga secara konsisten, kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tugas tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga semangat, motivasi, serta komitmen pengabdian dalam setiap jenjang kepangkatan.

Kunjungan kerja Wakasad ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan kondisi satuan sekaligus pembinaan kepada prajurit. Rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 500 prajurit ini, diawali dengan penyambutan di markas batalyon, dilanjutkan makan siang bersama prajurit, pengarahan pimpinan, serta peninjauan lingkungan dan fasilitas satuan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan TNI Angkatan Darat guna memastikan kesiapan prajurit dan satuan dalam melaksanakan tugas pokok secara profesional dan berkelanjutan. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending