Connect with us

TNI / Polri

Bagikan Ribuan Masker, Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Bersinergi Fokus Penanganan Covid-19

Published

on

JAKARTA, – Jajaran TNI, Polri dan Pemerintah baik pusat maupun daerah masih fokus dengan penanganan virus Corona desease (Covid-19) yang penyebarannya kian masif hingga ke daerah. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara bersama-sama yaitu saling mengingatkan tentang bahaya Covid-19 dengan sosialisasi dan cara pencegahannya.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, pihaknya di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dengan Timor Leste terus berupaya melaksanakan instruksi pemerintah untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 dan cara pencegahannya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 termasuk berbagi masker kepada masyarakat.

“Alhamdulillah sejak awal kedatangan kami di Kabupaten Belu, seluruh Pos Sektor Timur memberikan sosialisasi Covid-19 dan sejak minggu kemarin sampai sekarang, seluruh pos membagikan ribuan masker kepada masyarakat baik masker orang dewasa maupun anak-anak,” ungkapnya.

Adapun jumlah masker yang dibagikan sebanyak 78 ribu dengan rincian 48 ribu masker untuk orang dewasa dan sisanya sebanyak 30 ribu masker untuk anak-anak.

“Dengan pembagian ini diharapkan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 terutama memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak yang dapat menyelamatkannya dari terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Kepada Desa Lakmaras Yulius Lou Mali mengucapkan terimakasih atas peran serta anggota Pos Lakmars dalam membantu penanganan Covid-19 di desanya yang bekerja sama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas sehingga tidak ada yang terjangkit Covid-19 sampai dengan sekarang.

“Puji Tuhan sampai saat ini masyarakat kami di Desa Lakmaras masih aman dari Covid-19 karena kerja sama yang bagus aparat dengan masyarakat,” ujarnya.

Lou Mali juga mengucapkan terima kasih atas bantuan masker dari Satgas Pamtas Sektor Timur sebagai pelindung diri dan orang lain sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19 khususnya di desa yang ia pimpin.

Untuk diketahui, personel Pos Lakmars hari ini melaksanakan sosialisasi dan berbagi ribuan masker kepada masyarakat di Kantor Desa Lakmaras termasuk kepada anak-anak SMP 1 Satap yang kebetulan pulang sekolah.(Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polres Metro Bekasi Sita 1.232 Butir Obat Daftar G di Cibarusah Bekasi

Published

on

By

Bekasi – Satresnarkoba Polres Metro Bekasi mengungkap kasus dugaan peredaran obat-obatan daftar G tanpa izin edar di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dua pria berinisial BM dan AG diamankan polisi.Keduanya diamankan di wilayah Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Senin (15/6/2026)

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran obat daftar G di wilayah Cibarusah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan di lokasi.
“Berawal dari informasi masyarakat, anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat peredaran obat daftar G tanpa izin edar,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 540 butir Tramadol, 692 butir Eximer, dua unit telepon genggam, beberapa pack plastik klip, satu dompet warna hitam, dan uang tunai Rp615.000.

Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pria tersebut mengaku mendapatkan obat-obatan itu dari seseorang berinisial AGM. Saat ini AGM masih diburu polisi dan telah masuk daftar pencarian orang atau DPO.
“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami juga melakukan pengejaran terhadap pemasok obat tersebut,” katanya.

Polisi telah mengamankan kedua terduga pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Keduanya diduga melanggar ketentuan terkait peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan.

Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran obat-obatan terlarang maupun tindak pidana lain di lingkungan sekitar.

Continue Reading

Trending