Connect with us

TNI / Polri

Pangdam Serahkan Tugas Tanggungjawab Kasdam dan Pimpin Sertijab Danrem 163/WSA

Published

on

Denpasar – Bertempat di Sthanayudha Makodam IX/Udayana, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., memimpin acara penyerahan tugas dan tanggung jawab jabatan Kasdam IX/Udayana kepada Brigjen TNI Candra Wijaya dan acara serah terima jabatan Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya.

Demikian disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., saat menghadiri acara tersebut bersama para Pejabat Teras Kodam IX/Udayana, pada Jumat (1/5/2020).

Rangkaian kegiatan yang dimulai dengan acara penerimaan tugas dan tanggungjawab jabatan Kasdam IX/Udayana yaitu Brigadir Jenderal TNI Candra Wijaya dari Pangdam IX/Udayana dengan rangkaian kegiatan diawali acara tradisi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana dan dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan serta diakhiri penandatanganan berita acara serah terima jabatan Kasdam IX/Udayana.

Acara tradisi penciuman pataka tersebut dimaksudkan sebagai tanda pengukuhan menjadi Prajurit Kodam IX/Udayana yang memiliki lambang kebesaran dan panji-panji kehormatan berupa Pataka Kodam IX/Udayana (Praja Raksaka) yang mengandung makna sebagai prajurit pelindung dan pengayom rakyat.

“Untuk diketahui, bahwa Brigjen TNI Candra Wijaya sebelum mengemban amanah tugas dan tanggungjawab jabatan sebagai Kasdam IX/Udayana, beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) yang berkedudukan di Mabesad, Jakarta,” jelas Kapendam.

Usai acara penyerahan tugas dan tanggungjawab jabatan Kasdam IX/Udayana, acara dilanjutkan dengan Sertijab Danrem 163/Wira Satya dari pejabat lama Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi, S.I.P., M.Si., kepada pejabat yang baru yaitu Kolonel Inf Husein Sagaf, S.H., dimana sebelumnya menjabat sebagai Paban Utama A1 Dit A Bais Tentara Nasional Indonesia.

Dalam acara Sertijab Danrem 163/WSA yang diawali dan diakhiri dengan tradisi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana tersebut, juga dilaksanakan penyerahan dan penerimaan Duaja Korem 163/WSA, peletakan juga penyematan tanda jabatan dan tongkat komando (tongkat jabatan sebagai Danrem) serta penandatanganan berita acara Sertijab Komandam Korem 163/Wira Satya.

“Acara yang terlaksana dengan tertib, aman dan lancar tersebut tetap berpedoman pada protokol kesehatan physical distancing terkait penanggulangan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini menjadi perhatian utama pemerintah dan juga menjadi keprihatinan kita bersama,” tutup Kapendam. (BFT/DPS/Pendam IX/Udy)

Continue Reading

TNI / Polri

23 Perwira Tinggi TNI AD Naik Pangkat, Kasad: Amanah Baru untuk Pengabdian Lebih Besar

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 23 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Kenaikan pangkat ini menjadi bentuk penghargaan negara atas dedikasi, pengabdian, dan prestasi para Pati dalam mengemban tugas di berbagai penugasan strategis, baik di dalam maupun di luar struktur TNI.

Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan ucapan selamat kepada para Pati yang menerima kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga amanah yang mengandung tanggung jawab lebih besar.

“Dengan kenaikan pangkat ini, saya berharap para Perwira Tinggi semakin meningkatkan kinerja, loyalitas, serta kepemimpinan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kasad.

Kasad juga mengingatkan pentingnya para Pati menjadi teladan bagi prajurit di satuan masing-masing, baik dalam profesionalisme, disiplin, maupun kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

23 Pati yang melaporkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya itu, terdiri atas enam Pati berpangkat Mayor Jenderal TNI (bintang dua) dan 17 Pati berpangkat Brigadir Jenderal TNI (bintang satu).

Para Pati yang bertugas di dalam struktur TNI terdiri dari Mayjen TNI Tato Hadiyan, S.I.P., Mayjen TNI Abdul Rahman Said, Brigjen TNI Wawan Setiawan, S.A.P., M.M., Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., Brigjen TNI Tyas Koesharjadi P. Sc, S.I.P., Brigjen TNI Tri Haksoro, Brigjen TNI Ari Prasetya, S.E., Brigjen TNI Anggiat Napitupulu, S.H., M.Sc., Brigjen TNI Surya Wibawa Suparman, Brigjen TNI Abdul Hanis, S.I.P., M.Si., Brigjen TNI Hendro Cahyono, serta Brigjen TNI Raffles Manurung, S.I.P.

Sementara Pati yang bertugas di luar struktur TNI meliputi Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., Mayjen TNI Benyamin, S.H., M.M., Mayjen TNI Bondan Widiawan, S.Kom., M.Si., Brigjen TNI Charles Yohanes Alling, S.E., M.M.D.S., Brigjen TNI Hendri Wijaya, S.E., Brigjen TNI Mahmud Riadinata, S.E., M.A.P., Brigjen TNI Reza Nur Patria, S.E., M.Si (Han), CHRMP., Brigjen TNI Suwadi, S.E., M.E., Brigjen TNI Wawan Subarjo, S.Sos., M.Si., serta Brigjen TNI Tomy Arvianto.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penghargaan yang diterima para Perwira Tinggi TNI AD merupakan amanah untuk mengabdi lebih baik lagi kepada bangsa dan negara. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Super Garuda Shield 2025: Persahabatan Lintas Bangsa Demi Damai Dunia

Published

on

By

JAKARTA, – Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 kembali digelar sebagai ajang mempererat persahabatan dan kerja sama pertahanan antarbangsa, sekaligus membangun kekuatan kolektif untuk menjaga stabilitas kawasan serta perdamaian dunia.

Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ketiga kalinya ini berlangsung di beberapa lokasi, yakni Puslatpur Baturaja (ENCAP, SOF MFF, Airborne, Jungle FTX, CALFEX & LJS), Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) untuk latihan perencanaan (Staffex), serta Satuan Siber TNI untuk latihan siber (Cyberex). Rangkaian ENCAP SGS digelar sejak 4 Agustus hingga 3 September 2025, sedangkan Latgabma SGS berlangsung pada 25 Agustus hingga 4 September 2025.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, S.E., M.M., dalam keterangannya pada Selasa (26/8/2025) di Madispenad, Jakarta, menyampaikan bahwa TNI Angkatan Darat mengerahkan total 655 prajurit. “Jumlah tersebut terdiri dari unsur penyelenggara sebanyak 145 personel, pendukung 162 personel, dan pelaku 348 personel yang berasal dari berbagai satuan TNI AD seperti Kostrad, Kopassus, Puspenerbad, Pussenif, Pussenarmed, hingga beberapa batalyon dan kodam terkait,” ungkapnya.

Selain personel, TNI AD juga menurunkan alutsista modern untuk mendukung latihan ini. “Di antaranya satu seksi Armed Roket yang terdiri dari dua unit peluncur roket MLRS Astros lengkap dengan lima kendaraan kesistemannya, serta tujuh unit helikopter yang terdiri dari dua unit Apache AH-64, tiga unit Bell 412, satu unit Fennec AS 550, dan satu unit Mi-17V5. Selain itu, digunakan pula berbagai senjata infanteri termasuk senapan serbu Caracal, pistol G2 Combat, senapan SO Minimi, serta mortir kaliber 60 mm dan 81 mm,” jelas Kadispenad.

Latihan ini memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain meningkatkan interoperabilitas dengan menyelaraskan doktrin dan prosedur operasi gabungan, mempererat hubungan militer Indonesia dengan negara sahabat melalui penguatan kerja sama pertahanan, serta meningkatkan profesionalisme prajurit melalui pengalaman latihan darat, laut, udara, dan siber. Selain itu, SGS juga menjadi sarana menguji taktik dan doktrin sekaligus membangun kesiapan menghadapi berbagai ancaman global dan regional, termasuk krisis kemanusiaan dan bencana alam.

“Super Garuda Shield bukan sekadar ajang latihan, tetapi juga ruang mempererat persahabatan dan membangun rasa saling percaya. Melalui interaksi langsung antar prajurit lintas negara, nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong akan semakin tumbuh, sehingga terbentuk kekuatan kolektif yang berorientasi pada terciptanya perdamaian,” terang Kadispenad.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Panglima TNI dan direncanakan ditutup oleh Panglima TNI ini, menandai komitmen penuh Indonesia terhadap upaya kolektif menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperluas diplomasi pertahanan dengan negara-negara sahabat.

SGS 2025 menjadi bukti bahwa kekuatan militer tidak selalu identik dengan menciptakan konflik, tetapi justru dapat menjadi instrumen pencegahan dan penjaga perdamaian. Melalui latihan bersama ini, TNI AD bersama mitra internasionalnya menyalakan harapan bagi dunia yang lebih aman dan harmonis. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad: TMMD Wujud Komitmen TNI Hadir dan Berkarya untuk Rakyat

Published

on

By

CILEGON, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bukti nyata komitmen TNI untuk selalu hadir dan berkarya di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat secara resmi menutup TMMD ke-125 yang dipusatkan di Lapangan Dinas Sosial Kota Cilegon, Kamis (21/8/2025). Penutupan ini juga berlangsung serentak di 49 kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia.

Kasad menyampaikan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan wujud nyata pelestarian jati diri TNI yang lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Melalui TMMD, TNI terus hadir menyatukan langkah dengan masyarakat untuk membangun negeri, terutama di wilayah terpencil yang masih minim fasilitas dasarnya.

“Masih banyak masyarakat yang tidak punya akses jalan, sehingga hasil buminya sulit dijual, dan kegiatan hariannya pun terhambat. Kita sudah survei daerah mana yang membutuhkan, kita koordinasikan dengan pemerintah daerah untuk _support project_ nya, kami _back up_ untuk logistiknya,” ujar Kasad di depan awak media.

Selain pembangunan jalan, Kasad menegaskan bahwa program TMMD kali ini menargetkan pembangunan lima titik sumber air bersih di setiap lokasi TMMD. Hal ini sejalan dengan program TNI AD Manunggal Air yang pada tahun 2026 menargetkan pembangunan 1.500 hingga 2.000 titik sumber air bersih di seluruh Indonesia, termasuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat.

Menurut Kasad, pembangunan di berbagai daerah melalui program TMMD dapat membantu pemerintah daerah dari sisi pendanaan APBD, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat. TNI juga berharap keberadaan program ini mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Gubernur Banten Andra Soni turut mengapresiasi sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam TMMD, yang dinilainya mampu mempercepat pemerataan pembangunan. Ia menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait, demi mewujudkan pembangunan yang berkeadilan di Provinsi Banten.

Selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, Kasad merespons komitmen tersebut dengan menyampaikan apresiasinya kepada para kepala daerah yang telah mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-125, yang berlangsung sejak 23 Juli hingga 21 Agustus 2025. Kasad juga mengapresiasi peran para prajurit, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan program ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menyaksikan langsung penyerahan simbolis hasil-hasil TMMD dari Dandim 0623/Cilegon Letkol lnf Miftakhul Khoir, S.E. M.M. kepada Walikota Cilegon Robinsar. Kasad juga membagikan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar, yang diserahkan kepada 20 perwakilan warga Cilegon. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending