Jakarta – Setelah muncul gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), kini muncul deklarasi tandingan bernama Koalisi Indenosia Tetap Ada (KITA). KITA ini dideklarasikan di gedung Juang 45 jakarta pusat

“Tidak ada Kami, tidak ada Kamu. Yang ada KITA. KITA Indonesia,” kata yanes fosua frans selalu Deklarator Pendiri KITA dalam keterangan pers Jumat, (11 September 2020)

“KITA Bergerak dalam politik kesadaran yang berusaha membangun masyarakat yang terbayang (imagined community) Indonesia yang kreatif dan berkelanjutan,” ujarnya

Pemerintahan Jokowi memang harus dikritik secara konstruktif. Hak berpendapat dan berkumpul dijamin konstitusi. Tetapi, jangan ada kelompok yang terus memelihara dendam, secara nyinyir, seperti ingin rebut kekuasaan. Itu sangat tidak elok,”

Menurutnya, kritik yang konstruktif dan argumentatif dibutuhkan agar pemerintah serius menghadapi pandemi COVID-19, bukan melemparkan kritik yang menyerang personal. Karena itu, KITA berharap para tokoh bangsa memberi semangat persatuan dan gagasan kebangsaan yang konstruktif.

“Kita ingin para tokoh bangsa ini berjiwa negarawan, bukan yang haus kekuasaan. Apa pun motifnya, jiwa kenegarawanan para tokoh sangat diperlukan untuk Indonesia saat ini,” tambahnya lagi

KITA adalah koalisi independen yang menyemai, mengembangkan, dan melestarikan Tanah Air Indonesia sebagai bagian dari diri, identitas