Connect with us

Metro

Mohamad Reza A’O Calon Walikota Tangerang Selatan

Published

on

Jakarta – Mohammad Reza A’O yang akrab disapa Bang Reza atau Bang A’O, adalah sosok calon pemimpin yang akan membawa perubahan yang lebih baik lagi khususnya bagi Tangerang Selatan (Tangsel).

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada akan segera dimulai, dan setiap calon sudah mempersiapkan strategi dengan matang, begitu pun dengan Bang A’O yang dicalonkan sebagai calon Walikota Tangerang Selatan.

Begitu banyak dukungan dan doa mengalir untuk Bang Reza A’O di Pilkada tahun 2020 ini baik dari masyarakat Tangsel sendiri dan tokoh masyarakat Tangsel. Salah satu tokoh masyarakat Tangsel yang sangat disegani oleh masyarakat Tangsel yaitu Haji Amzat sangat mendukung Bang A’O untuk Pilkada Tangsel 2020 ini. Saat diwawancarai oleh awak media, H.Amzat mengatakan bahwa Bang A’O adalah sosok calon pemimpin yang rendah hati, sopan dan baik hati.

“Saya mengenal Bang A’O belasan tahun yang lalu dan tidak pernah membuat masalah, sangat menghargai orang yang lebih tua, baik, dan sopan serta sudah menganggap saya sebagai orang tuanya,” kata H.Amzat dengan meyakinkan.

Senada dengan itu Ketua 234 Solidarity Community (SC) Provinsi Banten Kian Maulana mengatakan bahwa sangat bangga dengan Bang Reza A’O yang memimpin Pemuda Pancasila Tangsel dengan bijaksana dan akan mendukung serta mengawalnya.

“Kami sangat mendukung penuh Bang Reza A’O untuk maju sebagai calon Walikota Tangsel 2020. Kami akan mendukung serta akan mengawalnya, serta tidak diragukan lagi bahwa kami mendukung penuh 101 persen untuk Bang Reza A’O maju sebagai Walikota Tangerang Selatan,” urai Kian Maulana dengan semangat.

Maulana menambahkan,”bahwa Kepemimpinan Bang Reza A’O selama memimpin Pemuda Pancasila Tangsel sangat mendidik, ramah kepada masyarakat dan selalu mengutamakan keselarasan dalam berorganisasi dan seluruh organisasi masyarakat di Tangsel sejak kepemimpinan Bang Reza A’O kondusif dan aman,” tutup Maulana dengan percaya diri.

Begitu juga ketika awak media ini mewawancarai setiap orang yang ditemui di jalan Kota Tangsel secara acak, mereka sangat antusias dan dengan yakin mengatakan sangat mendukung Bang Reza A’O maju sebagai walikota Tangsel, karena selama ini sosok pemimpin seperti Bang Reza lah yang sangat diinginkan dan diharapkan oleh masyarakat Tangsel untuk memimpin.

Sementara itu Bang Reza A’O yang dihubungi oleh awak media ini melalui jaringan WhatsApp-nya 12/08/2020 mengatakan terima kasih buat semua elemen masyarakat Tangsel.

“Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan yang diberikan kepada saya dari unsur atau elemen masyarakat Tangsel yang sudah mendorong saya untuk maju di Pilkada Tangsel, dan tentu saja saya harus siap ketika aspirasi itu disampaikan dan ditujukan kepada saya, apalagi aspirasi itu di implementasikan dengan pernyataan sikap masing-masing unsur dan dukungan KTP, sejak saat itu saya kawal aspirasi itu dengan seksama dan dengan segenap kemampuan yang saya miliki,” tutur Reza A’O dengan semangat.

Seorang pemimpin tentu saja harus mempunyai visi dan misi begitu juga dengan Bang Reza A’O.

“Selain menindak-lanjuti program yang sudah ada, ada dua item skala garis besar yang mau saya ke depankan yaitu di antaranya budaya gotong-royong dan kebersamaan sehingga satu sama lainnya merasa saling memiliki sehingga tidak ada lagi yang memainkan asumsi. Yang kedua menjadikan masyarakat Tangsel lebih baik dalam finansial, sejahtera dan ikut terlibat berpartisipasi dalam pembangunan serta membuat rumah singgah untuk pembinaan,” pungkas Reza A’O

Continue Reading

Metro

Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Published

on

By

Jakarta, 4 April 2026 – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta menggelar kegiatan Silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (4/4/2026) dengan penuh khidmat dan kehangatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus, anggota, serta masyarakat luas setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam di wilayah DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Muhammadiyah DKI Jakarta menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, kegiatan silaturahmi ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkemajuan.

“Melalui momentum Idul Fitri ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan seperti tausiyah, ramah tamah, serta doa bersama. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam ajaran Islam.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah DKI Jakarta berharap silaturahmi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Continue Reading

Metro

Korban Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Orang Tua Tuntut Keadilan

Published

on

By

Jakarta — Kasus dugaan peluru nyasar yang melukai dua anak saat kegiatan sekolah di Gresik pada Desember 2025 terus menuai sorotan. Orang tua salah satu korban, Dewi Murniati, mendesak adanya kejelasan tanggung jawab dan penegakan hukum atas insiden yang diduga melibatkan latihan tembak satuan Marinir TNI AL di Karangpilang, Surabaya.

Dewi Murniati, ibu dari Darrell Fausta Hamdani (14), menyampaikan kronologi kejadian kepada awak media di Sukabumi Utara, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa insiden terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, saat dua siswa tengah mengikuti kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah di Gresik. Tiba-tiba, keduanya diduga terkena peluru nyasar.

“Anak kami menjadi korban saat berada di lingkungan sekolah. Ini sangat kami sesalkan dan kami menuntut kejelasan serta keadilan,” ujar Dewi.

Menurutnya, setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban. Dalam proses itu, pihak yang mengaku sebagai perwakilan satuan sempat menemui keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf.
Namun,

Dewi mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Ia menyebut, keluarga sempat diminta menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan serta tidak melaporkan insiden tersebut ke publik.

“Kami diminta untuk tidak melaporkan dan tidak memviralkan kejadian ini. Tapi bagi kami, ini menyangkut keselamatan anak dan harus ada pertanggungjawaban jelas,” tegasnya.
Operasi Sempat Tertunda

Dewi juga menyoroti proses medis yang dialami anaknya. Ia menyebut, operasi pengangkatan peluru sempat mengalami penundaan selama beberapa jam akibat adanya perdebatan terkait fasilitas kamar perawatan.

“Operasi yang seharusnya segera dilakukan justru tertunda. Bahkan setelah operasi, ada pihak yang meminta peluru yang diambil untuk diserahkan, padahal itu adalah barang bukti,” ungkapnya.

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya mengganggu proses penyembuhan korban, tetapi juga berpotensi menghambat proses hukum.

Upaya Mediasi Mandek

Pihak keluarga mengaku telah menempuh jalur mediasi dengan perwakilan satuan pada Januari 2026. Namun, upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil karena sejumlah pertanyaan penting tidak mendapatkan jawaban.

Di antaranya terkait evaluasi latihan tembak, tanggung jawab atas korban, serta jaminan masa depan anak yang mengalami trauma dan luka fisik.

“Tidak ada kejelasan. Bahkan kami justru mendapat kesan seolah-olah kesedihan kami ditukar dengan kompensasi,” ungkapnya

Continue Reading

Metro

Public Expose Tahun Buku 2025: Perseroan Fokus pada Efisiensi dan Penguatan Kinerja di Tengah Tantangan Bisnis

Published

on

By

Jakarta – Harus diakui, tahun 2025 merupakan periode sarat dengan berbagai kesulitan bagi Perseroan. Kami dihadapkan pada kondisi yang lebih berat dibandmgkan tahun-tahun sebelumnya, terutama karena kesulitan dalam memenangkan proyek-proyek berskala besar melalui proses tender. Meskipun demikian, kami teguh dalam mempertahankan kelangsungan operasional dan berupaya keras untuk meningkatkan performa Perseroan di waktu yang akan datang.

Menghadapi situasi ini, Perseroan mengalami kesulitan dalam memperoleh proyek-proyek baru. Meskipun kami terus berupaya meningkatkan kualitas proposal dan memperluas jaringan untuk mencari peluang, persaingan yang semakin ketat dan kriteria tender yang lebih selektif menjadi tantangan yang sulit dihadapi.

Perseroan tidak mendapatkan proyek baru pada tahun 2025. Tentu saja ini mempengaruhi kinerja Perseroan, baik dari sisi pendapatan maupun operasional Meskipun demikian, kami terus berupaya menjaga stabilitas finansial dengan langkah-angkah efisiensi biaya dan pengelolaan sumber daya yang lebih bijak.

Meskipun pada periode ini Perseroan belum mencatatkan pendapatan bersih maupun laba bruto, langkah strategis manajemen dalam melakukan efisiensi operasional telah membuahkan hasil yang positif Perseroan berhasil menekan rugi tahun berjalan secara signifikan, dari Rp4,97 miliar menjadi Rp2,59 miliar. Sejalan dengan itu, rugi komprehensif juga mengalami penurunan dari Rp4,97 miliar menjadi Rp2,60 miliar.

Per 31 Desember 2025, Perseroan tetap mempertahankan posisi keuangan dengan total aset sebesar Rp72,21 miliar. Kepercayaan diri terhadap prospek masa depan terus dijaga dengan memaksimalkan potensi internal dan menciptakan inovasi jasa yang relevan dengan kebutuhan pasar. Inovasi ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan masyarakat terhadap Perseroan.

Continue Reading

Trending