Jakarta – Suasana duka masih menyelimuti Rumah Duka Grand Heaven, Jakarta, Jumat (20/3/2026), saat arus pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pengusaha senior Indonesia, Michael Bambang Hartono. Di antara para tokoh yang hadir, terlihat Wakil Komisaris Utama PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli, Honky Harjo.
Kehadiran Honky Harjo menjadi bagian dari deretan tokoh dunia usaha yang datang secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum. Ia tampak memasuki area rumah duka dengan suasana khidmat, bergabung bersama para pelayat lain dari berbagai latar belakang, mulai dari eksekutif korporasi, pelaku industri keuangan, hingga tokoh publik nasional.
Di dalam ruang utama, nuansa duka terasa begitu kental. Dekorasi bunga putih mendominasi ruangan, sementara foto almarhum terpajang sebagai pusat penghormatan. Para pelayat secara bergantian memberikan doa dan penghormatan terakhir, mencerminkan besarnya pengaruh sosok Michael Bambang Hartono dalam perjalanan dunia usaha Indonesia.
Sebagai salah satu pimpinan di Blibli platform e-commerce yang berada di bawah naungan ekosistem digital Grup Djarum kehadiran Honky Harjo dinilai memiliki makna tersendiri. Perusahaan tersebut merupakan bagian dari transformasi bisnis keluarga Hartono ke sektor digital, melengkapi portofolio mereka yang selama ini dikenal kuat di industri perbankan dan manufaktur.
Blibli sendiri merupakan unit usaha digital yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan ini berada dalam payung besar Grup Djarum, yang juga memiliki kepemilikan signifikan di Bank Central Asia. Kehadiran perwakilan Blibli di rumah duka menjadi simbol kedekatan antara almarhum dengan generasi baru bisnis yang ia bangun dan kembangkan.
Michael Bambang Hartono dikenal sebagai sosok yang tidak hanya membesarkan Grup Djarum, tetapi juga membawa perusahaan keluarga tersebut bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Di bawah kepemimpinannya bersama keluarga, Grup Djarum tidak hanya bertahan sebagai pemain utama di industri rokok, tetapi juga merambah sektor perbankan, properti, teknologi, hingga digital commerce.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa visi jangka panjang keluarga Hartono terhadap ekonomi digital menjadi salah satu faktor pendorong lahirnya berbagai inisiatif, termasuk Blibli. Hal ini memperlihatkan bagaimana warisan pemikiran Michael Bambang Hartono tidak hanya berhenti pada bisnis konvensional, tetapi juga berlanjut pada pengembangan ekosistem digital nasional.
Selain Honky Harjo, sejumlah tokoh penting lainnya juga tampak hadir di lokasi. Dari kalangan pemerintah, terlihat Erick Thohir, sementara dari jajaran mantan pejabat hadir Teten Masduki. Kehadiran mereka semakin menegaskan besarnya peran almarhum dalam membangun hubungan lintas sektor antara dunia usaha dan pemerintahan.
Di area luar rumah duka, ratusan karangan bunga dari berbagai perusahaan besar terus berdatangan. Nama-nama seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk turut mengirimkan ucapan belasungkawa, menambah panjang daftar pihak yang merasa kehilangan atas wafatnya tokoh tersebut.
Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026 di Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia bisnis Indonesia, sekaligus menjadi momen refleksi atas kontribusi panjangnya dalam membangun dan mengembangkan berbagai sektor ekonomi nasional.
Hingga Jumat sore, arus pelayat masih terus berlangsung. Kehadiran Honky Harjo dan para tokoh lainnya menjadi gambaran nyata bahwa sosok Michael Bambang Hartono bukan hanya pemimpin perusahaan, tetapi juga figur sentral yang membentuk arah perkembangan bisnis Indonesia lintas generasi.