Connect with us

Metro

Refleksi Akhir Tahun MA

Published

on

Jakarta – Berita Indonesia,prof.Dr.H.Hatta Ali,SH.MH. Implementasi kebijakan MA dalam penanganan dan penyelesaian perkara terus menunjukkan hasil yang positif.tahun ini tercatat jumlah perkara masuk meningkat sebesar 19.370 perkara.

sekalipun jumlah perkara masuk tersebut meningkat sebesar 12.91% dari tahun sebelumnya,MA berhasil memutus 20.021 perkara dari keseluruhan jumlah beban sebanyak 20.276 perkara.jumlah perkara di putus meningkat 13.51%,sehingga kerja keras MA tersebut dapat menekan jumlah sisa perkara menjadi hanya 255 perkara.jumlah sisa perkara tahun 2019,memecahkan rekor hasil terbaik yang pernah di capai oleh MA.Dari sisi waktu penyelesaian perkara 96.200/0perkara di MA dapat diputus dalam waktu kurang dari 3 bulan,sesuai dengan SKKMA nomor 214 tahun 2014.

Capaiantersebut diikuti pula dengan kinerjaminutasi penyelesaian perkara sebanyak 18.274 perkara telah di minutasi dan di kirim ke pengadilan pengaju.Direktori putusan juga telah mengunggah 4.326.850 putusan.ketua Mahkamah Agung Prof.Dr.H.Hatta Ali.SH.MH.menjelaskan bahwa kelanjutan modernisasi sistem kerja peradilan telah melakukan lompatan besar di tahun 2019.Peluncuran e-litigation sebagai pelaksanaan dari perma nomor 1 tahun 2019 tetang Administrasi perkara dan persidangan secara Elektonik .

E-litigation ini melengkapi sistem e-Court sehingga meliput pula pertukàran dokumen jawab -jinawab,pembuktian,dan putusan secara elektronik E-litigation siap diterapkan di seluruh pengadilan di indonesia mulai tahun 2020 tegas Ketua

Mahkamah Agung,Ri. Prof.Dr.H.Hatta Ali.SH.MH.Pengembangan sistem informasi pengadilan terus di lakukan,setelah sistem informasi Administrasi perkara (SIAP)di MA dan sistem informasi penelusuran perkara (SIPP)di pengadilan tingkat pertama terbukti berhasil mendorong transparansi dan peningkatan kinerja penyelesaian perkara.

Pada tanggal 22 April 2019 MA meluncurkan SIPP Pengadilan Tingkat Bànding versi 3.2.0.untuk empat lingkungan peradilan,yang juga telah diimplementasikan sepenuhnya di seluruh pengadilan tingkat banding

Continue Reading

Metro

Ketua MPR RI Bamsoet Luncurkan Buku “Indonesia Era Disrupsi” dan Buku “Melawan Radikatisme dan Demoralisasi Bangsa” pada 10 Agustus Mendatang

Published

on

By

Jakarta, 10 Agustus 2022 – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partat Golkar Bambang Soesatyo akan meluncurkan dua buku terbaru, yakni “Indonesia Era Disrupsi’ sebagai buku ke-23, serta “Melawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa’ sebagai buku ke 24 yang ditulisnya. Peluncuran dilakukan pada Rabu, 10 Agustus 2022 di The Kuningan Suites Habitat, Jakarta. Selain peluncuran, akan ada bedah buku menghadirkan berbagai narasumber ternama.

Narasumber bedah buku ‘Indonesia Era Disrupsi’ antara lain, Ketua Umum Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Otoritas jasa Keuangan Mahendra Siregar serta Pengamat Marketing Digital Edo Lavika. Sementara narasumber bedah buku “Melawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa’ antara lain, Anggota DPD RI sekaligus pakar Hukum Tata Negara Prof. Jimly Asshiddigie, Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto serta Rektor IPB University Prof. Arif Satria.

“Kedua buku tersebut berisi kontemplasi analisis dan buah pikiran saya atas berbagai perkembangan yang dihadapi bangsa Indonesia. Menjadi persembahan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-77, sekaligus sebagai warisan pemikiran dari saya untuk generasi muda bangsa. Sehingga bisa menambah khazanah ilmu pengetahuan serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa pada saat ini maupun nanti,” ujar Bamsoet di jakarta, Minggu (7/8/22).

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi IN DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, buku “Indonesia Era Disrupsi’ lebih banyak mengupas seputar proses perubahan yang cepat pada sistem dan tatanan di berbagai aspek kehidupan manusia yang didorang oleh inovasi teknologi dan tuntutan revotusi Industri 4.0. Perubahan tersebut tidak dapat dihindari oteh siapapun, baik masyarakat perkotaan maupun di pelosok desa.

“Didalam buku ini juga menyoroti bahwa tantangan yang dihadapi umat manusia dalam era disrupsi tidak hanya pada kebutuhan talenta digitat saja. Melainkan juga seberapa jauh kesiapan dan kemauan dunia pendidikan dalam beradaptasi dengan perubahan. Kemauan beradaptasi setidaknya harus tercermin pada perubahan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, sementara dalam buku ‘Melawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa’, didalamnya menegaskan bahwa dalam melawan radikalisme, terorisme, hingga demoralisasi hangsa dengan berbagai bentuk lainnya, tidak cukup melalui penegakan hukum.

Dibutuhkan upaya lain berupa strategi cegah dan tangkai melalui vaksinasi ideologi. Satah satunya menggunakan vaksinasi Empat Pilar MPR RI yang pada hakikatnya adalah mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila, menjadikan UUD NKRI 1945 sebagai pedoman, mempertahankan eksistensi NKRI serta menjaga kesatuan serta persatuan dengan menerima dan merawat kebhinekaan.

“Tekanan dan beban kehidupan yang semakin sulit juga berpotensi mendorong tumbuh suburnya radikalisme sebagai sotusi instan dan pelarian dari berbagai himpitan persoalan. Di samping itu, fakta sosiologis bahwa kita ditakdirkan menjadi sebuah bangsa dengan tingkat heterogenitas yang tinggi, menjadikan kita berada dalam posisi rentan dari ancaman potensi konflik.

Karenanya, MPR RI gencar melaksanakan vaksinasi ideologi berupa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ke berbagai kalangan masyarakat guna memperkuat imun ideologi setiap anak bangsa dalam menghadapi berbagai gempuran ideologi yang tak sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia,” pungkas Bamsoet.

Continue Reading

Metro

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Hadiri Hut UNISMA “45” Bekasi

Published

on

By

Kota Bekasi – Perayaan HUT Unisma Kota Bekasi dihadiri sejumlah tokoh, pejabat hingga Anggota DPRD turut meramaikan acara, bertempat di UNISMA “45” Bekasi Jalan Cut Mutia Bekasi Timur.Kamis,(4/8/2022)

Tri Adhianto selaku Plt Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa di usia ke-40 ini Unisma sudah menorehkan hasil prestasi yang diraih sampai ke tingkat provinsi maupun nasional, tentu ini adalah suatu prestasi yang baik dalam memajukan Kota Bekasi menjadi Kota yang kreatif.

Juga pada kesempatannya, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Islam di Kota Bekasi (UNISMA “45”).
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para rektor, para dosen yang telah bekerja-keras dalam mengajar mahasiswanya untuk menjadikan mahasiswa yang unggul dan prestasi, bahkan Unisma juga sudah banyak membantu dalam menorehkan prestasi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bekasi,” katanya dengan ramah.

Usia empat puluh tahun ini tentu Unisma “45” Kota Bekasi harus terus meningkatkan dunia Pendidikannya, Kota Bekasi tentunya sangat mengetahui keberadaan Unisma yang sangat unggul dalam dunia Pendidikannya, Universitas yang terus maju dan berkembang.

Continue Reading

Metro

H. Mahfud Adurrahman S. Sos Anggota MPR RI F PKS Kembali Gelar Sosialisasi 4 Pilar Dengan Salimah Kota Bekasi pada Masa Reses

Published

on

By

Bekasi Kota, – Pada kesempatan yang sama, menyampaikan sedikit sejarah mengenai Empat Pilar MPR-RI.

H. Mahfud Abdurrahman S. Sos juga menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan tugas yang dapat diikuti oleh seluruh organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, inilah pentingnya kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Sebab dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada masyarakat terkait konstitusi negara.

“Dengan acara semacam ini, saya yakin kesadaran masyarakat untuk taat konstitusi akan semakin besar,” pungkas H. Mahfud Adurrahman S, Sos.

Dalam kesempatan ini, menyampaikan tentang 4 Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Acara tersebut selain dihadiri oleh H .Herry Koswara anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ketua Salimah , anggota dan kader PKS serta undangan lainya, seluruh yang hadir mencapai 50 orang lebih.

Kegiatan ini di laksanakan pada Sabtu (6/8) rumah makan Wulansari 1,Jl Margahayu, Bekasi Selatan. Acara ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, cek suhu tubuh dan selalu membawa handisanitizer.

Continue Reading

Trending