Connect with us

TNI / Polri

Kodim 0507/Bekasi Terima Penyuluhan Hukum Dari Hukum Kodam Jaya Triwulan II TA.2020

Published

on

Bekasi – Untuk membekali pengetahuan tentang hukum bagi Prajurit dan PNS TNI AD, jajaran Kodim 0507/Bekasi melaksanakan Penyuluhan Hukum dengan pemateri dari Hukum Kodam Jaya.

Kegiatan Penyuluhan hukum ini dilaksanakan oleh Tim Luh Hukum Kodam Jaya Lettu Chk Purwanto yang didampingi oleh Ki Kakumrem 051/Wkt Mayor Chk Jajang.H, dengan pemateri Lettu Chk Purwanto, yang diikuti 52 orang Prajurit serta PNS TNI AD dari Kodim 0507/Bekasi di aula Makodim 0507/Bekasi Jln. Veteran, Kel. margajaya, Kec.Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (22/06/2020).

Dandim 0507/Bekasi Kolonel Inf Rama Pratama.M.Si.(Han), menyampaikan sambutannya yang diwakili oleh Pasipers Kodim 0507/Bekasi Kapten Inf Kusmayadi, kepada seluruh personil untuk mengikuti kegiatan penyuluhan hukum ini dengan baik. Kemudian dicatat atau dipahami sebagai bekal pengetahuan hukum yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas serta dalam kehidupan bermasyarakat.

“Apabila ada pertanyaan, diakhir penyuluhan ada sesi tanya jawab. Nanti, bisa ditanyakan perihal ataupun kewajiban-kewajiban, apabila kita menjumpai permasalahan khususnya di bidang hukum, baik itu secara kedinasan ataupun diluar kedinasan. Dalam hal ini, kita tentunya sering berinteraksi dengan masyarakat luas,” ucap Kapten Inf Kusmayadi.

Tim penyuluh hukum Kodam Jaya mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan hukum ini dilaksanakan secara dinamis dan bergerak. Sehingga, setiap waktu akan terjadi perubahan menyesuaikan alam pikir manusia.

“Setiap ada permasalahan hukum silakan tanya kepada kami, dan kami dari tim hukum siap membantu penyelesaiannya. Saya berharap, karena kegiatan ini dilaksanakan setahun sekali, maka kita maksimalkan dalam pertemuan ini untuk didiskusikan. Silahkan tanyakan, apabila ada yang memiliki permasalahan hukum, bagaimana prosedur penyelesaian sesuai dengan kedinasan kepada penyaji materi,” tutur Mayor Chk Jajang.H.

Sementara itu, materi yang disampaikan oleh Lettu Chk Purwanto memaparkan tentang prosedur Percepatan Penyelesaian Perkara terhadap permasalahan yang terjadi.

“Setiap satuan harus tahu administrasi dan tahu apa yang harus diperbuat dalam penyelesaian perkara, agar cepat tuntas perkaranya sesuai dengan hukum dan prosedur yang berlaku,” paparnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh, Danramil 01/Kranji Mayor Czi Sali, Danramil 03/Teluk Pucung Kapten Arm Agus Sugiyanto, Wadanramil 02/Pondok Gede Kapten Arm Catur Anang, Danramil 04/Jati Asih Kapten Arm Sugiyanto dan Pasipers Kodim 0507/Bekasi Kapten Inf Kusmayadi.

Continue Reading

TNI / Polri

Pastikan Proses Hukum Transparan, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dampingi Polres Jakpus Tangani Kasus Mau Print

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan supervisi dan pendampingan terhadap penanganan perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan di Percetakan Mau Print, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Imam Imanuddin mengatakan, perkara tersebut ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat setelah adanya laporan masyarakat melalui call center 110. Laporan itu langsung direspons petugas dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Ini berawal dari laporan masyarakat melalui call center 110. Polres Metro Jakarta Pusat dengan cepat merespons laporan tersebut dan melakukan pengecekan ke lokasi tempat kejadian perkara,” ujar Kombes Imam di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).

Kombes Imam menjelaskan, petugas menemukan korban yang diduga dalam kondisi disekap. Polisi kemudian melakukan penyelamatan serta menindaklanjuti perkara tersebut melalui proses hukum.

Menurut ia, supervisi dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai standar operasional prosedur serta ketentuan hukum acara yang berlaku.

“Kami dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus melakukan supervisi dan pendampingan dalam setiap proses penegakan hukum, baik penyelidikan maupun penyidikan yang dilakukan jajaran Satreskrim,” katanya.

Kombes Imam menegaskan, penanganan perkara tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, berjalan transparan, serta tetap memperhatikan perlindungan hak asasi manusia, baik terhadap korban maupun tersangka.

Selain proses hukum, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap pemulihan kondisi korban. Imam menyebut, korban diduga mengalami penyekapan selama kurang lebih 21 hari sebelum diselamatkan oleh tim Polres Metro Jakarta Pusat.

“Karena itu, perlu dilakukan pendampingan pemulihan kesehatan, baik secara fisik maupun psikis. Ini menunjukkan Polri terus mewujudkan keberimbangan dalam proses penegakan hukum,” kata Kombes Imam.

Continue Reading

TNI / Polri

Brimob Metro Jaya Raih Juara Nasional di Kejuaraan Perbakin 2026

Published

on

By

Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya pada ajang Kejuaraan Nasional Berburu Online dan Menembak Multi Event Pengprov Perbakin 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Jusman Puger, Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Bripda Muhammad Wildan Diliyanto berhasil meraih Juara 1 Overall Divisi PCC Optic Non IPSC, sementara Bripda Heriza Ramdhani menempati Juara 3 Overall pada kategori yang sama dari total 21 peserta.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat personel dalam meningkatkan kemampuan profesional di bidang menembak. Menurutnya, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kompetensi sekaligus menjaga nama baik institusi melalui pencapaian yang positif.

Keberhasilan personel Batalyon C Pelopor tersebut menunjukkan bahwa kemampuan yang dimiliki anggota Brimob tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas operasional di lapangan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Prestasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan berdaya saing.

Kejuaraan yang berlangsung pada Jumat (26/6) itu diikuti para atlet menembak dari berbagai daerah dengan mempertandingkan sejumlah kategori, baik IPSC maupun Non IPSC. Pada kategori Tembak Reaksi Non IPSC Divisi PCC Optic, dua personel Batalyon C Pelopor berhasil naik podium dan mengharumkan nama Brimob Polda Metro Jaya.

Brimob Polda Metro Jaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas personel melalui pembinaan kemampuan dan prestasi di berbagai bidang. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Dugaan Penyekapan di Mau Print Sesuai Prosedur

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya memastikan penanganan perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan di Percetakan Mau Print, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, berjalan sesuai prosedur hukum.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional, proporsional, transparan, dan akuntabel. Hal itu disampaikan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait penanganan perkara yang dilakukan Polres Metro Jakarta Pusat dengan dukungan dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Budi.

Kombes Budi menjelaskan, perkara tersebut bermula dari laporan masyarakat melalui call center 110. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti Polres Metro Jakarta Pusat hingga petugas menemukan korban yang diduga mengalami penyekapan.

Menurut ia, kepolisian tidak menuduh tiga korban melakukan pencurian. Dugaan terkait hilangnya barang di percetakan yang disampaikan para tersangka masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan.

“Kami tidak menyampaikan atau menuduhkan bahwa tiga korban ini melakukan pencurian. Penyidik akan mendalami, benar atau tidak. Kenapa tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian, kenapa justru melakukan penyekapan dan perampasan kemerdekaan seseorang, lalu meminta uang kepada keluarga,” tegasnya.

Lebih lanjut Kombes Budi juga menyebut motif perkara masih didalami penyidik. Ia menegaskan keterangan awal para tersangka tidak serta-merta menjadi kesimpulan, melainkan harus diuji berdasarkan fakta dan alat bukti.

“Kami sampaikan bahwa proses perkara ini profesional, proporsional, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap informasi terkait perkara ini tidak menjadi bias atau menyesatkan,” kata Budi.

Kebidhumas Polda Metro Jaya mengajak masyarakat dan media ikut mengawal proses penanganan perkara secara objektif. Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan 110 apabila mengetahui atau mengalami peristiwa yang membutuhkan kehadiran kepolisian.

Ia menambahkan, penanganan perkara tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” kata Budi.

Continue Reading

Trending